SBY Bantah Skenario Jegal Jokowi Agar Bisa Perpanjang Jabatan

Siswanto | Suara.com

Jum'at, 10 Oktober 2014 | 16:54 WIB
SBY Bantah Skenario Jegal Jokowi Agar Bisa Perpanjang Jabatan

Suara.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengaku mendapatkan informasi yang menyebutkan bahwa MPR tidak akan melantik Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla dengan cara dibuat tidak kuorum sehingga tidak memenuhi syarat.

"Minggu lalu, saya dapat informasi dari tokoh reformis terkemuka yang mengabarkan rumor aneh dan menurut saya menyesatkan," tulis Kepala Negara di Facebook pribadi, Jumat (10/10/2014).

Presiden mengatakan tidak mengetahui darimana berita yang menurutnya menghasut itu berasal.

"Barangkali agar situasi politik yang sudah panas, bertambah panas lagi," tulis SBY.

Isu lainnya, kata Presiden, dengan tidak dilantiknya Jokowi, SBY bisa memperpanjang masa jabatannya sebagai Presiden.

"Isu begini keterlaluan. Saya menyesalkan jika politik kita jadinya seperti ini. Sungguh tidak mencerdaskan dan tidak bertanggung jawab," tulis Presiden.

Presiden menegaskan kini Presiden dipilih langsung oleh rakyat, bukan oleh MPR. MPR tidak berhak membuat tidak sahnya Presiden terpilih.

"Saya yakin MPR mengerti betul konstitusi dan aturan main (rules of the game) politik kita. Ketua MPR juga telah menegaskan hal ini," tulis Presiden.

Yang dilakukan oleh lembaga negara manapun, termasuk MPR, kata Presiden, harus masuk akal, taat asas dan sungguh memahami kehendak rakyat.

"10 tahun lalu rakyat marah karena sebagai Presiden baru saya tidak boleh berpidato pada hari pelantikan saya di MPR tanggal 20 Oktober 2004. Saya mengalah dan berpidato di Istana Negara. Ada yang bilang MPR ditekan oleh pihak tertentu untuk tidak membolehkan Presiden berpidato," tulis Kepala Negara.

SBY mengatakan sangat keterlaluan jika menuduhnya ingin memperpanjang masa jabatan sebagai Presiden. Ia menegaskan jabatannya akan berakhir 20 Oktober 2014.

"Konstitusi tetapkan seorang Presiden hanya menjabat selama dua periode. Saya ikut memperjuangkan ketentuan ini di awal reformasi dulu," tulis Presiden.

Presiden menegaskan tidak ada niat untuk memperpanjang jabatan sebagai Presiden, bahkan satu hari pun tidak.

"10 tahun sudah sangat cukup dan saya syukuri. Saya mengajak seluruh tokoh masyarakat dan elite politik untuk menjaga stabilitas politik kita. Mari ukir sejarah baru dengan dukung Presiden terpilih @jokowi_do2 demi kepentingan bangsa," tulis Presiden.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Rampungkan Seleksi 33 Menteri dengan 4 Menko

Jokowi Rampungkan Seleksi 33 Menteri dengan 4 Menko

News | Jum'at, 10 Oktober 2014 | 16:47 WIB

Agar Calon Gagal Tak Malu, Seleksi Menteri Jokowi-JK Tertutup

Agar Calon Gagal Tak Malu, Seleksi Menteri Jokowi-JK Tertutup

News | Jum'at, 10 Oktober 2014 | 16:43 WIB

Pengamat: Dipecundangi 3 Kali, Jokowi Harus Hati-hati

Pengamat: Dipecundangi 3 Kali, Jokowi Harus Hati-hati

News | Jum'at, 10 Oktober 2014 | 16:42 WIB

Rachmawati Minta DPR Tunda Pelantikan Jokowi

Rachmawati Minta DPR Tunda Pelantikan Jokowi

News | Kamis, 09 Oktober 2014 | 17:43 WIB

Rachmawati Sampaikan Petisi Kasus Korupsi Jokowi ke DPR

Rachmawati Sampaikan Petisi Kasus Korupsi Jokowi ke DPR

News | Kamis, 09 Oktober 2014 | 16:16 WIB

Ini Kelebihan Jokowi Dibandingkan SBY

Ini Kelebihan Jokowi Dibandingkan SBY

News | Kamis, 09 Oktober 2014 | 15:19 WIB

Terkini

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:25 WIB

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:21 WIB

Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup

Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:16 WIB

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:10 WIB

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:06 WIB

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB

Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!

Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:55 WIB

Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri

Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:47 WIB

Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:47 WIB