Pembunuhan Brutal Orangutan Kalbar Diinvestigasi

Siswanto | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Selasa, 25 November 2014 | 07:50 WIB
Pembunuhan Brutal Orangutan Kalbar Diinvestigasi
Ilustrasi orangutan. (Shutterstock)

Suara.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Balai Konservasi Sumber Daya Alam, polisi, bekerjasama dengan Kayung Agro Lestari, sedang menyelidiki pihak yang bertanggung jawab atas tewasnya orangutan betina dewasa akibat luka tusukan yang ditemukan di daerah perbatasan perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Barat pada tanggal 26 Juni 2014.

“Pekerja kami menemukan mayat orangutan di perbatasan antara daerah konsesi PT KAL dengan hutan Sungai Putri dan langsung melaporkan insiden tersebut kepada kepolisian setempat, BKSDA Kalimantan Barat, dinas konservasi dan perlindungan hutan yang bernaung di bawah Kementerian Kehutanan,” kata Direktur KAL Sucipto Maridjan, Selasa (25/11/2014).

Sejak itu, bersamaan dengan investigasi yang dilakukan oleh pihak yang berwenang, PT KAL juga melakukan investigasi internal dengan mewawancarai para pekerja dan anggota komunitas lokal yang mungkin berada di sekitar tempat kejadian ketika pembunuhan tersebut terjadi. Investigasi dimaksudkan untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai para pelaku.

“Kami telah mewawancarai para pekerja, kontraktor dan anggota masyarakat setempat. Sejauh ini belum ada petunjuk kuat yang dapat mengarahkan kami kepada para pelaku yang telah melakukan tindakan yang mengerikan ini,” katanya.

Bangkai orangutan betina tersebut ditemukan di daerah perbatasan yang dikenal sebagai daerah pembalakan liar; aktivitas yang mengakibatkan menurunnya populasi orangutan dengan cepat.

Sucipto menambahkan bahwa KAL juga telah meminta bantuan dari International Animal Rescue Indonesia (YIARI) untuk membantu mengungkap kasus kematian orangutan ini.

“Karena mayat orangutan telah dimakamkan saat tim dokter hewan YIARI tiba, nekropsi (proses otopsi untuk hewan) tidak bisa dilaksanakan karena mayat telah terurai,” kata Program Manager YIARI, DR. Gail Campbell-Smith.

“Setelah pemeriksaan menyeluruh, dokter hewan mengidentifikasi orangutan tersebut berkelamin betina dan berusia sekitar 12 tahun,” katanya.

Orangutan tersebut ditemukan dengan luka trauma parah di bagian dada, muka dan tulang tengkorak yang cukup berat yang dapat menjadi penyebab kematiannya. Dokter hewan YIARI menyimpulkan orangutan ini dibunuh secara brutal.

“Kami tidak dapat memastikan sepenuhnya, namun bisa saja orangutan betina pada usia ini disertai oleh anaknya, dan mungkin orangutan ini dibunuh oleh pedagang binatang peliharaan yang menginginkan anak orangutan untuk dijual,” kata Campbell-Smith.

Namun demikian, tidak ada bayi orangutan yang ditemukan di sekitar tempat kejadian.

“Kami sangat prihatin dan sedih atas peristiwa ini dan kami akan terus melakukan segala upaya untuk membantu investigasi yang dilakukan oleh pihak yang berwenang dan YIARI untuk menemukan pihak yang bertanggung jawab, hingga ada berita lebih lanjut,” kata Sucipto.

“Daerah ini sudah menjadi habitat orangutan selama ribuan tahun. Oleh karena itu, penting sekali bahwa habitat orangutan ini dilindungi dengan baik meskipun terjadi modernisasi pada masyarakat sekitar,” katanya.

PT KAL dan induk usahanya PT ANJ terus aktif bekerja sama dengan YIARI dan BKSDA Kalimantan Barat untuk menciptakan area konservasi untuk orangutan di dalam daerah perkebunan KAL. Kerja sama ini termasuk manajemen mitigasi orangutan di dalam area perkebunan KAL, patroli gabungan dengan komunitas lokal untuk mendeteksi orangutan di dalam area hutan dan melaksanakan sensus populasi orangutan lokal serta mencegah perburuan liar yang membahayakan orangutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Otaknya Nggak Kalah Sama Manusia! Ini 10 Hewan Paling Cerdas di Muka Bumi

Otaknya Nggak Kalah Sama Manusia! Ini 10 Hewan Paling Cerdas di Muka Bumi

Your Say | Rabu, 19 November 2025 | 17:31 WIB

Menguji Klaim Harmoni Sawit dan Orangutan: Mungkinkah Hidup Berdampingan?

Menguji Klaim Harmoni Sawit dan Orangutan: Mungkinkah Hidup Berdampingan?

News | Senin, 20 Oktober 2025 | 10:44 WIB

Bayi Orangutan Lahir di Riau, Tanda Harapan di Tengah Ancaman Masih Ada

Bayi Orangutan Lahir di Riau, Tanda Harapan di Tengah Ancaman Masih Ada

News | Senin, 26 Mei 2025 | 08:33 WIB

Sejumlah Ibu Muda Ajarkan Cara Menyusui pada Orangutan yang Baru Melahirkan di Kebun Binatang Dublin

Sejumlah Ibu Muda Ajarkan Cara Menyusui pada Orangutan yang Baru Melahirkan di Kebun Binatang Dublin

News | Rabu, 14 Agustus 2024 | 03:00 WIB

Yuk, Lestarikan Orangutan Demi Menghidupkan Masa Depan!

Yuk, Lestarikan Orangutan Demi Menghidupkan Masa Depan!

Lifestyle | Sabtu, 04 November 2023 | 18:30 WIB

Momen Pelepasliaran Orangutan di Petualangan Sherina 2 Nyata Adanya

Momen Pelepasliaran Orangutan di Petualangan Sherina 2 Nyata Adanya

Your Say | Selasa, 17 Oktober 2023 | 19:02 WIB

Diperingati sebagai Hari Orangutan Internasional, Berikut 3 Fakta Unik Satwa Satu Ini

Diperingati sebagai Hari Orangutan Internasional, Berikut 3 Fakta Unik Satwa Satu Ini

Your Say | Sabtu, 19 Agustus 2023 | 07:50 WIB

Edukasi Pelestarian Orangutan Harus Dipahami Generasi Muda, Ternyata Ini Pentingnya Untuk Lingkungan Hidup

Edukasi Pelestarian Orangutan Harus Dipahami Generasi Muda, Ternyata Ini Pentingnya Untuk Lingkungan Hidup

Lifestyle | Sabtu, 27 Mei 2023 | 09:35 WIB

Keberadaan Proyek PLTA Batang Toru Ancam Habitat Orangutan Endemik Tapanuli Hingga Kelestarian Lingkungan

Keberadaan Proyek PLTA Batang Toru Ancam Habitat Orangutan Endemik Tapanuli Hingga Kelestarian Lingkungan

News | Kamis, 09 Maret 2023 | 21:29 WIB

Forina Mengutuk Keras Pembubaran Paksa Diskusi PLTA Batang Toru: Menghambat Kebebasan Bicara!

Forina Mengutuk Keras Pembubaran Paksa Diskusi PLTA Batang Toru: Menghambat Kebebasan Bicara!

News | Kamis, 09 Maret 2023 | 19:18 WIB

Terkini

Lahan Sengketa di Tanah Abang, Ahli Waris Pakai Verponding Lawan Kementerian PKP

Lahan Sengketa di Tanah Abang, Ahli Waris Pakai Verponding Lawan Kementerian PKP

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:50 WIB

Perkuat Pengawasan Orang Asing di Bali, Imigrasi Kukuhkan Satgas Patroli Dharma Dewata

Perkuat Pengawasan Orang Asing di Bali, Imigrasi Kukuhkan Satgas Patroli Dharma Dewata

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:49 WIB

Jenderal Pakistan ke Teheran, Negosiasi AS dan Iran Berpotensi Berlanjut

Jenderal Pakistan ke Teheran, Negosiasi AS dan Iran Berpotensi Berlanjut

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:49 WIB

Tragis! Gagal Salip Bus, Pemotor di Jakarta Barat Tewas Terlindas di Flyover Pesing

Tragis! Gagal Salip Bus, Pemotor di Jakarta Barat Tewas Terlindas di Flyover Pesing

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:37 WIB

Zulhas Pastikan Stok Beras Aman hingga 2027 Meski Ada Ancaman El Nino Godzilla

Zulhas Pastikan Stok Beras Aman hingga 2027 Meski Ada Ancaman El Nino Godzilla

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:36 WIB

Respons Arahan Presiden, BGN Segera Operasikan 900 SPPG untuk Jangkau Daerah Terpencil

Respons Arahan Presiden, BGN Segera Operasikan 900 SPPG untuk Jangkau Daerah Terpencil

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:30 WIB

Tentara Angkatan Laut Bunuh Istri Sendiri, Mayatnya Disimpan di Kulkas

Tentara Angkatan Laut Bunuh Istri Sendiri, Mayatnya Disimpan di Kulkas

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:28 WIB

Harga Plastik Melejit, Zulhas Dorong Transisi ke Kemasan Ramah Lingkungan

Harga Plastik Melejit, Zulhas Dorong Transisi ke Kemasan Ramah Lingkungan

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:28 WIB

Iran Sebut Blokade AS di Selat Hormuz Bisa Ganggu Gencatan Senjata

Iran Sebut Blokade AS di Selat Hormuz Bisa Ganggu Gencatan Senjata

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:24 WIB

Cari Sensasi Berujung Jeruji: 3 'Bang Jago' Tawuran di Taman Sari Diciduk, Satu Pelaku Positif Sabu!

Cari Sensasi Berujung Jeruji: 3 'Bang Jago' Tawuran di Taman Sari Diciduk, Satu Pelaku Positif Sabu!

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:23 WIB