Suara.com - Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla menjelaskan alasan seleksi calon menteri kabinet 2014-2019 yang dilakukan secara tertutup. Antara lain, agar kandidat yang tidak lolos tidak malu.
"Coba kalau kamu diseleksi dan tidak lulus, malunya kaya apa orang, kan," kata JK yang didampingi Presiden terpilih Joko Widodo di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta, Menteng, Jakarta, Jumat (10/10/2014).
JK mengatakan sudah mendapatkan sejumlah nama yang cocok, namun ia belum mau menyebutkannya.
"Tunggulah. Nanti Kalau diumumkan kau potret terus rumah mereka, tidak rumah kita," kata JK sambil tertawa.
Jokowi sebelumnya mengatakan tidak ada interview untuk menyeleksi calon menteri, yang ada hanya pengecekan. Pengecekan dilakukan dengan cara melihat rekam jejak, integritas, leadership, dan kemampuan manajerial.
"Nggak ada interview, kita hanya mengecek saja," kata Jokowi.
"(Ada obrolan) Bisa di mana saja. Di warung, di sini, di rumah Pak JK, di kantor, macam-macam. Jadi yang dicek nggak merasa," Jokowi menambahkan.