Butiran Es di Mesin Diduga Penyebab Kecelakaan AirAsia

Suwarjono

Minggu, 04 Januari 2015 | 16:44 WIB
Butiran Es di Mesin Diduga Penyebab Kecelakaan AirAsia
Tim Basarnas dari kapal KN 224 menemukan benda yang diduga milik penumpang AirAsia di Selat Karimata, Rabu (31/12). [suara.com/Bowo Raharjo]

Penyebab kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501 rute Surabaya-Singapura yang jatuh di Selat karimata, Kalimantan Selatan, Minggu lalu masih misterius. Berbagai dugaan dan kemungkinan muncul, menyusul telah ditemukan sejumlah puing dan korban yang sudah menjadi jasad terapung di tengah laut.

Dugaan paling banyak yang menyeruak adalah cuaca buruk menjadi penyebab utama pesawat mengalami kecelakaan. Namun, cuaca buruk tidak berdiri sendiri, mengingat hampir semua penerbangan sudah biasa menerjang badai.

Dugaan berikutnya disampaikan Kepala Litbang BMKG Prof Edvin Aldrian, yang menyebutkan saat pesawat melintas di wilayah tersebut, terjadi badai hebat disertai adanya butiran-butiran es yang dapat menyebabkan mesin pesawat mengalami kerusakan karena pendinginan. 

Awan badai yang mengandung butiran-butiran es atau icing ini terjadi pada ketinggian mulai 30an ribu kaki sampai 48 ribu kaki. “Berdasarkan data yang tersedia di lokasi terakhir pesawat, cuaca jadi faktor pemicu kecelakaan,” kata Aldrian.

Analisis Meteorologi mengungkapkan citra satelit IR mengidentifikasikan awan konvektif pada jalur penerbangan yang dilewati AirAsia QZ8501, dan menunjukkan suhu puncak awan mencapai -80º sampai -85ºC dan berarti terdapat butiran-butiran es di dalam awan tersebut.

Sedangkan pada ketinggian 32 ribu kaki, suhu diperkirakan mencapai lebih dari -25 derajat celcius. "Bagaimanapun ini hanya satu analisis kemungkinan berdasarkan data meteorologis yang ada, dan bukan merupakan keputusan akhir penyebab kecelakaan itu," kata Aldrian kepada BBC.

Airbus A320-200 ini jatuh ke Laut Jawa,  seminggu yang lalu membawa 162 penumpang. Saat ini tim SAR telah dikerahkan untuk menemukan para korban dan memburu kotak hitam untuk menyelidiki penyebab kecelakaan. Tim pencarian dari beberapa negara termasuk Amerika Serikat dan Rusia turut serta. Saat ini, 34 korban telah dievakuasi.

Hingga Senin (4/1/2015), Basarnas telah mengerahkan puluhan kapal dan pesawat untuk melakukan evakuasi. Tim penyelam juga sudah diterjunkan untuk mencari pesawat di dasar lau. Namun cuaca buruk menjadi penyebab upaya ini gagal, meski pihak SAR sudah mendeteksi beda logam ukuran sangat besar di dasar laut, yang diduga bagian dari pesaat airAsia. (bbc/theguardian)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kotawaringin Barat Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Kotawaringin Barat Kibarkan Bendera Setengah Tiang

News | Minggu, 04 Januari 2015 | 15:11 WIB

AirAsia Jatuh, PPP: Jangan Ada Isu Permainan

AirAsia Jatuh, PPP: Jangan Ada Isu Permainan

News | Minggu, 04 Januari 2015 | 14:26 WIB

Terkini

Tersangka Karhutla di Siak Ditangkap: Sempat Buron, Halangi Pemadaman demi Sawit

Tersangka Karhutla di Siak Ditangkap: Sempat Buron, Halangi Pemadaman demi Sawit

Riau | Senin, 21 September 2026 | 11:20 WIB

Jelajahi Blok M Hub Bareng BRIZZI ARKIV, Ada Kuliner, Seni, dan Hadiah Menarik

Jelajahi Blok M Hub Bareng BRIZZI ARKIV, Ada Kuliner, Seni, dan Hadiah Menarik

Jakarta | Senin, 21 September 2026 | 11:20 WIB

5 Mouse Gaming Wireless Murah dan Ringan, Cocok Buat Semua Game

5 Mouse Gaming Wireless Murah dan Ringan, Cocok Buat Semua Game

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 11:19 WIB

Serunya Seharian di Blok M Hub Bareng BRIZZI ARKIV, Kulineran hingga Berburu Hadiah

Serunya Seharian di Blok M Hub Bareng BRIZZI ARKIV, Kulineran hingga Berburu Hadiah

Lampung | Senin, 21 September 2026 | 11:17 WIB

Drakor What a Boss Wants Tayang November, Ini Daftar Pemain Utamanya!

Drakor What a Boss Wants Tayang November, Ini Daftar Pemain Utamanya!

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 11:16 WIB

Capres Wajib Didukung 2 Fraksi DPR, Pakar: Upaya Sistematis Bunuh Peluang Partai Kecil!

Capres Wajib Didukung 2 Fraksi DPR, Pakar: Upaya Sistematis Bunuh Peluang Partai Kecil!

News | Senin, 21 September 2026 | 11:15 WIB

Siapa Nofel Saleh Hilabi? Pria Diduga Mantan Tunangan Amanda Rigby Sebelum Bersama Andre Taulany

Siapa Nofel Saleh Hilabi? Pria Diduga Mantan Tunangan Amanda Rigby Sebelum Bersama Andre Taulany

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 11:15 WIB

Arti Weton Tunggak Semi Pembawa Rezeki Tak Pernah Putus

Arti Weton Tunggak Semi Pembawa Rezeki Tak Pernah Putus

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 11:15 WIB

Dari Water Station hingga Material Bekas, Bagaima Cara FestVent Kurangi Sampah

Dari Water Station hingga Material Bekas, Bagaima Cara FestVent Kurangi Sampah

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 11:14 WIB

Bitcoin Tembus US$81 Ribu, Sinyal 'Altcoin Season' Menguat di Tengah Reli Kripto?

Bitcoin Tembus US$81 Ribu, Sinyal 'Altcoin Season' Menguat di Tengah Reli Kripto?

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 11:13 WIB

×