Adnan: Bila Bambang Mundur, Tak Pengaruhi Sepak Terjang KPK

Siswanto | Bagus Santosa | Suara.com

Minggu, 25 Januari 2015 | 10:59 WIB
Adnan: Bila Bambang Mundur, Tak Pengaruhi Sepak Terjang KPK
Masyarakat pendukung KPK melakukan aksi teatrikal mengenakan topeng wajah Bambang Widjojanto di gedung KPK, Jakarta, Sabtu (24/1). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja menegaskan bahwa kalau Bambang Widjojanto mundur dari jabatan Wakil Ketua KPK, hal itu tidak akan mempengaruhi sepak terjang KPK.

"Bambang diberhentikan, tidak ada pengaruhnya. (Pimpinan KPK) bertiga masih cukup. Seperti pada jaman SBY dulu ada pelaksana tugas (plt)," kata Adnan dalam acara car free day di Jakarta, Minggu (25/1/2015).

Seperti diketahui Bambang ditetapkan menjadi tersangka dugaan kasus mengarahkan saksi untuk memberikan keterangan palsu di Mahkamah Konstitusi dalam sengketa Pemilukada Kotawaringin, Kalimantan Barat, oleh Mabes Polri pada Jumat (23/1/2015). Bambang menyatakan siap mundur untuk menghormati proses hukum.

Adnan mengatakan sebenarnya kasus Bambang sudah lama selesai. Dulu kasusnya memang dilaporkan ke aparat penegak hukum, tapi kemudian dicabut. Tapi, di awal tahun 2015, kasus itu dilaporkan lagi ke polisi.

"Maka ada resiko yang mesti ditanggung para pelapor," kata dia.

Adnan berharap Presiden Joko Widodo meminta Polri menerbitkan surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) atas kasus yang disangkakan kepada Bambang.

Terhadap desakan SP3 kasus Bambang, saat ini, Presiden Jokowi tengah mempelajari kemungkinan untuk meminta Polri menerbitkannya.

"Yang perlu SP3 Pak Bambang. Kasus Pak Bambang sudah terjadi cukup lama, ini pola-pola rekayasa. Kita (KPK) tinggal sekian bulan," ujar Adnan.

Adnan menekankan bahwa "serangan" terhadap KPK belakangan ini atau di saat pimpinan KPK akan mengakhiri masa jabatan, akan semakin membuat KPK bersemangat untuk mengungkap kasus-kasus korupsi di Indonesia.

"Kami akan menyelesaikan tunggakan-tunggakan meski ketua banyak dikriminalisasi dan tinggal 11 bulan," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mubarok: KPK Dapat Simpati Publik, Polri Makin Konyol

Mubarok: KPK Dapat Simpati Publik, Polri Makin Konyol

News | Minggu, 25 Januari 2015 | 09:33 WIB

Terkini

Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan

Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:29 WIB

Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan

Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:25 WIB

Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan

Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:24 WIB

Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut

Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:14 WIB

Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi

Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:09 WIB

Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?

Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:09 WIB

Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan

Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:02 WIB

Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah

Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:55 WIB

Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026

Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:51 WIB

DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan

DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:49 WIB