Tim Pencari Siap Menyelam sampai 30 Meter ke Ekor AirAsia

Siswanto | Nur Ichsan | Suara.com

Rabu, 07 Januari 2015 | 13:30 WIB
Tim Pencari Siap Menyelam sampai 30 Meter ke Ekor AirAsia
Persiapan Penyelaman BSG (suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Direktur Operasional dan Latihan Badan SAR Nasional Supriyadi mengatakan tim penyelam telah mempersiapkan diri untuk terjun apabila patahan ekor pesawat AirAsia QZ8501 benar-benar ditemukan.

"Mereka sudah mencoba menyelam sedalam 10 meter, 20 meter dan 30 meter. Bila tidak ada masalah, berarti mereka siap menyelam," kata Supriyadi di Pangkalan Udara Iskandar, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Rabu (7/1/2015).

Supriyadi mengatakan fokus Basarnas adalah sebisa mungkin mengevakuasi jenazah korban. Apabila kotak hitam pesawat ditemukan, itu merupakan kewenangan tim investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi.

Menurut Supriyadi, tim di laut telah menemukan objek di dasar laut yang diduga patahan ekor pesawat. Objek tersebut berada di Sektor III pada kedalaman 33 meter.

"Objek tersebut ditemukan menggunakan sonar. Pinger Locater juga dilaporkan sudah berada di lokasi pencarian tetapi belum dioperasikan," tuturnya.

Pinger Locater merupakan alat untuk mengirimkan sinyal ke kotak hitam. Kotak hitam kemudian akan membalas sinyal tersebut sehingga lokasinya bisa diketahui. Kotak hotam dan rekaman data penerbangan berada di bagian ekor pesawat.

Proses pencarian dan evakuasi kecelakaan AirAsia QZ8501 memasuki hari ke-11 pada Rabu. Hingga siang hari, tim gabungan kembali menemukan satu jenazah penumpang pesawat yang naas.

Dengan begitu, jumlah korban yang telah dievakuasi telah mencapai 40 jenazah dan 39 di antaranya telah diterbangkan ke Surabaya untuk diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification yang bermarkas di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur.

Tim DVI telah berhasil mengidentifikasi 16 jenazah dan menyerahkan kepada keluarga korban. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jepang Kerahkan Dua Kapal yang Biasanya untuk Perangi Bajak Laut

Jepang Kerahkan Dua Kapal yang Biasanya untuk Perangi Bajak Laut

News | Rabu, 07 Januari 2015 | 13:23 WIB

Untuk Sementara, Susi Air Tak Boleh Terbang ke Pasaman Barat

Untuk Sementara, Susi Air Tak Boleh Terbang ke Pasaman Barat

News | Rabu, 07 Januari 2015 | 13:16 WIB

Tim Kapal Riset Baruna Jaya Masih Mati-matian Cari Black Box

Tim Kapal Riset Baruna Jaya Masih Mati-matian Cari Black Box

News | Rabu, 07 Januari 2015 | 12:27 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB