Terdakwa Kasus JIS Dapat Dukungan Moril

Doddy Rosadi

Rabu, 26 November 2014 | 13:42 WIB
Terdakwa Kasus JIS Dapat Dukungan Moril
Ilustrasi. (suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Ada yang berbeda di sidang kasus dugaan kekerasan seksual si TK Jakarta Intrnational School (JIS) hari ini, Rabu (26/11/2014). Dua orang perempuan yaitu Tracy Bantleman dan Fransiska tampak hadir bersama sejumlah orangtua murid dan perwakilan Serikat Pekerja JIS.

Tracy dan Siska merupakan istri Neil Bantleman dan Ferdinant Tjong, dua orang guru JIS yang turut dipidanakan dalam kasus dugaan kekerasan seksual ini oleh Pipit Kroonen, ibu MAK mantan siswa TK JIS.

Menurut Sisca dan Tracy, kedatangan mereka ke pengadilan adalah untuk memberi dukungan moral bagi terdakwa cleaning service yang dituduh melakukan tindak asusila dan kini tengah menjalani sidang yang ke-17.

"Seperti juga para keluarga terdakwa cleaning service, kami berdua juga menjadi korban dari perbuatan yang kami yakin tidak pernah terjadi. Kami berdua bersama keluarga cleaning service akan berjuang dan berusaha untuk mendapatkan keadilan bagi orang-orang yang kami cintai,” ungkap Sisca.

Sisca, ibu dua anak dari Ferdinant- asisten guru SD JIS—mengaku sangat merasakan beban penderitaan yang dialami oleh keluarga cleaning service. Seperti dirinya, para suami-suami yang kini dituduh melakukan kekerasan seksual itu adalah tumpuan hidup keluarga. Dengan dua orang anak yang masih kecil, Sisca tak bisa membayangkan hidup tanpa Ferdi.

“Kasus ini tidak hanya membuat kami sekeluarga shock, namun juga menghadirkan ketakutan yang luarbiasa. Bagaimana mungkin orang yang tidak pernah berbuat bisa dikorbankan seperti yang dialami suami-suami kami ini,” Sisca menceritakan kisahnya sambil mengusap air matanya.

Sisca juga sangat paham bila tekanan yang dihadapi oleh keluarga cleaning service jauh lebih berat darinya. Dengan penghasilan yang pas-pasan, kini para istri para pekerja cleaning service tersebut harus mencari nafkah sendiri untuk anak-anaknya. Sedangkan suami mereka kini terancam hukuman bertahun-tahun dari perbuatan yang tidak pernah mereka lakukan.

“Semoga kehadiran kami hari ini semakin menguatkan keluarga cleaning service untuk terus berjuang demi keadilan. Kami yakin majelis hakim akan bertindak sangat arif dan adil untuk memberikan keadilan bagi orang-orang yang dikorbankan seperti kami ini,” tutur Sisca.

Sementara itu Tracy dan para orangtua siswa JIS tampak berbincang akrab dengan para keluarga cleaning service. Sisca pun kemudian nimbrung dan terlihat berbicara dengan seorang ibu muda, istri salah satu terdakwa yang tengah menggendong bayi yang berusia kira-kira 4 bulan.

Dalam keterangan tertulis yang diterima suara.com, Rabu (26/11/2014), kasus dugaan kekerasan seksual di JIS hari ini telah memasuki sidang yang ke-17. Pada sidang-sidang yang telah berlangsung sebelumnya, keterangan para saksi dan fakta medis yang dihadirkan semakin menunjukkan bahwa sodomi itu tidak pernah terjadi.

Empat rumah sakit yaitu SOS Medika, RSCM, RSPI dan RS Bhayangkar Polri menyatakan bahwa kondisi anus korban MAK normal. Padahal, sesuai tuduhan, kelima terdakwa dituduh telah melakukan sodomi terhadap MAK sebanyak 13 kali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×