Eurofighter Typhoon akan Dipamerkan di Indonesia

Siswanto | Suara.com

Selasa, 04 November 2014 | 00:14 WIB
Eurofighter Typhoon akan Dipamerkan di Indonesia
CEO Eurofighter Alberto Gutierrez menyampaikan kata sambutan (Humas)

Suara.com - Konsorsium Eurofighter akan segera memamerkan Eurofighter Typhoon --salah satu dari jajaran pesawat jet tempur paling canggih di dunia-- dalam acara Indo Defence. Eurofighter meyakini bahwa pesawatnya kemungkinan besar merupakan pilihan terbaik bagi Indonesia pada tahapan perkembangan yang tengah dilalui negara ini.

Eurofighter memandang Indonesia sebagai negara progresif yang tengah berada di ambang era “lepas landas,” khususnya dari sisi ekonomi. Dengan berlandaskan semangat itulah, Eurofighter mengambil tema “Indonesia Lepas Landas” --sebuah ungkapan yang telah akrab di telinga mayoritas penduduk Indonesia dan melambangkan optimisme serta keyakinan akan masa depan yang cerah dan sejahtera-- untuk pameran konsorsium tersebut pada acara Indo Defence tahun ini.

CEO Eurofighter Jagdflugzeug GmbH, Alberto Gutierrez, mengatakan minggu ini dalam acara Indo Defence, para pembuat keputusan kunci akan berfokus pada satu aspek penting dalam mewujudkan masa depan Indonesia yang cerah --mengoptimalisasi keputusan investasi terkait kapabilitas pertahanan Indonesia. Untuk alasan tersebut, dan demi generasi mendatang, kata dia, hal ini merupakan tanggung jawab besar.

“Konsorsium Eurofighter menyadari pentingnya tantangan ini. Minggu ini, kami akan menawarkan kesempatan yang unik bagi masyarakat Indonesia untuk pertama kalinya,” kata Gutierrez dalam pernyataan pers yang diterima suara.com, Selasa (4/11/2014).

Kedatangan Eurofighter di Asia menawarkan kesempatan bagi Indonesia untuk sepenuhnya terlibat dalam program yang diyakini dapat memberikan keunggulan di bidang pertahanan udara; pengembangan kapabilitas lokal, transfer keahlian, serta pondasi bagi kinerja industri kedirgantaraan militer yang lebih kuat dalam beberapa dekade ke depan.

"Dalam persaingan bisnis, semua orang akan mengatakan betapa hebatnya produk mereka, betapa cepat, kuat, dan bermanfaatnya produk itu. Ya, kami mampu dan akan membuktikan pernyataan seputar kemampuan Eurofighter Typhoon,” ujar Gutierrez.

"Akan tetapi, kehadiran kami di sini khususnya untuk menekankan bahwa kami memiliki penawaran yang lebih jauh bagi negara yang memfokuskan diri pada pengembangan infrastruktur dan kapabilitas. Kami memiliki pengalaman dan rekam jejak yang dapat menunjukkan hal tersebut. Jika Indonesia memilih solusi Eurofighter, manfaat yang diperoleh bangsa ini akan jauh melampaui isu vital dan penting seperti keamanan nasional, tetapi akan juga merambah ranah yang lebih luas lagi. Selain itu, kami mengerti betapa pentingnya hal-hal yang berkaitan dengan peningkatan kecerdasan dan pencapaian laba investasi atau ROI,” Gutierrez memaparkan.

CEO Eurofighter menambahkan bahwa melindungi kepulauan Indonesia merupakan suatu upaya besar.

"Dilihat dari sisi pertahanan udara, Anda membutuhkan sebuah aset yang cepat, mampu terbang tinggi, memiliki daya tahan, serbaguna, dan cukup handal untuk melaksanakan fungsi utamanya dengan mudah. Kami percaya Eurofighter Typhoon dapat menjadi aset tersebut," katanya.

Eurofighter juga menyadari betapa penting dan krusialnya membina dan mengembangkan kapabilitas lokal. Eurofighter memahami bahwa untuk mewujudkan hal tersebut, harus dapat secara leluasa mengalihkan keahlian serta membentuk tenaga kerja Indonesia yang terampil hingga dapat memainkan peranan kunci dalam memajukan dan mengembangkan kapabilitas generasi mendatang.

"Kami paham hal tersebutlah yang merupakan etos dasar di balik ‘Indonesia Lepas Landas’ – suatu kemilau di mata sebuah bangsa,” kata Gutierrez.

Gutierrez mengatakan bahwa konsorsium Eurofighter, yang didukung oleh empat mitra inti dari negara-negara Eropa, yakni Spanyol, Italia, Jerman dan Inggris, siap untuk bekerja bersama dengan industri kedirgantaraan Indonesia untuk mengembangkan kapabilitas lokal sesuai kebutuhan. Akan tetapi, ia menambahkan bahwa dalam jangka pendek Eurofighter bersedia untuk membahas dan mengembangkan cara yang mampu memenuhi kebutuhan yang bersifat mendesak.

"Kami telah mengirimkan total 418 pesawat untuk enam pelanggan dan kami sedang dalam tahap mempersiapkan pengiriman untuk pelanggan yang ketujuh," kata Alberto. "Hal tersebut, beserta kemampuan dan kapasitas produksi yang tersebar di empat negara menunjukkan bahwa kami dapat memberikan sejumlah pilihan penawaran."

Gutierrez mengatakan saat ini masih "terlalu dini" untuk membicarakan opsi yang ada secara lebih terperinci, namun ia juga menambahkan bahwa telah berlangsung sejumlah pertemuan antara pihak yang berkepentingan.

Gutierrez bergabung sebagai Chief Executive Officer di konsorsium Eurofighter Jagdflugzeug GmbH yang berbasis di Jerman setelah meninggalkan perusahaan induknya, Airbus Defense and Space sekitar setahun yang lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:31 WIB

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:04 WIB

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:46 WIB

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen  Green SM Buntut Kecelakaan KRL

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:39 WIB

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:25 WIB

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:21 WIB

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:11 WIB

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:10 WIB

Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 20:57 WIB

Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran

Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran

News | Selasa, 28 April 2026 | 20:56 WIB