Tim Kapal Riset Baruna Jaya Masih Mati-matian Cari Black Box

Siswanto, Nur Ichsan

Rabu, 07 Januari 2015 | 12:27 WIB
Tim Kapal Riset Baruna Jaya Masih Mati-matian Cari Black Box
Tim KNKT memeriksa kesiapan alat 'ping locator' di atas Kapal Negara Andromeda sebelum bertolak dari Pelabuhan Kumai, Kalimantan Tengah, Selasa (6/1). (Antara)

Suara.com - Komite Nasional Keselamatan Transportasi dan tim yang menumpang Kapal Riset Baruna Jaya I milik Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, saat ini, masih mencari black box pesawat AirAsia nomor penerbangan QZ8501 di sejumlah area yang telah dipetakan Badan SAR Nasional, yakni di sekitar Selat Karimata, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

"KNKT dan tim kapal Baruna Jaya, sekarang sedang mati-matian cari lokasi dari black box," kata Kepala Badan SAR Nasional Bambang Soelistyo dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (7/1/2015).

Soelistyo mengatakan bahwa tim tersebutlah yang memiliki peralatan khusus untuk mendeteksi black box pesawat.

Black box ialah berisi perekam data dan suara yang bisa mengungkap apa yang sebenarnya terjadi dengan pesawat tipe Airbus A320-200 itu.

Soelistyo menambahkan, hari ini tim pencari kembali menemukan satu jenazah dan ekor pesawat.

"Saat ini, penyelam sedang siap-siap melakukan penyelaman di tempat yang sudah kita pastikan apakah masih ada korban atau tidak," katanya.

Soelistyo juga mengatakan zona pencarian telah diperluas karena jenazah dan pecahan pesawat diperkirakan sudah mulai menjauhi zona prioritas pertama.

"Tapi zona tambahan itu sudah masuk dalam perhitungan kita," katanya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Minggu (28/12/2014) pagi, pesawat AirAsia mengalami lost contact. Pesawat jenis Airbus A320 dengan rute Surabaya- Singapura mengalami lost contact pada pukul 06.17 WIB di sekitar Pulau Belitung pada titik koordinat 03°22’15”S - 109°41’28.” Pesawat itu bertolak dari Surabaya sekitar pukul 05.35 WIB dan seharusnya tiba di Bandara Changi Singapura pukul 08.30 waktu setempat.

Jumlah orang yang berada di dalam pesawat yang diketahui jatuh di Selat Karimata itu sebanyak 162 orang yang terdiri dari 138 dewasa, 16 anak-anak, satu bayi, dan tujuh awak pesawat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Basarnas Temukan Ekor Pesawat AirAsia QZ8501

Basarnas Temukan Ekor Pesawat AirAsia QZ8501

News | Rabu, 07 Januari 2015 | 12:26 WIB

Tim DVI Belum Dapatkan Sampel DNA Semua Penumpang dan Kru

Tim DVI Belum Dapatkan Sampel DNA Semua Penumpang dan Kru

News | Rabu, 07 Januari 2015 | 12:24 WIB

Dua Jenazah Tiba di RS Bhayangkara Surabaya

Dua Jenazah Tiba di RS Bhayangkara Surabaya

News | Rabu, 07 Januari 2015 | 12:20 WIB

Cerita Pilot Heli Super Puma TNI AU Menerjang Cuaca Buruk

Cerita Pilot Heli Super Puma TNI AU Menerjang Cuaca Buruk

News | Rabu, 07 Januari 2015 | 12:09 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×