Bangkit dari Bencana Tsunami dengan Berjualan Roti

Achmad Sakirin

Kamis, 25 Desember 2014 | 19:43 WIB
Bangkit dari Bencana Tsunami dengan Berjualan Roti
Roti Nusa Indah milik Nelly Nurlila, bangkit setelah bencana tsunami Aceh. [suara.com/Alfiansyah Ocxie]

Suara.com - Dua pria bertubuh tegap masuk ke dalam sebuah pabrik pagi itu. Keduanya mulai menghidupkan satu persatu mesin di dalam pabrik yang terletak di tengah perkampungan. Suara deru mesin memecah keheningan pagi.

Tak lama berselang, lima wanita menggunakan seragam bewarna merah masuk ke dalam pabrik dari pintu belakang. Mereka mengambil satu sak tepung yang tersusun rapi lalu mengaduknya dengan memberi sedikit air.

Tepung itu kemudian dimasukkan ke dalam sebuah mesin yang sudah terlebih dahulu dinyalakan. Setelah menunggu beberapa saat, adonan tersebut dibentuk menjadi roti dan kemudian dimasukkan ke dalam mesin lain.

Usai adonan menjadi roti, pekerjaan itu diambil alih oleh sejumlah wanita yang berada di bagian tengah pabrik. Dengan cekatan, roti tersebut di masukkan ke dalam sebuah mesin untuk diberi isi dan rasa. Selanjutnya, roti-roti itu dikemas dengan bungkusan kertas bertulis “Roti Nusa Indah”.

Roti yang di produksi di Gampong Nusa, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, ini merupakan milik Nelly Nurlila, perempuan kelahiran 39 tahun silam.

Ia sudah memulai membuat roti sejak 2001. Berselang dua tahun kemudian, usaha Nelly mulai berkembang dan ia sudah mempunyai empat orang karyawan.

Namun saat usia usahanya baru seumur jagung, musibah tsunami meluluhlantakkan Aceh.  Seluruh harga benda yang dimilikinya hancur. Peristiwa itu sempat membuat dirinya hampir putus asa. Nelly terpaksa harus tinggal di tenda untuk sementara waktu.

"Saat itu jangankan untuk usaha, hidup aja rasanya tidak mau lagi," katanya.

Semangat untuk memulai kembali kehidupan dari nol didapat Nelly dari orang-orang tercinta. Nelly terus berpikir untuk bangkit untuk membesarkan anaknya bersama suami tercinta. Motivasinya untuk hidup mandiri sangat tinggi. Baru lima bulan pascatsunami, Nely bersama suaminya Muchlis Ismail bangkit dengan menjual nasi di Lhoknga, Aceh Besar.

Di samping itu, mereka berdua juga membuat kue basah untuk dititipkan di warung-warung seputaran Lhoknga.

“Setelah beberapa bulan menjual nasi, Alhamdulillah saya kembali mempunyai modal,” ungkap Nely.

Setelah berhenti sepuluh bulan, Oktober 2005 Nelly mulai kembali membuat roti. Nelly membangun usahanya dengan segala keterbatasan, salah satunya adalah biaya. Saat itu, ia hanya mampu memproduksi roti dari dua kilogram tepung per hari. Nasib baik menghampiri Nelly kala sebuah perusahaan tepung terigu memberinya sejumlah bantuan seperti oven dan alat lainnya untuk memproduksi roti.

Kata dia, awalnya ia tidak mempunyai keahlian dan pengetahuan tentang cara membuat roti. Tapi karena keinginannya yang kuat, ia belajar secara otodidak dan menonton sejumlah acara di televisi.

Roti yang berhasil ia buat kemudian dibagikan ke para tetangga untuk mencobanya. Karena mendapat respon positif dari tetangga, Nelly akhirnya memberanikan diri untuk membuka sebuah usaha membuat roti.

“Sebenarnya, sebelum membuat roti saya sudah terlebih dahulu membuat kue basah selama 14 tahun,” kata Nelly.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prahara Pulau Emas, Potret Luka Bencana Sumatra Dipamerkan di Aceh

Prahara Pulau Emas, Potret Luka Bencana Sumatra Dipamerkan di Aceh

Foto | Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Masjid Raya Baiturrahman Resmi Ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional

Masjid Raya Baiturrahman Resmi Ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional

Foto | Senin, 09 Maret 2026 | 19:25 WIB

Mengenang Perjuangan Penyintas Tsunami Aceh dalam Hafalan Shalat Delisa

Mengenang Perjuangan Penyintas Tsunami Aceh dalam Hafalan Shalat Delisa

Your Say | Rabu, 11 Februari 2026 | 12:10 WIB

Bencana Aceh 2025: PLN Catat 442 Titik Kerusakan Listrik, Jauh Melampaui Dampak Tsunami 2004

Bencana Aceh 2025: PLN Catat 442 Titik Kerusakan Listrik, Jauh Melampaui Dampak Tsunami 2004

News | Selasa, 30 Desember 2025 | 18:02 WIB

Soal Warga Aceh Kibarkan Bendera Putih, Sosiolog Dr. Okky: Presiden Seolah Bersembunyi

Soal Warga Aceh Kibarkan Bendera Putih, Sosiolog Dr. Okky: Presiden Seolah Bersembunyi

News | Senin, 22 Desember 2025 | 15:41 WIB

Mengapa Cara Prabowo Tangani Bencana Begitu Beda dengan Zaman SBY? Ini Perbandingannya

Mengapa Cara Prabowo Tangani Bencana Begitu Beda dengan Zaman SBY? Ini Perbandingannya

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 15:34 WIB

Kisah Pria Aceh Korban Selamat Tsunami, Pindah-Pindah Panti Asuhan sampai Dewasa

Kisah Pria Aceh Korban Selamat Tsunami, Pindah-Pindah Panti Asuhan sampai Dewasa

News | Kamis, 07 Agustus 2025 | 21:18 WIB

Gua Ek Leuntie: Jejak Tsunami Tertua di Aceh Terungkap!

Gua Ek Leuntie: Jejak Tsunami Tertua di Aceh Terungkap!

Video | Rabu, 01 Januari 2025 | 08:05 WIB

Momen Peringatan 20 Tahun Tsunami Aceh di Asia

Momen Peringatan 20 Tahun Tsunami Aceh di Asia

Foto | Jum'at, 27 Desember 2024 | 19:24 WIB

Kisah Pilu Tsunami Aceh yang Melahirkan Perdamaian Abadi

Kisah Pilu Tsunami Aceh yang Melahirkan Perdamaian Abadi

Video | Jum'at, 27 Desember 2024 | 18:00 WIB

Terkini

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:35 WIB

×