4 Korban AirAsia Berhasil Diidentifikasi

Ririn Indriani

Sabtu, 31 Januari 2015 | 18:13 WIB
4 Korban AirAsia Berhasil Diidentifikasi
Korban AirAsia. (Suara.com/ Kurniawan Mas'ud)

Suara.com - Memasuki hari ke-35 pasca-hilangnya pesawat AirAsia QZ8501 di Selat Karimata, tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur, berhasil mengidentifikasi empat korban AirAsia.

Empat korban AirAsia yang berhasil diidentifikasi adalah Nanang Priyo Widodo (44), lelaki asal Malang, Indah Nurwatie (31), perempuan asal Malang, Adrian Fernando (13), lelaki asal Surabaya dan Viona Florensa Abraham (19), perempuan asal Maluku.

Ketua tim DVI Polda Jawa Timur, Kombes Pol Budiyono mengatakan, secara berurutan keempat korban AirAsia QZ8501 yang berhasil diidentifikasi berlabel B058, B059, B060 dan B061.

Menurut dia, secara umum keempat korban ini teridentifikasi berdasarkan sampel DNA, serta metode sekunder seperti properti yang digunakan.

Korban yang bernama Nanang Priyo Widodo, berhasil diidentifikasi setelah analisa DNA yang dibandingkan dengan anak kandung korban. Analisa DNA ini diperkuat oleh metode sekunder properti, berupa cincin kawin bertuliskan Tyas, nama istrinya.

Data lain yang memperkuat identitas Nanang adalah KTP dan SIM, serta ciri antropologis, yaitu kesamaan jenis kelamin dan tinggi badan. Data tambahan lainnya didapat dari analisis CCTV

Indah Nurwatie, korban asal Malang, identifikasinya dikenali melalui sampel DNA dengan pembanding orang tua kandungnya. Identifikasi dengan metode primer gigi juga cocok dengan data ante mortem korban semasa hidup.

Adrian Fernando, yang berasal dari Surabaya, identitasnya dikenali melalui analisis dengan pembanding ibu kandungnya. Diperkuat juga oleh data medis antropologi berupa kesamaan, usia, tinggi badan, jenis kelamin, serta properti dari pengamatan CCTV.

Korban Viona Florensa Abraham yang berasal dari Maluku, juga teridentifikasi dari DNA pembanding ayah kandungnya.

"Semua korban yang berhasil diidentifikasi adalah berkat sampel DNA, serta metode sekunder," ujar Budiyono, Sabtu (31/1/2015).

Dengan berhasilnya identifikasi empat korban AirAsia pada hari ini, berarti sudah ada 64 korban yang berhasil diidentifikasi dan ada 12 korban yang masih menjalani proses pendalaman dan identifikasi. Total sudah 76 korban AirAsia yang berhasil dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara, Surabaya. (Yovie Wicaksono)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tiba di Surabaya, 2 Korban AirAsia Langsung Diidentifikasi

Tiba di Surabaya, 2 Korban AirAsia Langsung Diidentifikasi

News | Sabtu, 31 Januari 2015 | 15:38 WIB

PBB Akan Wajibkan Semua Pesawat Sipil Kirim Sinyal Tiap 15 Menit

PBB Akan Wajibkan Semua Pesawat Sipil Kirim Sinyal Tiap 15 Menit

News | Sabtu, 31 Januari 2015 | 15:26 WIB

Terkini

Bedah Buku 'Sebilah Lidah': Ketika Puisi Menelanjangi Sisi Gelap Manusia Modern

Bedah Buku 'Sebilah Lidah': Ketika Puisi Menelanjangi Sisi Gelap Manusia Modern

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 14:04 WIB

Momen Presiden Prabowo Duduk Bareng Siswa saat Jajal LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai

Momen Presiden Prabowo Duduk Bareng Siswa saat Jajal LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:03 WIB

SEJARAH! WNI Jadi Pelanggar Buang Puntung Rokok Sembarangan Pertama yang Dipenjara di Malaysia

SEJARAH! WNI Jadi Pelanggar Buang Puntung Rokok Sembarangan Pertama yang Dipenjara di Malaysia

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:01 WIB

Batu Bara Masih Jadi Andalan, Transisi Energi Disiapkan Bertahap ke Gas dan Hidrogen

Batu Bara Masih Jadi Andalan, Transisi Energi Disiapkan Bertahap ke Gas dan Hidrogen

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 14:01 WIB

Linggis Ditangkap Terkait Bentrokan Berdarah Tewaskan 2 Orang di Batam

Linggis Ditangkap Terkait Bentrokan Berdarah Tewaskan 2 Orang di Batam

Batam | Rabu, 16 September 2026 | 14:00 WIB

Mengulas Memoar Educated: Ketika Pendidikan Menjadi Jalan Keluar

Mengulas Memoar Educated: Ketika Pendidikan Menjadi Jalan Keluar

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 14:00 WIB

Tewaskan Junior di Mess Lanud Halim, 4 Anggota TNI AU Terancam Sanksi Pemecatan

Tewaskan Junior di Mess Lanud Halim, 4 Anggota TNI AU Terancam Sanksi Pemecatan

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:59 WIB

El Nino Picu Krisis Listrik di Sulawesi, Kementerian ESDM Akan Panggil PLN

El Nino Picu Krisis Listrik di Sulawesi, Kementerian ESDM Akan Panggil PLN

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:57 WIB

Membongkar APBN Kredibel di Era Suahasil: Bukan Sekadar Defisit di Bawah 3%

Membongkar APBN Kredibel di Era Suahasil: Bukan Sekadar Defisit di Bawah 3%

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:56 WIB

Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak

Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak

Kalbar | Rabu, 16 September 2026 | 13:55 WIB

×