Cina Hukum Mati Dua Pembunuh Imam Masjid Pro-Beijing

Liberty Jemadu

Senin, 29 September 2014 | 08:26 WIB
Cina Hukum Mati Dua Pembunuh Imam Masjid Pro-Beijing
Ilustrasi (Shutterstock)

Suara.com - Pengadilan di Cina menghukum mati dua orang yang didakwa membunuh seorang ulama pro Beijing di Xinjiang. Pengadilan yang sama juga menghukum seorang lainnya dengan penjara seumur hidup dalam kasus yang sama, demikian diberitakan kantor berita Xinhua.

Pada Juli lalu tiga orang bersenjatakan pisau dan kapak menyerang Juma Tayir, imam pada sebuah masjid paling besar di Xinjiang. Dua penyerang kemudian ditembak mati oleh polisi, sementara yang ketiga, Nurmemet Abidili, ditahan.

Abidili dan seorang lain bernama Gheni Hasan dihukum mati oleh pengadilan menengah Kashgar. Hasan dituding membentuk dan memimpin sebuah organisasi teroris.

Menurut Xinhua Hasan mengikuti paham garis keras, memimpin sebuah kelompok, dan melatih anggota-anggotanya untuk membunuh para ulama Islam yang mendukung pemerintah Cina.

Sementara itu Atawulla Tursun dihukum seumur hidup karena ambil bagian dalam pembunuhan tersebut.

Xinjiang, wilayah yang didiami oleh komunitas Islam Uighur dan berbahasa Turki, selama beberapa tahun terakhir selalu dilanda konflik kekerasan.

Warga Uighur mengatakan Beijing selalu mengeluarkan kebijakan diskriminatif terhadap mereka, sementara pemerintah Cina menyalahkan kelompok garis keras sebagai teroris dan separatis yang ingin memisahkan diri dari Cina.

Pekan lalu Cina menghukum Ilham Tohti, seorang warga Uighur, yang dikenal sebagai pembela hak-hak warga Islam Uighur. Ia dipenjara seumur hidup karena dituding sebagai separatis.

Mendiang Tayir sendiri adalah figur kontroversial di antara warga Uighur. Pada 2009 dia menyatakan dukungan kepada pemerintah setelah terjadi kerusuhan besar di Urumqi, ibu kota Xinjiang. Sekitar 200 orang tewas dalam kerusuhan tersebut. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cina Sediakan Jalur Khusus Bagi Pejalan Kaki Pengguna Smartphone

Cina Sediakan Jalur Khusus Bagi Pejalan Kaki Pengguna Smartphone

Tekno | Senin, 15 September 2014 | 18:29 WIB

 Di Pinggir Jalan, Lelaki Ini Tusuk Sampai Mati Selingkuhan Istrinya

Di Pinggir Jalan, Lelaki Ini Tusuk Sampai Mati Selingkuhan Istrinya

News | Sabtu, 13 September 2014 | 14:58 WIB

Mesin Sensor Cina Ternyata Tak Segarang yang Dikira

Mesin Sensor Cina Ternyata Tak Segarang yang Dikira

Tekno | Sabtu, 13 September 2014 | 10:44 WIB

Orang-orang Uzur Ini Lebih Perkasa daripada Anda

Orang-orang Uzur Ini Lebih Perkasa daripada Anda

Video | Jum'at, 12 September 2014 | 13:54 WIB

Ilmuwan: Dipenggal, Kepala Ular Masih Bisa Menggigit

Ilmuwan: Dipenggal, Kepala Ular Masih Bisa Menggigit

Tekno | Selasa, 02 September 2014 | 14:59 WIB

Terkini

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:53 WIB

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:38 WIB

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:47 WIB

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:41 WIB

Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser

Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:20 WIB

Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran

Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:16 WIB

Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan

Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:08 WIB

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:18 WIB

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:45 WIB

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:40 WIB

×