DPR Belum Tentukan Tugas dan Pimpinan 11 Komisi

Laban Laisila

Kamis, 16 Oktober 2014 | 13:59 WIB
DPR Belum Tentukan Tugas dan Pimpinan 11 Komisi
Sidang paripurna ke-2 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (2/10) dini hari. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Meski seluruh fraksi sudah menyetujui jumlah 11 komisi sebagai alat kelengkapan DPR saat sidang paripurna hari ini Kamis (16/10/2014), namun mengenai siapa yang memimpin dan tugas dari komisi belum juga ada kesepatan.

Sidang sempat diwarnai sejumlah interupsi yang mempertanyakan alasan penetapan jumlah komisi tanpa ada pimpinan dan tugasnya.

Interupsi berawal dari Politisi PDI Perjuangan Aria Bima, yang mempertanyakan alasan ditetapkan 11 komisi tanpa dijelaskan nama dan tugasnya.

"Pimpinan, tadi kita sudah sepakati 11 komisi. Komisinya apa? Kita belum ngerti kok tiba-tiba 11 ini kayak nomor apa," ujarnya dalam Rapat Paripurna penetapan komisi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (15/10/2014).

Interupsi ini pun ditimpali anggota fraksi lainnya. Banyaknya interupsi ini membuat Pimpinan Rapat Paripurna Fadli Zon memberikan ruang ke tiap fraksi untuk menyampaikan pandangan masing-masing.

Dalam pandangan mayoritas fraksi yang terdiri dari, Golkar, Gerindra, PDIP, Demokrat, PKB, NasDem, Hanura, PPP, dan PAN mengharapkan dilakukan penundaan dengan alasan yang sama dengan PDI Perjuangan.

"PAN telah menyiapkan nama anggota komisi-komisi namun demi menghormati kebersamaan di majelis dan dewan, maka kami setuju dengan usulan teman-teman untuk ini ditunda dan mekanisme disesuaikan," ujar Teguh Juwarno anggota Fraksi PAN.

Ada dua alasan penundaan penetapan nama anggota dan tugas per-komisi-nya ini, pertama lantaran surat permintaan nama-nama anggota komisi yang masuk ke Sekretariat Jenderal telat, bahkan ada yang belum menyerahkan nama-nama anggotanya.

Alasannya lainnya, tugas Komisi-komisi ini juga harus menyesuaikan dengan nomenklatur pemerintahan presiden terpilih, Joko Widodo (Jokowi) sebagai mitra kerjanya. Sementara, kabinet Jokowi pun belum diumumkan.

Sementara, PKS meminta proses penetapan tugas dan nama-nama komisi tetap diselesaikan pada hari ini.

PKS beralasan hal itu karena untuk menindaklanjuti rapat konsultasi antar fraksi yang lalu. PKS juga sudah menyerahkan nama-nama kendati memang ada usulan agar menyesuaikan dengan nomenklatur pemerintahan Jokowi.

Atas pandangan fraksi tersebut, Fadli Zon melihat mayoritas fraksi meminta untuk dilakukan penundaan.

"Penundaan ini sampai paripurna berikutnya, setuju?" tanya Fadli.

"Setuju," jawab peserta paripurna.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pertemuan Presiden dan Parlemen

Pertemuan Presiden dan Parlemen

Foto | Kamis, 16 Oktober 2014 | 10:40 WIB

DPR Janji Perhatikan Kasus Pelanggaran HAM Berat

DPR Janji Perhatikan Kasus Pelanggaran HAM Berat

News | Rabu, 15 Oktober 2014 | 20:26 WIB

Ini Komisi DPR yang Jadi Sasaran PAN

Ini Komisi DPR yang Jadi Sasaran PAN

News | Rabu, 15 Oktober 2014 | 18:37 WIB

Dilobi PDI Perjuangan, Fahri: Kelengkapan Dewan Urusan KMP

Dilobi PDI Perjuangan, Fahri: Kelengkapan Dewan Urusan KMP

News | Rabu, 15 Oktober 2014 | 17:30 WIB

Terkini

Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari

Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 23:52 WIB

Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri

Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri

Banten | Senin, 27 Juli 2026 | 23:48 WIB

Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang

Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang

Banten | Senin, 27 Juli 2026 | 23:43 WIB

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 23:37 WIB

Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA

Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA

Jakarta | Senin, 27 Juli 2026 | 23:29 WIB

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

News | Senin, 27 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 23:01 WIB

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 22:36 WIB

×