Percakapan Pilot AirAsia sudah Didengar, Belum Ditranskrip

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 15 Januari 2015 | 18:53 WIB
Percakapan Pilot AirAsia sudah Didengar, Belum Ditranskrip
Ketua KNKT Tatang Kurniadi menunjukkan Cockpit Voice Recorder (CVR) pesawat AirAsia QZ8501 (Antara)

Suara.com - Hari ini, tim investigasi dari KNKT sudah mulai mendengarkan cockpit voice recorder atau CVR di black box pesawat AirAsia QZ8501.

"Jadi tadi pagi saya memang yang kerjakan duluan, lalu ada yang bilang sudah bocor, ada Allahu Akbar, kabarnya gimana Allahu Akbar-nya, jadi saya berkesimpulan ini banyak orang yang mancing-mancing," kata Ertata dalam konferensi pers di kantor KNKT, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (15/1/ 2015). Ertata adalah orang yang ditugaskan untuk menrakskrip isi rekaman.

"Intinya saya sudah mendengar bagaimana rekaman pesawat itu sebelum kecelakaan, bagaimana orang itu meninggal. Kalau itu sampai (rekaman) keluar, kita ngebayangin kalau terjadi ke keluarga kita, sudah itu tidak benar, bagaimana keluarganya mendengar orang yang merekayasa. Jadi sampai dengan detik ini tidak ada yang beredar, demi Tuhan tidak ada itu," Ertata menambahkan.

Walaupun CVR sudah didengarkan, Ketua tim investigasi AirAsia QZ8501 Marjono Siswosuwarno mengatakan KNKT melakukan transkrip atas percakapan di dalam alat tersebut.

"Proses transkrip belum mulai, baru mendengarkan, itu saja berpuluh-puluh kali, biar akurat, setiap suara kecil, kalau terganggu terpaksa kita harus memfilter bunyi gangguan," kata Marjono.

Marjono menambahkan sebelum black box AirAsia berhasil ditemukan, KNKT sudah lebih dahulu menerima air traffic controller atau ATC Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur.

"Sudah lama sejak sebelum black box-nya ditemukan. Tapi jangan tanya isinya bagaimana karena itu dirahasiakan," kata Marjono.

Minggu (28/12/2014) pagi, pesawat AirAsia mengalami lost contact. Pesawat jenis Airbus A320 dengan rute Surabaya- Singapura mengalami lost contact pada pukul 06.17 WIB di sekitar Pulau Belitung pada titik koordinat 03°22’15”S - 109°41’28.” Pesawat itu bertolak dari Surabaya sekitar pukul 05.35 WIB dan seharusnya tiba di Bandara Changi Singapura pukul 08.30 waktu setempat.

Ternyata pesawat itu jatuh di Selat Karimata, Kalimantan Tengah. Jumlah orang yang berada di dalam pesawat tersebut sebanyak 162 orang yang terdiri dari 138 dewasa, 16 anak-anak, satu bayi, dan tujuh awak pesawat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KNKT: Bohong, Rekaman Pilot AirAsia Teriak Allahu Akbar

KNKT: Bohong, Rekaman Pilot AirAsia Teriak Allahu Akbar

News | Kamis, 15 Januari 2015 | 18:30 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×