Lahan Sengketa di Tanah Abang, Ahli Waris Pakai Verponding Lawan Kementerian PKP

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Kamis, 16 April 2026 | 12:50 WIB
Lahan Sengketa di Tanah Abang, Ahli Waris Pakai Verponding Lawan Kementerian PKP
Lahan sengketa di Tanah Abang yang diperebutkan Kementerian PKP dan ahli waris perorangan. (Suara.com/Adiyoga)
  • Kementerian PKP dan kelompok ahli waris yang didukung GRIB Jaya bersengketa atas kepemilikan lahan di dekat Stasiun Tanah Abang.
  • Ahli waris mengklaim lahan seluas 34.690 meter persegi berdasarkan dokumen Verponding Indonesia, sementara pemerintah menegaskan aset tersebut milik negara.
  • Pemerintah membentuk tim khusus untuk menelusuri legalitas dokumen agar pembangunan rumah susun bagi masyarakat berpenghasilan rendah tetap berjalan.

Suara.com - Sebuah kawasan strategis di dekat Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, kini menjelma menjadi palagan sengketa yang pelik.

Lahan tersebut tengah diperebutkan secara sengit antara Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dengan pihak yang mengklaim diri sebagai empunya hak.

Eskalasi perebutan wilayah ini semakin memantik sorotan publik lantaran kelompok ahli waris mengantongi sokongan dari organisasi masyarakat GRIB Jaya.

Sebagai manifestasi penguasaan fisik, sebuah papan pengumuman raksasa berwarna putih tampak dipancangkan secara mencolok persis di dekat akses masuk bangunan.

Papan peringatan itu mengabarkan secara tegas ihwal kepemilikan lahan secara legal oleh perorangan, dengan merujuk pada alas hak masa lampau.

"Tanah ini milik Sulaeman Effendi bin Ali Rachmat dan Agustina bin Ali Rachmat sebagai ahli waris Alm. Iljas Gelar Radjo Mentari berdasarkan Verponding Indonesia No. 946 seluas ± 34.690 meter persegi," bunyi tulisan yang tertera dalam papan, berdasar pantauan Suara.com di lokasi, Kamis (16/4/2026).

Kendati diselimuti awan sengketa yang tebal, denyut nadi aktivitas di area tersebut masih berjalan normal seperti sedia kala.

Hamparan tanah luas itu terpantau masih dimanfaatkan sebagai lokasi parkir bagi kendaraan berat bermuatan logistik hingga mobil-mobil pribadi.

Di atas lahan yang tengah diperebutkan itu, atap-atap seng pembungkus bangunan semipermanen dan pergudangan logistik juga terpantau masih berdiri dengan sangat kukuh.

Sebagaimana diketahui, rencana pembangunan rumah susun (rusun) di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, memicu sengketa lahan yang melibatkan pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dan organisasi masyarakat GRIB Jaya.

Proyek yang ditujukan untuk menyediakan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah ini menghadapi hambatan akibat perbedaan klaim kepemilikan atas lahan yang direncanakan.

Menteri PKP, Maruarar Sirait menyatakan bahwa lahan seluas kurang lebih tiga hektare tersebut merupakan aset negara yang berada di bawah pengelolaan PT Kereta Api Indonesia (KAI), dan proyek pembangunan rusun akan tetap dilanjutkan.

Namun, pernyataan tersebut ditentang oleh GRIB Jaya yang dipimpin oleh Rosario de Marshall atau Hercules, lewat klaim bahwa lahan merupakan milik ahli waris Sulaeman Effendi, dengan dasar dokumen lama seperti verponding atau eigendom yang berasal dari masa kolonial.

Perbedaan pandangan ini berujung pada adu argumen antara Maruarar Sirait dan Hercules saat meninjau lokasi, yang kemudian viral di media sosial. 

Kedua pihak sendiri saat ini kabarnya sedang berdialog untuk mencocokkan dokumen kepemilikan yang dimiliki masing-masing. 

Pemerintah juga membentuk tim khusus guna menelusuri legalitas lahan secara menyeluruh dan meminimalisir perluasan potensi konflik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Ingatkan Pemerintah: Sengketa Lahan Tanah Abang Harus Tuntas Sebelum Bangun Rusun Subsidi

DPR Ingatkan Pemerintah: Sengketa Lahan Tanah Abang Harus Tuntas Sebelum Bangun Rusun Subsidi

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:44 WIB

7 Fakta Panas Sengketa Lahan Tanah Abang: Adu Klaim Menteri Maruarar Sirait vs Hercules

7 Fakta Panas Sengketa Lahan Tanah Abang: Adu Klaim Menteri Maruarar Sirait vs Hercules

News | Kamis, 16 April 2026 | 10:45 WIB

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:00 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB