2015, Publik Ingin Elite Perbaiki Perilaku Politik

Siswanto | Suara.com

Kamis, 01 Januari 2015 | 21:31 WIB
2015, Publik Ingin Elite Perbaiki Perilaku Politik
Sidang paripurna DPR [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - DPD RI meminta para elit politik agar pada tahun 2015 mengedepankan kepentingan bangsa negara dan menampilkan perilaku politik yang lebih santun berdasarkan nilai-nilai demokrasi Pancasila dalam upaya mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Wakil Ketua DPD RI Farouk Muhammad menyampaikan bahwa kondisi yang kondusif tercipta di antaranya berkat keteladanan elite politik, di pemerintahan dan partai politik. Inilah kunci yang menjamin terwujudnya kehidupan bangsa dan negara yang lebih baik di tahun-tahun mendatang, yang hendaknya diwujudkan pada tahun 2015.

Oleh karena itu, Farouk mengajak seluruh komponen bangsa bersatu. Dia meminta peran aktif media massa untuk memberikan pendidikan kebangsaan bagi pemirsa, pembaca, dan pendengarnya melalui pemberitaan dan analisisnya yang berimbang. Contohnya tidak mempertontonkan secara konfrontatif konflik atau perbedaan yang meradang antara Koalisi Indonesia Hebat dan Koalisi Merah Putih.

“Praktek perpolitikan penting, namun jauh lebih penting, tentu saja, itikad mendahulukan kepentingan bangsa dan negara. Polarisasi dan kompetisi dalam politik nasional memang alamiah, namun seluruhnya harus dilandasi nilai-nilai kebangsaan, yang berisi komitmen demi kesejahteraan masyarakat,” katanya dalam pernyataan tertulis yang dikirimkan kepada suara.com, Kamis (1/1/20150.

Salah satu anggota Panitia Seleksi Komisi Pemberantasan Korupsi ini menambahkan masyarakat mengharapkan upaya pemberantasan korupsi yang pencegahannya sistematis, serta menegakkan supremasi hukum dan ketenteraman umum.

“Terbebas dari berbagai situasi yang malah makin mencerminkan karut marut dunia penegak hukum, seperti pertikaian fisik antarinstansi penegak hukum dan keamanan. Bagaimana bias masyarakat merasa aman bila aparat sering bertikai?” katanya.

Wakil Ketua DPD RI Gusti Kanjeng Ratu Hemas juga menyampaikan keprihatinan atas kondisi politik sepanjang tahun 2014.

“Masyarakat di seluruh daerah menginginkan para elit politik lebih mengedepankan kepentingan bangsa dan negara ketimbang kepentingan kelompok pada tahun 2015. Mereka merasa, sikap yang menonjol pada tahun 2014 adalah sikap yang lebih mementingkan diri dan kelompoknya sendiri,” kata dia.

Senator asal Daerah Istimewa Yogyakarta ini menilai koalisi politik cenderung lebih bersifat kerja politik guna menyalahkan pihak lain seraya membenarkan pihaknya sendiri.

“Koalisi yang berusaha memperebutkan kekuasaan dan melupakan kepentingan rakyat. Sedangkan rakyat menginginkan agar pada tahun 2015 kondisi bangsa dan negara menjadi lebih baik,” kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Resolusi 2015 : Semoga Anggota DPR Makin Waras

Resolusi 2015 : Semoga Anggota DPR Makin Waras

News | Kamis, 01 Januari 2015 | 05:38 WIB

Setelah Dua Minggu, DPD Baru Ingin Kunjungi Korban Longsor

Setelah Dua Minggu, DPD Baru Ingin Kunjungi Korban Longsor

News | Rabu, 24 Desember 2014 | 15:33 WIB

Terkini

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB

Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action

Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:00 WIB

Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi

Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:42 WIB

Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!

Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:33 WIB