DPD Ingatkan Pemerintah Soal Dampak Perubahan Harga BBM di Daerah

Siswanto, Bagus Santosa

Selasa, 20 Januari 2015 | 10:02 WIB
DPD Ingatkan Pemerintah Soal Dampak Perubahan Harga BBM di Daerah
Nelayan [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Penurunan harga bahan bakar minyak tidak diikuti penurunan harga kebutuhan pokok dan biaya transportasi di daerah-daerah. Padahal, di saat bersamaan pemerintah juga menurunkan kembali harga elpiji 12 kilogram dan harga semen.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Farouk Muhammad mengingatkan pemerintah agar segera mengambil langkah antisipatif dan kebijakan integratif.

“Penyesuaian dua kali harga BBM ternyata belum mampu mengembalikan harga dan biaya seperti sediakala. Penurunan harga BBM tidak diikuti penurunan harga kebutuhan pokok dan biaya transportasi di daerah-daerah,” ujar guru besar Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian dan Universitas Indonesia ini di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/1/2015).

Presiden Joko Widodo meminta kepala daerah segera merespons penyesuaian harga BBM jenis premium dan solar dan dia berharap penurunannya berimbas pada turunnya harga kebutuhan pokok. Presiden mengumumkan penurunan kembali harga BBM di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (16/1/2015), tepat pukul 00.00 WIB tanggal 19 Januari 2015, premium Rp6.600 per liter dan solar Rp6.400 per liter. Selain BBM, pemerintah juga menurunkan harga elpiji 12 kilogram dan semen.

“Realitasnya, kenaikan harga BBM telah memicu kenaikan seluruh bahan kebutuhan pokok, termasuk biaya transportasi. Permasalahannya, ketika pemerintah menyesuaikan kembali harga BBM, harga-harga dan biaya-biaya itu tidak otomatis turun,” kata Farouk.

Oleh karena itu, senator asal Nusa Tenggara Barat ini mengingatkan pemerintah agar segera mengambil langkah antisipatif dan kebijakan integratif yang konsisten guna mengembalikan harga-harga dan biaya-biaya ke posisi semula.

Pemerintah juga diminta mencari solusi bersama kalangan dunia bisnis dan industri dan para pemangku kepentingan lainnya untuk menyiasati perubahan harga BBM yang terus menerus, mengingat pemerintah akan menyerahkan harga BBM kepada mekanisme pasar.

“Dunia bisnis dan industri membutuhkan kepastian harga BBM. Proses perumusan langkah dan kebijakan di pihak eksekutif sebaiknya dipertimbangkan seksama, karena sesungguhnya yang paling merasakan dampak harga BBM adalah masyarakat di lapisan bawah,” kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ganjar Minta Organda Sesuaikan Tarif Angkutan Umum

Ganjar Minta Organda Sesuaikan Tarif Angkutan Umum

News | Senin, 19 Januari 2015 | 16:39 WIB

Warga Jakarta Senang Harga Baru BBM Mulai Berlaku Hari Ini

Warga Jakarta Senang Harga Baru BBM Mulai Berlaku Hari Ini

News | Senin, 19 Januari 2015 | 07:06 WIB

Ini Penyebab Harga Barang Tetap Mahal Meski BBM Sudah Turun

Ini Penyebab Harga Barang Tetap Mahal Meski BBM Sudah Turun

Bisnis | Senin, 19 Januari 2015 | 06:59 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×