Digambarkan Seperti Anjing, Presiden Ini Geram

Ruben Setiawan Suara.Com
Selasa, 04 November 2014 | 16:09 WIB
Digambarkan Seperti Anjing, Presiden Ini Geram
Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan, (28/10). (Reuters/Ints Kalnins)

Kementerian Luar Negeri Turki hari Senin (3/11/2014) memanggil duta besar Jerman terkait munculnya karikatur Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di dalam sebuah buku pelajaran di sekolah Jerman. Dalam foto tersebut, Erdogan digambarkan seperti seekor anjing.

Duta besar Jerman Eberhard Pohl dipanggil setelah karikatur Erdogan muncul di buku pegangan siswa di wilayah Baden Wuerttemberg. Informasi tersebut disampaikan oleh juru bicara kementerian luar negeri Turki seperti dikutip oleh AFP.

Karikatur tersebut diambil dari sebuah artikel mingguan Frankfurter Allgemeine Zeitung yang terbit tahun 2011. Dalam artikel tersebut, Erdogan digambarkan sebagai seekor anjing yang memamerkan giginya di dalam sebuah kandang. Nama "Erdogan" terpampang di kandang tersebut.

Karikatur berjudul Turks in Germany -- a success story, dipakai dalam buku mata pelajaran studi sosial.

"Kami benar-benar mengecam kemunculan kartun yang menghina presiden yang kami hormati dan semua warga Turki yang tinggal di Jerman dalam buku pegangan sekolah," bunyi pernyataan dari kementerian luar negeri.

"Tidak ada tempat dalam demokrasi bagi upaya-upaya untuk menyebar kebencian dalam masyarakat, xenophobia, dan islamophobia," lanjut pernyataan tersebut.

Sebelum kasus ini mengemuka, Erdogan sudah pernah beberapa kali jadi sasaran olok-olok. Erdogan pun terkenal tidak mentolerir aksi para kartunis yang menjadikannya bahan ejekan. Dalam sejumlah kasus, Erdogan tak segan-segan menyeret mereka ke meja hijau.

Salah satunya adalah Musa Kart, kartunis dari harian Cumhurriyet yang terkenal anti terhadap Erdogan. Setelah sempat diseret ke pengadilan atas tuduhan menghina presiden, Musa akhirnya dibebaskan dari dakwaan bulan lalu.

Kasus yang menimpa Musa mendorong sejumlah kartunis lain ikut nimbrung mengolok-olok Erdogan. Mereka mengunggah karikatur-karikatur mereka ke Twitter menggunakan tagar #Erdogancaricature.

Ketika masih menjadi perdana menteri pada tahun 2005, Erdogan menuntut Penguen, sebuah majalah yang menggambarkan Erdogan seperti gajah, jerapah, monyet, dan sejumlah hewan dengan judul "Dunia Para Tayyips". Apa yang dialami Erdogan mengingatkan pada kasus penghinaan yang menimpa Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru-baru ini. Jokowi memilih mengampuni MA, buruh tukang sate yang mengunggah foto bermuatan hinaan pada dirinya. (Al Arabiya)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI