Kapolri Kerahkan 22 Ribu Personil Amankan Pelantikan Jokowi

Laban Laisila

Senin, 13 Oktober 2014 | 20:44 WIB
Kapolri Kerahkan 22 Ribu Personil Amankan Pelantikan Jokowi
Kapolri Jenderal Pol Sutarman (kanan) berbincang dengan Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko (kiri) sebelum rapat terbatas kabinet bidang polhukam yang membahas perkembangan RUU Pilkada di Kantor Presiden, Rabu (17/9). [Antara/Andika Wahyu]

Suara.com - Kepala Kepolisian RI Jenderal Polisi Sutarman mengharapkan kegiatan Relawan Jokowi yang akan menyambut pelantikan Jokowi-JK sebagai Presiden dan Wakil Presiden tidak mengadakan arak-arakan.

"Belum ada koordinasi, saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, tidak perlu arak-arakan," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (13/10/2014).

Dia menambahkan, jumlah personel pengamanan pelantikan Presiden terpilih Joko Widodo dan Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla dipersiapkan hingga 22.000 orang lebih.

"Untuk pengamanan pelantikan, kami akan turunkan 22.000 lebih personel TNI/Polri," kata Sutarman.

Kapolri memaparkan, penjagaan pengamanan dibagi menjadi empat ring yaitu ring 1 (di dalam gedung MPR/DPR/DPD), ring 2 (halaman gedung MPR/DPR/DPD), ring 3 (jalan raya di sekitar Gedung MPR/DPR/DPD), dan ring 4 (sejumlah sentra-sentra perekonomian seperti pusat perbelanjaan).

Sementara itu, ada tujuh polda yang akan ditarik ke Jakarta yakni Polda Jateng, Jabar, Jatim, Lampung, Banten, Sumsel dan Polda Kalbar.

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Marciano Norman memperkirakan acara pelantikan calon presiden terpilih Joko Widodo akan berjalan lancar, dan tanpa adanya gangguan yang signifikan.

"Untuk tanggal 20 Oktober saat pelantikan, tidak ada indikasi yang menunjukkan acara pelantikan akan mendapatkan gangguan yang berarti," kata Marciano Norman.

Dia menyebutkan program pelantikan Jokowi tersebut, "Insya Allah berjalan sesuai rencana" dan "tidak perlu dikhawatirkan".

Untuk itu, Kepala BIN juga mengharapkan berbagai pihak termasuk media massa dapat membangun atmosfer yang kondusif.

Sebelumnya, Kepolisian Negara RI berencana mengerahkan petugas dari tujuh wilayah polda untuk membantu pengamanan pelantikan Jokowi-JK. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bos Facebook: 'Blusukan' Keren!

Bos Facebook: 'Blusukan' Keren!

Tekno | Senin, 13 Oktober 2014 | 20:22 WIB

Tak Bertemu Jokowi, Hidayat Nurwahid Tetap Hadir Saat Pelantikan

Tak Bertemu Jokowi, Hidayat Nurwahid Tetap Hadir Saat Pelantikan

News | Senin, 13 Oktober 2014 | 20:14 WIB

Menkopolhukam Yakin Pelantikan Presiden Jokowi Aman

Menkopolhukam Yakin Pelantikan Presiden Jokowi Aman

News | Senin, 13 Oktober 2014 | 19:34 WIB

Ketua MPR: Jangan Coba-coba Ganggu Pelantikan Jokowi-JK

Ketua MPR: Jangan Coba-coba Ganggu Pelantikan Jokowi-JK

News | Senin, 13 Oktober 2014 | 18:16 WIB

Terkini

Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan

Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:31 WIB

Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula

Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:27 WIB

DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal

DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:20 WIB

Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji

Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:17 WIB

Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko

Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:14 WIB

Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas

Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:02 WIB

Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum

Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:55 WIB

Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru

Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:44 WIB

Pembangunan Sekolah Rakyat di Bali Dikebut, Gus Ipul Tekankan Akselerasi

Pembangunan Sekolah Rakyat di Bali Dikebut, Gus Ipul Tekankan Akselerasi

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:39 WIB

Biar Keadilan Tak Macet, Komnas Perempuan Minta Polri Rekrut Polwan Disabilitas

Biar Keadilan Tak Macet, Komnas Perempuan Minta Polri Rekrut Polwan Disabilitas

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:39 WIB