Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal PKS Fahri Hamzah mengatakan beredarnya foto pertemuan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani dengan elite partai anggota Koalisi Merah Putih tidak perlu dipolitisir.
Fahri mengatakan pertemuan putri Megawati Soekarnoputri dengan elite partai itu hanya dalam rangka menghadiri acara pernikahan Ahmad Riyaldi. Ahmad adalah anggota Fraksi PKS dan pernah duduk di Komisi VII DPR.
Fahri mengatakan Ahmad selama ini banyak memiliki kenalan tokoh-tokoh politik, mengingat dulu dia ikut mem-backup Presiden PKS Anis Matta.
"Itu hubungan pribadi jangan politisir pernikahan itu. Kebetulan Pak Ahmad Rilyadi pernah di komisi VII DPR. Waktu Pak Anis mundur jadi pimpinan dewan, dia (Ahmad Riyaldi) back up partai. Tempel Pak Anis sehingga dia dalam kapasitas back up Pak Anis, dia kenal semua (tokoh politik). Kenal Pak Ical, Pak Prabowo, Puan dan teman-teman PDI Perjuangan," kata Fahri di DPR, Jakarta, Senin (2/2/2015).
Dikonfirmasi secara terpisah soal foto Puan dan elite Koalisi Merah Putih, Ketua DPD Jawa Barat PDI Perjuangan TB Hasanuddin mengatakan tidak ada hal yang khusus dari foto itu.
Ia mengatakan dunia politik tak selamanya kaku seperti perang. Momen pertemuan seperti itu, katanya, bisa terjadi.
"Politik jangan disamakan dengan pertempuran, kami di sini menyatu makan bareng, diskusi, ngobrol lagian Puan juga banyak temennya, tapi kalau sudah soal politik dia itulah beda. Kita semua dekat dengan banyak pihak," kata Hasanuddin.