Suara.com - Bertempat di MG Grand, Las Vegas, pada Sabtu (12/12/2014) malam pukul 21.00 waktu setempat (Minggu pukul 09.00 WIB), petinju asal Inggris, Amir Khan, akan bertarung melawan petinju asal Amerika Serikat (AS), Devon Alexander.
Namun, satu hal yang menarik dari pertarungan ini justru bukan upaya Khan mempertahankan sabuk kelas welter WBC kategori silver yang dipegangnya. Lantaran sabuk itu sendiri memang tidak terlalu bergengsi secara resmi, yang justru menarik adalah sebuah celana tinju khusus yang akan dipakai Khan di laga ini.
Celana ini disebut sengaja didesain oleh Fight Label, sebuah perusahaan asal Sheffield, Inggris, dengan bahan dan pernak-pernik tak biasa. Menggunakan bahan kulit nappa putih, juga kain sutra, celana pendek ini dilengkapi pula bagian pinggang yang dijahit khusus dengan benang emas 24 karat. Harganya diperkirakan mencapai antara 20.000-30.000 pound sterling (sekitar Rp392 juta sampai Rp588 juta).
"Saya kira ini barangkali adalah celana tinju paling mahal yang pernah dibuat," ungkap Sophie Whittam, desainer celana tersebut, sebagaimana dikutip BBC.
"Kami bekerja sama dengan tim Amir. Selama sekitar 4-6 minggu, kami mengerjakan desain dan warnanya, dan tentu Amir dan keluarganya memberikan sedikit masukan. Pada akhirnya, inilah yang kami kira merupakan hasil terbaiknya," sambungnya.
Khan sendiri, yang kini memegang rekor 29-3 (19 kemenangan KO), terakhir kali tampil bertarung saat mengalahkan Luis Collazo di debut kelas welternya, Mei 2014 lalu. Sementara lawannya Alexander adalah pemegang rekor 26-2 (14 KO) di kelas yang sama.
Yang jelas, siapa pun yang menang di antara keduanya, disebut-sebut berpeluang menghadapi Floyd Mayweather Jr tahun depan, selain juga kemungkinan menghadapi Manny Pacquiao. [BBC]