Ungkap Kasus Enarotali, Mabes Polri Bentuk Tim Pencari Fakta

Laban Laisila

Kamis, 15 Januari 2015 | 06:35 WIB
Ungkap Kasus Enarotali, Mabes Polri Bentuk Tim Pencari Fakta
logo polri

Suara.com - Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia membentuk tim pencari fakta buat mengungkap kasus kerusuhan di Enarotali, Kabupaten Paniai, Papua, yang terjadi  pada akhir 2014 lalu dan  menewaskan empat warga sipil serta melukai puluhan warga lainnya.

Kapolda Papua Irjen Pol Yotje Mende  mengakui ada tim khusus yang dibentuk oleh Mabes Polri namun belum mengetahui pasti apakah tim tersebut sudah diturunkan ke lapangan atau belum.

Yotce Mende juga mengakui  pihaknya mengalami kesulitan dalam mengungkap kasus tersebut, karena kurang koperatifnya warga dalam memberikan keterangan.

"Ya terutama warga  yang saat itu berada disekitar TKP sulit memberikan keterangannya ke polisi.

Karenanya hingga saat ini kami belum menetapkan  tersangka dalam insiden yang terjadi tanggal 8 Desember 2014 lalu," katanya di Jayapura, Papua, Kamis (15/1/2015).

Meski diakui warga kurang kooperatif, namun saat  ini sudah 56 orang yang dimintai keterangan polisi. Dan ,dari jumlah tersebut  20 orang diantaranya berasal dari anggota polisi.

"Saya bisa memastikan pelaku penembakan bukan dari anggota polisi,"tegasnya.

Menurutnya, tidak mungkin peluru yang bersarang dari para korban berasal dari  anggota polisi karena senjata SS 1 yang dipegang anggota tidak bisa bekerja efektif dalam jarak 300 meter.

"Senjata SS 1 tidak akan efektif bila ditembak dari jarak 300 meter. Apalagi letak kantor Polsek Enarotali berada sekitar 300 meter dari posisi jenazah korban saat ditemukan," terangnya lagi.

Kasus kerusuhan yang terjadi 8 Desember 2014 di Enarotali, Kabupaten Paniai, berawal dari masalah lalu lintas sehingga menyebabkan warga melakukan aksi pemalangan diruas jalan Enarotali, namun saat palang dibuka warga menyerang pos Koramil hingga akhirnya ditemukan empat orang tewas.

Keempat korban yang tewas tertembak itu masing masing Yulian Yeimo, Simon Degei, Alpius Gobay dan Alpius Youw. (Lidya Salmah)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Divisi Hukum Mabes Polri Siap Dampingi Budi Gunawan

Divisi Hukum Mabes Polri Siap Dampingi Budi Gunawan

News | Selasa, 13 Januari 2015 | 18:42 WIB

Ini Orang yang Diduga Pelaku Penembakan Polisi di Papua

Ini Orang yang Diduga Pelaku Penembakan Polisi di Papua

News | Selasa, 13 Januari 2015 | 03:00 WIB

Peluru Aparat Tewaskan Warga Paniai Perlu Dibuktikan

Peluru Aparat Tewaskan Warga Paniai Perlu Dibuktikan

News | Jum'at, 09 Januari 2015 | 01:22 WIB

116 Pendukung Referendum Ditangkap di Timika

116 Pendukung Referendum Ditangkap di Timika

News | Rabu, 07 Januari 2015 | 18:21 WIB

Terkini

Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota

Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:22 WIB

Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:15 WIB

Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP

Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:07 WIB

Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan

Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:57 WIB

Pengamat Sebut Masa Depan Politik Gibran Sangat Bergantung pada Pengaruh Jokowi

Pengamat Sebut Masa Depan Politik Gibran Sangat Bergantung pada Pengaruh Jokowi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:56 WIB

Pemadaman Listrik Berakhir! PLN Umumkan Pasokan Mulai Stabil

Pemadaman Listrik Berakhir! PLN Umumkan Pasokan Mulai Stabil

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:51 WIB

Polisi Siagakan 3.761 Personel Gabungan untuk Amankan Aksi di Monas dan Gedung DPR

Polisi Siagakan 3.761 Personel Gabungan untuk Amankan Aksi di Monas dan Gedung DPR

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:50 WIB

Richard Muljadi Ditangkap Kasus Apa? Cucu Konglomerat Buronan Kejaksaan Terancam 8 Tahun di Bui

Richard Muljadi Ditangkap Kasus Apa? Cucu Konglomerat Buronan Kejaksaan Terancam 8 Tahun di Bui

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:48 WIB

Aduh! Perdamaian AS - Iran Terancam Beratakan karena Ancaman Donald Trump

Aduh! Perdamaian AS - Iran Terancam Beratakan karena Ancaman Donald Trump

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:39 WIB

Jakarta HUT ke-499, Gubernur Soroti Masalah Sampah di Tengah Perayaan di Monas

Jakarta HUT ke-499, Gubernur Soroti Masalah Sampah di Tengah Perayaan di Monas

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:18 WIB