Suara.com - Empat jenazah jatuhnya pesawat AirAsia diterbangkan dari Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, menuju Surabaya. Empat jenazah ini merupakan jenazah yang dikumpulkan di Posko tim SAR Lanud Iskandar Pangkalan Bun, sejak tadi malam hingga pagi ini.
Empat jenazah dimasukan ke dalam peti mati berwarna putih dengan karangan bunga di bagian atasnya. Peti mati diberi nomor 003 hingga 006. Semuanya diangkut dalam Pesawat Hercules 1320 yang diterbangkan Mayor Penerbang Sugeng.
Proses pemasukan jenasah ke dalam pesawat dilakukan dengan upacara militer dan ditandu oleh tim gabungan SAR dan TNI. Penghormatan terakhir juga dilakukan sebelum peti mati masuk ke pesawat.
Jelang tahun baru malam tadi, dua jenazah penumpang AirAsia QZ8501 jurusan Surabaya-Singapura dibawa menggunakan kapal Tog Boat milik nelayan, dari KRI Bung Tomo dan KRI Yos Sudarso, ke Pelabuhan Utar Kumai, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Dua jenazah ini berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Namun, belum bisa dipastikan identitasnya.
Sedangkan, dua jenazah lagi dijemput Helikopter Bell 412 EP, pagi ini dari KRI Banda Aceh. Dua jenasah itu berjenis kelamin laki-laki dengan nama Kevin Alexander dan satu lagi berjenis kelamin perempuan yang belum diketahui identitasnya.
Jenazah kelamin laki-laki ini ditemukan oleh Kapal Diraja (KD) Lekiu milik Malaysia dan jenazah perempuan ditemukan kapal KRI Bung Tomo.