Korban Tewas Akibat Longsor Banjarnegara Tambah Tiga Orang

Siswanto | Suara.com

Minggu, 14 Desember 2014 | 10:40 WIB
Korban Tewas Akibat Longsor Banjarnegara Tambah Tiga Orang
Longsor di Banjarnegara

Suara.com - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan ditemukan tiga korban meninggal lagi di lokasi longsor, Dusun Jemblung, Desa Sampang, Banjarnegara, Jawa Tengah, Minggu (14/12/2014) pagi. Dengan demikian, jumlah korban tewas akibat bencana alam tersebut bertambah menjadi 23 orang.

"Diperkirakan masih ada 85 orang lagi yang belum ditemukan," kata Sutopo yang saat ini berada di tempat kejadian.

Sutopo menjelaskan proses pencarian korban masih dilakukan hingga siang ini. Sedikitnya dua ribu orang turut bergabung untuk mencari warga yang belum ditemukan.

"Mereka semangat sekali karena panggilan kemanusiaan, bahu membahu cari korban," kata Sutopo.

Anjing pelacak juga diturunkan oleh kepolisian untuk membantu mencari korban.

Saat ini, tim pencari dibagi menjadi dua sektor, yakni sektor atas atau mahkota longsoran dan sektor bawah atau daerah yang terkena diterjang tanah.

Sutopo menambahkan sebanyak 12 unit kendaraan berat sudah beroperasi di lokasi untuk membantu proses pencarian. Tapi, tidak semua lokasi bisa ditempatkan kendaraan berat, mengingat medannya yang masih rawan.

Cuaca di lokasi, siang ini mulai mendung. Sutopo berharap tidak turun hujan agar pencarian bisa dilakukan sampai semua korban secepatnya ditemukan.

Tapi kalau hujan turun, proses pencarian akan dihentikan untuk sementara waktu, mengingat daerah tersebut masih rawan longsor dan dikhawatirkan membahayakan keselamatan tim pencari.

"Potensi longsoran masih cukup tinggi. Material tanah masih bergerak di sejumlah titik," katanya.

Longsor di Dusun Jemblung terjadi pada Jumat (12/12/2014) petang. Sebanyak 577 warga telah mengungsi.

Warga mengungsi di berbagai tempat. Bantuan dari Kementerian Sosial sudah datang. Petugas mendirikan tenda-tenda darurat di sejumlah tempat.

Saat ini, Presiden Joko Widodo dan rombongan terbatas sedang dalam perjalanan ke Desa Sampang untuk meninjau lokasi longsor dan memastikan petugas bisa menangani korban dengan cepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lelaki Tak Dikenal Korban Longsor Banjarnegara Dimakamkan

Lelaki Tak Dikenal Korban Longsor Banjarnegara Dimakamkan

News | Minggu, 14 Desember 2014 | 08:53 WIB

Terkini

Sosok Mohammad Bagher Ghalibaf, Pilot Pesawat Tempur Calon 'Boneka' Donald Trump Pimpin Iran

Sosok Mohammad Bagher Ghalibaf, Pilot Pesawat Tempur Calon 'Boneka' Donald Trump Pimpin Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:25 WIB

Rudal Kiamat Iran Hantam Kota Dekat Tel Aviv Israel, Belasan Warga Sipil Termasuk Anak-Anak Terluka

Rudal Kiamat Iran Hantam Kota Dekat Tel Aviv Israel, Belasan Warga Sipil Termasuk Anak-Anak Terluka

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:14 WIB

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB