Kasus Ebola Melonjak di Sierra Leone

Siswanto | Suara.com

Kamis, 06 November 2014 | 23:17 WIB
Kasus Ebola Melonjak di Sierra Leone
Ilustrasi Ebola (shutterstock)

Suara.com - Jumlah penderita Ebola di Sierra Leone melonjak karena negara itu kekurangan tempat perawatan, sementara kelangkaan pangan dan barang kebutuhan dasar memaksa warga meninggalkan kawasan karantina.

Misi PBB untuk Tanggap Darurat Ebola (UNMEER) mengatakan dalam laporan mingguannya bahwa 1.062 orang di Sierra Leone tewas akibat virus itu, dengan wabah khususnya meluas di kawasan barat di sekitar ibukota Freetown.

Sierra Leone menjadi titik utama wabah Ebola terburuk dalam sejarah. Badan Kesehatan Dunia mengatakan, 4.818 orang tewas dalam epidemi tersebut dan jumlah kasus masih terus meningkat, meskipun di negara-negara tetangganya, seperti Guinea, sudah stabil dan di Liberia menurun.

Sierra Leone menyediakan 288 tempat tidur di empat Pusat Perawatan Ebola. Sampai 2 November telah merawat 196 kasus positif Ebola, demikian disampaikan UNMEER.

Namun, kata misi PBB itu, diduga sekitar 50 persen kasus Ebola di Sierra Leone tidak dilaporkan.

UNMEER mengatakan dibutuhkan sebanyak 1.864 tempat tidur hingga Desember. Sepuluh pusat perawatan baru saat ini tengah dirancang dengan kapasitas 1.133 tempat tidur.

"Tambahan 731 tempat tidur cadangan harus dirancang, dan tersedia hingga minggu pertama Desember," kata UNMEER.

"Kekurangan tempat tidur di ETC memaksa keluarga merawat pasien di rumah, dimana mereka yang merawat tidak mampu melindungi diri mereka sendiri dari paparan Ebola sehingga meningkatkan risiko penularan," katanya.

UNMEER mengatakan kurangnya kejelasan mengenai prosedur evakuasi dan kompensasi menghalangi staf medis asing dan lokal untuk mengoperasikan unit-unit tersebut.

UNMEER melaporkan meningkatnya kasus keluarga yang meninggalkan rumah mereka yang dikarantina karena kelangkaan pangan dan barang kebutuhan non-pangan, namun tidak menyebutkan secara rinci.

Misi tersebut mengatakan bahwa Badan Pangan Dunia (WFP) tengah mendistribusikan kebutuhan selama sebulan ke rumah tangga yang dikarantina dan masyarakat di kawasan paling parah terdampak di Waterloo, di pinggiran Freetown, dimana 80 persen penduduk yang membutuhkan sudah menerima ransum. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

6 Virus Paling Mematikan di Dunia, Mulai dari Ebola hingga Hantavirus

6 Virus Paling Mematikan di Dunia, Mulai dari Ebola hingga Hantavirus

Your Say | Senin, 18 September 2023 | 11:34 WIB

5 Virus Mematikan di Dunia yang Perlu Kamu Tahu, Salah Satunya Marburg!

5 Virus Mematikan di Dunia yang Perlu Kamu Tahu, Salah Satunya Marburg!

Your Say | Kamis, 16 Februari 2023 | 18:05 WIB

5 Fakta Penting Virus Marburg yang Harus Kamu Tahu

5 Fakta Penting Virus Marburg yang Harus Kamu Tahu

Your Say | Rabu, 15 Februari 2023 | 15:50 WIB

Wabah Ebola: Uganda Mulai Distribusikan Bantuan ke Daerah Terdampak

Wabah Ebola: Uganda Mulai Distribusikan Bantuan ke Daerah Terdampak

News | Senin, 24 Oktober 2022 | 18:26 WIB

Terus Meluas, Wabah Ebola di Uganda Telah Tewaskan 24 Orang

Terus Meluas, Wabah Ebola di Uganda Telah Tewaskan 24 Orang

News | Rabu, 19 Oktober 2022 | 16:53 WIB

Uganda Konfirmasi Wabah Ebola Usai Satu Pasien Meninggal Dunia

Uganda Konfirmasi Wabah Ebola Usai Satu Pasien Meninggal Dunia

News | Selasa, 20 September 2022 | 19:02 WIB

Ilmuwan Duga Infeksi Ebola yang Kembali Terulang Masih Berkaitan dengan Wabah pada 2018

Ilmuwan Duga Infeksi Ebola yang Kembali Terulang Masih Berkaitan dengan Wabah pada 2018

Health | Selasa, 23 Agustus 2022 | 08:30 WIB

Wabah Ebola Ancam Kongo, WHO Afrika Siap Berikan Dukungan

Wabah Ebola Ancam Kongo, WHO Afrika Siap Berikan Dukungan

Health | Senin, 22 Agustus 2022 | 19:28 WIB

Ghana Sudah Terbebas dari Virus Marburg yang Mirip Ebola

Ghana Sudah Terbebas dari Virus Marburg yang Mirip Ebola

Health | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 19:58 WIB

Mengenal Ebola: Jenis Virus yang Menginfeksi dan Jalur Penularannya

Mengenal Ebola: Jenis Virus yang Menginfeksi dan Jalur Penularannya

Health | Sabtu, 30 Juli 2022 | 08:00 WIB

Terkini

Siap Lawan Sikap Rasis, Habib Rizieq Ingatkan Prabowo Yaman Bukan Musuh

Siap Lawan Sikap Rasis, Habib Rizieq Ingatkan Prabowo Yaman Bukan Musuh

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:30 WIB

Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran

Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:30 WIB

Pembacokan Mengerikan di Cengkareng, Karyawan Pabrik Roti Tewas Bersimbah Darah

Pembacokan Mengerikan di Cengkareng, Karyawan Pabrik Roti Tewas Bersimbah Darah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:29 WIB

Kisah Cindy Wanner, Kematian Paling Misterius di California Hingga 30 Tahun Tak Terpecahkan

Kisah Cindy Wanner, Kematian Paling Misterius di California Hingga 30 Tahun Tak Terpecahkan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:19 WIB

Habib Rizieq Sorot Pernyataan Prabowo soal Yaman, Sebut Terpengaruh 'Jenderal Baliho'

Habib Rizieq Sorot Pernyataan Prabowo soal Yaman, Sebut Terpengaruh 'Jenderal Baliho'

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:16 WIB

Merz Sebut Kebijakan Donald Trump 'Pukulan Telak', Jerman Tetap Upayakan Damai Dagang

Merz Sebut Kebijakan Donald Trump 'Pukulan Telak', Jerman Tetap Upayakan Damai Dagang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:14 WIB

Update Skandal Pasporgate Dean James: Gugatan NAC Breda Ditolak, Tinggal Tunggu Degradasi

Update Skandal Pasporgate Dean James: Gugatan NAC Breda Ditolak, Tinggal Tunggu Degradasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:13 WIB

KRL Rangkasbitung Alami Kendala, Perjalanan Hanya Sampai Stasiun Serpong

KRL Rangkasbitung Alami Kendala, Perjalanan Hanya Sampai Stasiun Serpong

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:02 WIB

Update Tragedi Bekasi: 84 Korban Sudah Pulang, KAI Buka Pintu Klaim Biaya Medis dan Trauma Healing

Update Tragedi Bekasi: 84 Korban Sudah Pulang, KAI Buka Pintu Klaim Biaya Medis dan Trauma Healing

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:58 WIB

Riau Jadi Titik Strategis, Menteri LH Gandeng Kepolisian Amankan Ekosistem Lingkungan

Riau Jadi Titik Strategis, Menteri LH Gandeng Kepolisian Amankan Ekosistem Lingkungan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:57 WIB