Hasto: Pertemuan Kader PDIP di Teuku Umar Cuma Persiapan Kongres

Ardi Mandiri

Jum'at, 30 Januari 2015 | 00:42 WIB
Hasto: Pertemuan Kader PDIP di Teuku Umar Cuma Persiapan Kongres
Plt Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Plt Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto membantah Presiden Joko Widodo telah menyambangi kediaman Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar No 27A, Jakarta, Kamis (29/1/2015) malam.

"Presiden Jokowi dipastikan malam ini tidak hadir," ujar Hasto seusai bertandang ke kediaman Megawati itu, Kamis malam.

Pernyataan Hasto terkait adanya mobil Innova yang sempat masuk ke kediaman Megawati yang diduga tumpangan Jokowi.

Menurut Hasto, mobil jenis itu merupakan kendaraan rakyat sehingga banyak yang menggunakan, tidak hanya Presiden.

Hasto mengatakan, pada Kamis malam, memang banyak tamu yang hadir ke kediaman Megawati, termasuk dari kalangan kader PDIP. Namun dia mengatakan pertemuan di rumah Megawati membicarakan persiapan Kongres PDIP yang akan berlangsung tahun ini, serta terkait dinamika politik di DPR soal RAPBNP.

Sementara itu terkait pertemuan Jokowi dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto di Istana Bogor, Kamis sore, Hasto mengatakan bahwa Megawati sama sekali tidak berkomentar terkait hal tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengacara BG Minta Jokowi Abaikan Rekomendasi Tim Independen

Pengacara BG Minta Jokowi Abaikan Rekomendasi Tim Independen

News | Jum'at, 30 Januari 2015 | 00:03 WIB

Kamis Malam, Hasto Kristiyanto Temui Megawati

Kamis Malam, Hasto Kristiyanto Temui Megawati

News | Kamis, 29 Januari 2015 | 22:30 WIB

Terkini

Kuota Produksi Vale Dipangkas, Bahlil: Mereka Buat Laporan Sembarangan!

Kuota Produksi Vale Dipangkas, Bahlil: Mereka Buat Laporan Sembarangan!

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:49 WIB

7 Perusahaan Lagi Antre IPO Tahun Ini

7 Perusahaan Lagi Antre IPO Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:42 WIB

Hilirisasi Agro Berpotensi Tambah PDB hingga 10 Kali Lipat, Ini Strateginya

Hilirisasi Agro Berpotensi Tambah PDB hingga 10 Kali Lipat, Ini Strateginya

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:39 WIB

7 Cara Memakai Air Mawar sebagai Setting Spray agar Makeup Tidak Crack

7 Cara Memakai Air Mawar sebagai Setting Spray agar Makeup Tidak Crack

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 08:36 WIB

Jenius Catat Transaksi Valas hingga Nabung Jadi Andalan Pengguna

Jenius Catat Transaksi Valas hingga Nabung Jadi Andalan Pengguna

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:35 WIB

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 08:22 WIB

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:21 WIB

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:20 WIB

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:09 WIB

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

News | Kamis, 17 September 2026 | 08:08 WIB

×