Diplomasi Sperma Tandai Perdamaian Amerika Serikat dan Kuba

Liberty Jemadu

Selasa, 23 Desember 2014 | 17:50 WIB
Diplomasi Sperma Tandai Perdamaian Amerika Serikat dan Kuba
Gerardo Hernandez (kanan) bersama istrinya, Adriana Perez dalam sebuah konser di Havana, Kuba pada 20 Desember silam (Reuters/Enrique de la Osa).

Suara.com - Ada yang aneh ketika Gerardo Hernandez tiba di Havana, Kuba, pekan lalu. Setelah dipenjara di Amerika Serikat selama 12 tahun tahun, dia disambut oleh istrinya Adriana Perez dalam kondisi hamil besar. Situasi yang memantik pergunjingan.

Stasiun televisi pemerintah Kuba menayangkan penyambutan Hernandez, mata-mata yang ditahan di AS sejak 2001, di Bandara Internasional Jose Marti, Havana pada Rabu lalu (17/12/2014). Ia tampak gembira dalam pelukan Perez, tak sedikit pun tampak kemarahan.

Spekulasi pun mulai muncul. Ada yang menyebut perselingkuhan tetapi ada juga yang mengatakan bahwa Perez, yang juga bekerja untuk badan rahasia Kuba, pernah diam-diam mengunjungi Hernandez di AS.

Tetapi semua spekulasi itu mereda saat Hernandez mulai buka mulut.

"Semua orang bertanya, sementara kami hanya mengetawai berbagai komentar serta spekulasi. Kenyataannya harus tetap dipendam," kata Hernandez kepada reporter televisi pemerintah Kuba.

"Kami tidak ingin bercerita banyak, karena kami tidak ingin melukai orang-orang yang bermaksud baik," lanjut lelaki itu sambil menambahkan bahwa kehamilan istrinya adalah buah dari proses diplomasi rahasia.

"Salah satu hal yang terwujud berkat proses itu adalah ini," kata Hernandez sambil menunjuk perut istrinya yang melendung, "Saya harus melakukannya dengan 'remot kontrol', tetapi semuanya berjalan lancar."

Pejabat AS belakangan mengakui bahwa sperma Hernandez diambil di penjara, diterbangkan ke Havana, dan digunakan oleh istrinya untuk inseminasi buatan.

Upaya itu berhasil berkat pertolongan Senator Patrick Leahy, yang kemudian memuluskan pemulangan pekerja kemanusiaan AS, Alan Gross, yang ditahan oleh Kuba.

Keterlibatan Leahy berawal ketika Perez menemui sang senator dan istrinya, yang sedang berada di Havana, pada Februari silam.

"Ia kira-kira berusia 42 atau 43 dan sama sekali tidak menyangka suaminya akan keluar dari penjara - Hernandez dihukum dua penjara seumur hidup - dan sangat ingin memiliki anak," jelas Tim Rieser, tangan kanan Senator Leahy.

Kisah itu juga dibenarkan oleh Kementerian Kehakiman AS.

"Kami mengonfirmasi bahwa AS memfasilitasi permintaan Nyonya Hernandez untuk mempunyai anak dari suaminya," kata juru bicara kementerian itu kepada CNN.

Adapun pembebasan Hernandez adalah bagian dari upaya normalisasi hubungan diplomatik antara AS dengan Kuba, yang telah bermusuhan selama lebih dari tiga dekade. Upaya damai antara kedua negara ditandai dengan pembebasan Alan Gross dan Hernandez.

Hernandez, yang memimpin sebuah jaringan mata-mata bernama Wasp Network, ditahan sejak 2001 karena terbukti terlibat dalam konspirasi yang mengakibatkan tewasnya empat warga Kuba-Amerika. Dalam peristiwa itu jet-jet tempur MiG Kuba menyerang dan menghancurkan dua pesawat sipil yang akan terbang menuju Havana untuk menyebarkan pamflet anti-pemerintah. (The New York Post)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bebaskan Tahanan Kuba, Obama Inginkan Babak Baru Hubungan AS-Kuba

Bebaskan Tahanan Kuba, Obama Inginkan Babak Baru Hubungan AS-Kuba

News | Kamis, 18 Desember 2014 | 02:25 WIB

Enam Bulan, Hanya 50 Mobil dan 4 Sepeda Motor yang Terjual di Kuba

Enam Bulan, Hanya 50 Mobil dan 4 Sepeda Motor yang Terjual di Kuba

Otomotif | Selasa, 01 Juli 2014 | 13:39 WIB

Google Promosikan Internet Gratis di Kuba

Google Promosikan Internet Gratis di Kuba

Tekno | Senin, 30 Juni 2014 | 07:24 WIB

Sejumlah Wilayah di Kuba Kekurangan Kondom

Sejumlah Wilayah di Kuba Kekurangan Kondom

News | Sabtu, 19 April 2014 | 04:39 WIB

Rencanakan Pemberontakan di Kuba, AS Ciptakan "Cuban Twitter"

Rencanakan Pemberontakan di Kuba, AS Ciptakan "Cuban Twitter"

Tekno | Jum'at, 04 April 2014 | 00:28 WIB

Terkini

Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay

Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 23:07 WIB

Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub

Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 22:52 WIB

Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI

Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI

Bri | Senin, 20 Juli 2026 | 22:40 WIB

Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK

Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK

Foto | Senin, 20 Juli 2026 | 22:24 WIB

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

News | Senin, 20 Juli 2026 | 22:15 WIB

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 21:37 WIB

Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?

Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?

Health | Senin, 20 Juli 2026 | 21:27 WIB

Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 21:16 WIB

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:15 WIB

Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus

Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:13 WIB

×