Gubernur Bali Nilai Peringatan Australia Berlebihan

Liberty Jemadu

Rabu, 07 Januari 2015 | 11:37 WIB
Gubernur Bali Nilai Peringatan Australia Berlebihan
Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, dalam sebuah acara di Bali. [Antara/Nyoman Budhiana]

Suara.com - Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, meyakini peringatan melakukan perjalanan liburan ke Indonesia yang dikeluarkan Pemerintah Australia kepada warganya tidak akan terlalu memengaruhi kunjungan wisman ke Pulau Dewata.

"Saya kira tidak terlalu banyak karena Bali bagi orang Australia sudah menjadi second home atau rumah kedua. Apalagi kalau di sana lagi dingin, semua juga ke sini," katanya usai melantik pejabat struktural eselon II, III dan IV Pemprov Bali di Denpasar, Rabu (7/1/2015).

Sebelumnya diberitakan bahwa pemerintah Amerika Serikat dan Australia pada awal pekan ini mengeluarkan peringatan atau travel warning bari warganya untuk tidak bepergian ke Indonesia, khususnya ke Surabaya dan Bali karena adanya ancaman keamanan.

Tetapi menurut gubernur yang juga mantan kepala kepolisian daerah Bali itu, travel warning itu agak berlebihan, meskipun memang hak masing-masing negara untuk mengatur warganya.

Menurut dia, sejauh ini di Bali khususnya tidak ada masalah dari sisi keamanan, demikian juga dari sisi kesehatan juga baik. Di sisi lain, dia mengajak masyarakat Bali untuk senantiasa menjaga keamanan wilayah.

"Kita tidak bisa mengatakan datanglah ke Bali tetapi kita sendiri tidak bisa jaga. Tidak boleh begitu, harus sesuai dengan kondisi objektif kita," ujarnya.

Pastika mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir karena di tengah kondisi keterbukaan saat ini, kalau semua berjalan dengan baik dan lancar di Bali tentu tidak akan ada masalah.

"Zaman sekarang kita tidak bisa bohong, realitanya jelas kok, semua bisa dilihat. Kalau semua berjalan dengan baik, lancar, tidak ada masalah, kenapa mesti khawatir," ucapnya mempertanyakan.

Selain itu, lanjut dia, dari dulu Pemerintah Australia bolak-balik mengeluarkan travel warning, tetap saja warga dari Negeri Kanguru itu datang ke Bali.

Sebelumnya, Pemerintah Australia memberikan peringatan kepada warganya untuk tidak melakukan liburan ke Indonesia dalam waktu dekat ini. Mereka mewaspadai serangan yang akan dilakukan oleh teroris. Menurut mereka, tindakan terorisme bisa terjadi kapan saja.

Warga negara Australia selama ini menempati posisi tertinggi kunjungan wisman ke Bali. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Australia Juga Ingatkan Warganya yang Berkunjung ke Indonesia

Australia Juga Ingatkan Warganya yang Berkunjung ke Indonesia

News | Selasa, 06 Januari 2015 | 13:31 WIB

PBNU: Teroris, Koruptor dan Pengedar Narkoba Layak Dihukum Mati

PBNU: Teroris, Koruptor dan Pengedar Narkoba Layak Dihukum Mati

News | Jum'at, 26 Desember 2014 | 03:01 WIB

Penangkapan Terduga Teroris di Solo

Penangkapan Terduga Teroris di Solo

Foto | Rabu, 24 Desember 2014 | 11:15 WIB

Seorang Terduga Teroris Ditangkap di Sukoharjo, Jawa Tengah

Seorang Terduga Teroris Ditangkap di Sukoharjo, Jawa Tengah

News | Selasa, 23 Desember 2014 | 21:31 WIB

Dua Tersangka Teroris di Banyuwangi Terkait Dulmatin

Dua Tersangka Teroris di Banyuwangi Terkait Dulmatin

News | Selasa, 23 Desember 2014 | 20:47 WIB

Jelang Natal, Kapolri: Teroris Masih Bergerak

Jelang Natal, Kapolri: Teroris Masih Bergerak

News | Selasa, 23 Desember 2014 | 14:32 WIB

Martin Place di Sydney Ternyata Memang Sudah Diincar Teroris

Martin Place di Sydney Ternyata Memang Sudah Diincar Teroris

News | Senin, 15 Desember 2014 | 15:08 WIB

Polisi Tingkatkan Pengamanan Sekolah Asing di Solo

Polisi Tingkatkan Pengamanan Sekolah Asing di Solo

News | Jum'at, 07 November 2014 | 23:52 WIB

Kapolres: ISIS Tak Jauh Beda Dengan Gerakan Kartosuwiryo

Kapolres: ISIS Tak Jauh Beda Dengan Gerakan Kartosuwiryo

News | Kamis, 14 Agustus 2014 | 20:20 WIB

Terkini

Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat

Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:20 WIB

Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar

Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:50 WIB

Tak Perlu Tunggu 32 Tahun, Ray Rangkuti Ungkap Alasan Rezim Sekarang Lebih Cepat Digoyang

Tak Perlu Tunggu 32 Tahun, Ray Rangkuti Ungkap Alasan Rezim Sekarang Lebih Cepat Digoyang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:50 WIB

Gagal 'Pelaminan', Pasutri Pemilik WO Marwah Kini Berakhir di Sel Tahanan

Gagal 'Pelaminan', Pasutri Pemilik WO Marwah Kini Berakhir di Sel Tahanan

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:39 WIB

Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono

Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:15 WIB

Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'

Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:57 WIB

Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut

Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:53 WIB

KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo

KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:53 WIB

Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah

Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:48 WIB

Daftar Majelis Hakim PN Jakpus yang Bakal Adili Gugatan LCC MPR, Ada Sosok Ummi Kusuma Putri

Daftar Majelis Hakim PN Jakpus yang Bakal Adili Gugatan LCC MPR, Ada Sosok Ummi Kusuma Putri

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:27 WIB