Sudah 13 Orang Tewas, Diduga Alat Operasi Berkarat

Arsito Hidayatullah

Rabu, 12 November 2014 | 15:36 WIB
Sudah 13 Orang Tewas, Diduga Alat Operasi Berkarat
Para perempuan yang sakit seusai operasi sterilisasi (tubektomi) dan dirawat di sebuah RS di Bilaspur, India, Senin (10/11/2014). [Reuters/Stringer]

Suara.com - Setidaknya sudah 13 perempuan dilaporkan meninggal, sementara puluhan lainnya masih dalam kondisi sakit yang parah, usai menjalani tubektomi atau operasi sterilisasi secara gratis. Peristiwa ini, sebagaimana dilaporkan Associated Press (AP), terjadi di daerah Bilaspur, India.

Seperti diberitakan, sebanyak 83 perempuan yang semuanya merupakan warga desa di negara bagian Chhattisgarh, menjalani prosedur operasi pemotongan saluran indung telur untuk mencegah kehamilan itu pada Sabtu (8/11/2014) lalu. Operasi ini merupakan bagian dari program sterilisasi gratis pemerintah setempat. Semua menjalani operasi dengan lancar dan sudah langsung pulang malam itu juga.

Namun nyatanya, puluhan perempuan belakangan menderita sakit dan harus dilarikan dengan ambulans ke beberapa rumah sakit (RS) di Bilaspur, kota terdekat. Malangnya, sebagaimana keterangan Siddharth Komal Pardeshi selaku pejabat senior setempat, setidaknya hingga Rabu (12/11) pagi, sebanyak 11 perempuan harus menghembuskan napas terakhir.

Wakil Direktur Kesehatan Wilayah Chhattisgarh, Amar Singh, mengungkapkan bahwa penyebab kematian kemungkinan adalah keracunan darah atau juga hemorrhagic shock yang biasa muncul saat seseorang kehilangan banyak darah. Meski begitu, hasil awal otopsi disebut baru akan diumumkan secara resmi hari ini.

Sementara itu, sebagaimana dilaporkan Reuters, ada indikasi bahwa penyebab kematian dan sakitnya puluhan perempuan itu adalah karena peralatan operasi yang kotor bahkan berkarat, serta obat yang terkontaminasi. Dalam laporan itu pula disebut bahwa jumlah korban meninggal sudah mencapai 13 orang.

"Laporan awal menunjukkan bahwa obat-obatan yang diberikan sudah tidak seperti aslinya (tercemar) dan juga peralatan yang digunakan sudah berkarat," ungkap Komal Pardeshi pula kepada Reuters.

Dilaporkan pula oleh AP bahwa sebanyak 20 perempuan lainnya masih harus dirawat di unit gawat darurat. Demi merespons kejadian itu, satu tim dokter pun telah dikirim oleh pemerintah pusat India ke Bilaspur, demi membantu penanganan para korban.

"Kondisi mereka sangat serius. Tekanan darah mereka rendah," ungkap dr Ramesh Murty di RS CIMS, salah satu fasilitas medis di mana para perempuan itu dirawat. "Kami saat ini berkonsentrasi merawat mreak, bukan mengungkap penyebabnya," sambungnya.

India diketahui memiliki salah satu angka sterilisasi perempuan tertinggi di dunia, yaitu sebanyak 39 persen (perempuan), dibanding Cina yang sekitar 29 persen. Angka ini berdasarkan data statistik tahun 2006 yang dilaporkan PBB. Pemerintahnya sendiri menyatakan bahwa sepanjang 2011-2012, sebanyak 4,6 juta perempuan India menjalani sterilisasi atau tubektomi.

Sehubungan dengan kasus ini, kalangan aktivitis India segera menyalahkan skema insentif (pembayaran) dalam program ini, demikian juga kuota sterilisasi yang ditetapkan pemerintah. Hal itu menurut mereka membuat pejabat kesehatan setempat mendesak pasien untuk menjalani operasi ketimbang menganjurkan model kontrasepsi lain.

"Para perempuan ini telah menjadi korban lantaran pendekatan berorientasi target dalam (program) pengendalian penduduk," tegas Brinda Karat dari Asosiasi Perempuan Demokratis India. [AP/Reuters]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sinopsis Nayyi Navelli, Film Fantasi India yang Dibintangi Yami Gautam

Sinopsis Nayyi Navelli, Film Fantasi India yang Dibintangi Yami Gautam

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Aktor Bollywood Tiger Shroff Ditembak di Jalanan Mumbai

Aktor Bollywood Tiger Shroff Ditembak di Jalanan Mumbai

Entertainment | Senin, 19 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Sensasi "India" di Honda Kian Kental di 2028: Potong Biaya Pengembangan, Gandeng Tata Technologies

Sensasi "India" di Honda Kian Kental di 2028: Potong Biaya Pengembangan, Gandeng Tata Technologies

Otomotif | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Nana Patekar, Aktor Watak Terbaik India Meninggal Dunia di Usia 75 Tahun

Nana Patekar, Aktor Watak Terbaik India Meninggal Dunia di Usia 75 Tahun

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:33 WIB

Sinopsis Pooja Meri Jaan, Film India Terbaru Mrunal Thakur dan Huma Qureshi

Sinopsis Pooja Meri Jaan, Film India Terbaru Mrunal Thakur dan Huma Qureshi

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Dapat Respons Besar di India, Anime Obocchama-kun Resmi Hadirkan Seri Baru

Dapat Respons Besar di India, Anime Obocchama-kun Resmi Hadirkan Seri Baru

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Sinopsis Don't Be Shy, Film Komedi Romantis India Diproduseri Alia Bhatt

Sinopsis Don't Be Shy, Film Komedi Romantis India Diproduseri Alia Bhatt

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 15:10 WIB

Review Hanuman Ansh: Sebuah Sajian Biopic Spiritual India yang Menyentuh

Review Hanuman Ansh: Sebuah Sajian Biopic Spiritual India yang Menyentuh

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 12:39 WIB

Shubh Diwali Selection: Menghadirkan Cita Rasa India untuk Momen Berbagi di Jakarta

Shubh Diwali Selection: Menghadirkan Cita Rasa India untuk Momen Berbagi di Jakarta

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 11:27 WIB

Visual Apik vs Plot Padat: Menimbang Film Thriller 'The Vvaan', Worth It Ditonton?

Visual Apik vs Plot Padat: Menimbang Film Thriller 'The Vvaan', Worth It Ditonton?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 15:07 WIB

Terkini

Review The Mongoose: Ketika Veteran Tangguh Menghadapi Fitnah dan Maut!

Review The Mongoose: Ketika Veteran Tangguh Menghadapi Fitnah dan Maut!

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Dihadiri Titiek Soeharto, Momen Prabowo Pimpin Siswa SD Gaungkan Sumpah Pemuda di Perpustakaan

Dihadiri Titiek Soeharto, Momen Prabowo Pimpin Siswa SD Gaungkan Sumpah Pemuda di Perpustakaan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:55 WIB

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:51 WIB

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:43 WIB

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:37 WIB

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:34 WIB

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:31 WIB

Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi

Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:30 WIB

×