Warga Karawang Akan Bakar Diri Jika Tanah Dirampas

Tomi Tresnady

Jum'at, 28 November 2014 | 01:11 WIB
Warga Karawang Akan Bakar Diri Jika Tanah Dirampas
Massa membakar ban untuk memblokir jalan saat unjuk rasa menolak eksekusi tanah. [Antara/M.Ali Khumaini]

Suara.com - Seorang warga Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengancam melakukan aksi bakar diri jika pemerintah tidak memperhatikan nasib warga yang tanahnya kini dikuasai perusahaan properti.

"Pemilik tanah yang mengancam aksi bakar diri ialah Karsa. Itu akan dilakukan, karena merasa lelah atas persoalan sengketa tanah miliknya yang sudah berlangsung sejak puluhan tahun lalu, hingga kini belum juga selesai," kata kuasa hukum warga, Elyasa Budianto, di Karawang, Kamis (27/11/2014).

Elyasa menilai, konflik agraria antara warga pemilik tanah di tiga desa, yakni Desa Wanasari, Wanakerta dan Desa Margamulya, Kecamatan Telukjambe Barat dengan perusahaan PT Agung Podomoro belum mendapatkan perhatian pemerintah. Padahal persoalan itu sudah berlangsung sejak puluhan tahun lalu.

Tanah itu sendiri sebelumnya diklaim milik PT SAMP. Selanjutnya, PT SAMP mengalihkan kepemilikan tanah itu ke PT Agung Podomoro Land.

Menurut Elyasa, dalam kasus sengketa tanah tiga desa sekitar Kecamatan Telukjambe Barat itu, Direktur PT SAMP sebelumnya sudah ditetapkan sebagai tersangka atas laporan penggunaan surat pelepasan hak tanah fiktif. Tetapi kasus itu mengendap dan hingga kini tidak jelas kelanjutannya.

PT SAMP sendiri sebenarnya menang dalam perkara putusan Peninjauan Kembali Nomor 160/PDT/2022. Dalam perkara itu, warga yang gugat-menggugat dengan PT SAMP sebanyak 48 orang, dengan luas lahan sekitar 70 hektare.

Tetapi tanah itu diambil paksa oleh pihak perusahaan dengan mengerahkan ribuan Brimob saat eksekusi, beberapa bulan lalu, seluas 350 hektare.

"Banyak warga yang tidak tahu apa-apa dalam persoalan itu menjadi korban perampasan tanah oleh pihak perusahaan. Warga yang dalam perkara itu menang dalam persidangan, juga ikat terampas tanahnya saat eksekusi lalu," katanya.

Elyasa berharap agar pemerintah pusat segera memperhatikan kasus agraria di Karawang. Sebab, persoalan itu sudah berlangsung cukup lama, sekitar puluhan tahun.

"Kami khawatir, jika pemerintah tidak memperhatikan kasus agraria di Karawang, warga Karawang (Karsa) nekad melakukan aksi bakar diri," katanya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Bubarkan Blokade Warga Menuju Lokasi Eksekusi Lahan

Polisi Bubarkan Blokade Warga Menuju Lokasi Eksekusi Lahan

News | Selasa, 24 Juni 2014 | 18:51 WIB

Terkini

4 Rekomendasi Moisturizer Panthenol untuk Perbaiki Skin Barrier, Mulai Rp30 Ribuan

4 Rekomendasi Moisturizer Panthenol untuk Perbaiki Skin Barrier, Mulai Rp30 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Penampakan Mobil yang Dipakai Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Saat Ditangkap KPK

Penampakan Mobil yang Dipakai Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Saat Ditangkap KPK

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Ribuan Dolar Singapura Disita KPK dari Ruang Kepala Imigrasi Jaksel Winarko

Ribuan Dolar Singapura Disita KPK dari Ruang Kepala Imigrasi Jaksel Winarko

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Sumber Kekayaan Asila Maisa, Bantah Beli Barang Mewah Pakai Uang Ayah yang Jadi Wabup

Sumber Kekayaan Asila Maisa, Bantah Beli Barang Mewah Pakai Uang Ayah yang Jadi Wabup

Entertainment | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Oppo Reno16 F 5G Eco Pack Pecahkan Batas Smartphone AI, Satukan ChatGPT, Gemini, dan Perplexity

Oppo Reno16 F 5G Eco Pack Pecahkan Batas Smartphone AI, Satukan ChatGPT, Gemini, dan Perplexity

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Ulasan The Law Cafe: Mengurai Makna Keadilan di Luar Ruang Sidang

Ulasan The Law Cafe: Mengurai Makna Keadilan di Luar Ruang Sidang

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Melepaskan Diri dari Standar Kecantikan Toksik: Literasi Digital untuk Lawan Body Dysmorphia

Melepaskan Diri dari Standar Kecantikan Toksik: Literasi Digital untuk Lawan Body Dysmorphia

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:45 WIB

SETARA Institute Desak Prabowo Alihkan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke KPK

SETARA Institute Desak Prabowo Alihkan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke KPK

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Fenomena Unik Industri AC: Harga Naik, Penjualan Sharp Malah Melesat

Fenomena Unik Industri AC: Harga Naik, Penjualan Sharp Malah Melesat

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:36 WIB

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen, Lampaui Capaian Nasional di Tengah Krisis Global

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen, Lampaui Capaian Nasional di Tengah Krisis Global

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:35 WIB

×