Ketua DPR Harap Jokowi Tindaklanjuti Info KPK

Siswanto | Bagus Santosa | Suara.com

Senin, 27 Oktober 2014 | 11:45 WIB
Ketua DPR Harap Jokowi Tindaklanjuti Info KPK
Presiden terpilih Joko Widodo (kedua kedua kanan) bersama Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan (kanan), Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto (kedua kiri), dan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman (kiri) member

Suara.com - Ketua DPR Setya Novanto meminta Presiden Joko Widodo agar mempertimbangkan red notice dari Komisi Pemberantasan Korupsi dan Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan terhadap sejumlah nama yang dulu disampaikan kepada publik menjelang pengumuman Kabinet Kerja.

"Tentunya ini sesudah melalui evaluasi yang baik dari KPK dan PPATK dan semua sudah dilakukan sebaik-baiknya dan tentu evaluasi yang dilakukan KPK yang merupakan informasi kepada Presiden tentu ini menjadi rujukan informasi yang sangat kuat, meskipun semua ini adalah hak prerogatif presiden," kata Setya di DPR, Jakarta, Senin (27/10/2014).

Setya, Partai Golkar yang pernah beberapa kali diperiksa KPK sebagai saksi itu, berharap catatan dari KPK ditindaklanjuti Presiden.

"Saya mengharapkan apa yang sudah dievaluasi dicermati betul-betul ini akan menjadikan kekuatan kita, kekuatan bangsa Indonesia untuk bekerja. Jadi bekerja dengan baik, kita selaku pimpinan DPR akan mencermati," kata Setya.

Namun, Setya juga mengapresiasi pengumuman Kabinet Rakyat. Ia berharap kabinet ini didukung.

"Hal yang baik akan kita berikan suatu dukungan yang kuat, kalau ada hal-hal yang kurang tentu akan dijadikan koreksi dan koreksi ini tentu secara konstruktif dan tentunya sesuai dengan UU yang ada," kata dia.

Setya juga mengapresiasi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri turut andil dalam pembentukan kabinet.

"Saya tentu percaya kepada saudara Pak Jokowi dan Pak Jusuf Kalla dan juga timnya, dan Ibu Mega yang sudah mengevaluasi sebaik-baiknya, saya yakin yang diberikan adalah yang terbaik demi bangsa dan negara," kata dia.

Setya berharap nama Kabinet Kerja menjadi ruh pemerintahan baru dalam bekerja.

"Kita tunggu, kita sabar baru besok akan bekerja, ini hari kita lantik kita akan melihat sama-sama, kita mohon di kepada seluruh bangsa Indonesia, rakyat Indonesia supaya bisa berjalan," ujarnya.  [Bagus Santosa]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Ungkap Alasannya Kepincut Susi Pudjiastuti

Jokowi Ungkap Alasannya Kepincut Susi Pudjiastuti

News | Senin, 03 November 2014 | 05:43 WIB

Penggabungan Kemenhut dan KLH Dinilai Kurang Tepat

Penggabungan Kemenhut dan KLH Dinilai Kurang Tepat

News | Minggu, 26 Oktober 2014 | 12:32 WIB

Kekhawatiran Bila Kabinet Diumumkan di Luar Istana

Kekhawatiran Bila Kabinet Diumumkan di Luar Istana

News | Jum'at, 24 Oktober 2014 | 13:53 WIB

Terkini

Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026

Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 23:17 WIB

Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib

Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 22:28 WIB

Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir

Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 22:16 WIB

Kejanggalan Sidang Andrie Yunus: Kelompok Sipil Endus Motif Lain di Balik Kasus Air Keras

Kejanggalan Sidang Andrie Yunus: Kelompok Sipil Endus Motif Lain di Balik Kasus Air Keras

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 21:20 WIB

BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal

BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 20:19 WIB

Prabowo Akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk

Prabowo Akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:47 WIB

Ekonomi Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Aktivitas Pasar Kembali Ramai

Ekonomi Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Aktivitas Pasar Kembali Ramai

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:07 WIB

May Day di DPR Kondusif: Massa Gebrak dan Kasbi Bubar Jalan, Pasukan Oranye Sisir Sampah Sisa Aksi

May Day di DPR Kondusif: Massa Gebrak dan Kasbi Bubar Jalan, Pasukan Oranye Sisir Sampah Sisa Aksi

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:49 WIB

Singgung Aparat Belum Paham KUHAP Baru! Habiburokhman Siap Jadi Penjamin Aktivis Buruh yang Ditahan

Singgung Aparat Belum Paham KUHAP Baru! Habiburokhman Siap Jadi Penjamin Aktivis Buruh yang Ditahan

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:32 WIB

Tempati Huntara, Warga Lubuk Sidup Kembali Menata Harapan dan Kehidupan Pasca Bencana

Tempati Huntara, Warga Lubuk Sidup Kembali Menata Harapan dan Kehidupan Pasca Bencana

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:02 WIB