KPK Tahan Sutan Bhatoegana di Rutan Salemba

Siswanto | Nikolaus Tolen | Suara.com

Senin, 02 Februari 2015 | 19:13 WIB
KPK Tahan Sutan Bhatoegana di Rutan Salemba
Sutan Bhatoegana kembali diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (20/1). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi, Senin (2/2/2015) petang, menahan mantan Ketua Komisi VII DPR Sutan Bhatoegana setelah enam kali diperiksa sebagai tersangka perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait dengan pembahasan APBN-Perubahan 2013 di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Mantan politisi Demokrat ini keluar dari gedung KPK pada pukul 18.45 WIB. Ia mengenakan seragam orange tahanan KPK dan tak memberikan komentar apapun kepada wartawan.

Di tengah kerumunan wartawan, Sutan sempat disambut oleh mobil pribadinya, namun sayang mobil tahanan KPK-lah yang mengangkutnya ke tahanan KPK.

Penahanannya pada sore hari ini sudah disiapkanya sebelumnya, dimana hal tersebut disampaikan bekas Ketua Komisi Energi DPR ini saat tiba di gedung KPK pagi tadi.

"Hanya pemeriksaan lanjutan, saya diperiksa sebagai tersangka lagi Dan saya siap apapun yang terjadi," kata politikus Partai Demokrat itu. 

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Zulkarnaen mengatakan penyelesaian perkara dugaan korupsi yang menjerat Sutan Bhatoegana dikebut. 

"Kami mendesak penyidik untuk mempercepat," ujar Zulkarnaen.

Zulkarnaen menyatakan akan ada pengembangan penyidikan kasus Sutan ini.

"Pengembangannya ke pihak-pihak terkait yang menerima aliran dana," ujarnya. 

Menurut dia, penyidikan ini berkorelasi dengan kasus yang menjerat bekas Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi Rudi Rubiandini.

Dalam sidang, Rudi Rubiandini terungkap pernah memberi uang US$ 200 ribu untuk Sutan melalui anggota Komisi Energi DPR, Tri Yulianto.

Menurut Rudi, uang itu merupakan tunjangan hari raya untuk anggota Komisi Energi. Mantan Kepala Biro Keuangan Kementerian Energi, Didi Dwi Sutrisnohadi, pun mengaku memberikan tas berisi amplop yang memuat uang 140 ribu dolar AS yang ditujukan kepada pimpinan, anggota, dan Sekretariat Komisi Energi DPR.

Uang itu diberikan kepada anggota staf khusus Sutan, Irianto. Irianto bahkan menandatangani tanda terima uang tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Usut Kasus Sutan, KPK Periksa Direktur Marketing

Usut Kasus Sutan, KPK Periksa Direktur Marketing

News | Jum'at, 21 November 2014 | 12:14 WIB

Diperiksa 11 Jam, Sutan Ditanya Proses Anggaran

Diperiksa 11 Jam, Sutan Ditanya Proses Anggaran

News | Senin, 17 November 2014 | 23:09 WIB

Terkini

AS Langgar Gencatan Senjata, Militer Iran Panaskan Mesin Siap untuk Perang Lagi

AS Langgar Gencatan Senjata, Militer Iran Panaskan Mesin Siap untuk Perang Lagi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:12 WIB

Teka-teki Sisa Tiner di Balik Kebakaran Maut Rumah Anggota BPK Haerul Saleh

Teka-teki Sisa Tiner di Balik Kebakaran Maut Rumah Anggota BPK Haerul Saleh

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:11 WIB

Perang AS-Israel vs Iran Guncang ASEAN, Presiden Filipina Desak Negara Asia Tenggara Bersatu

Perang AS-Israel vs Iran Guncang ASEAN, Presiden Filipina Desak Negara Asia Tenggara Bersatu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:03 WIB

Argentina Darurat Wabah Hantavirus, Puluhan Orang Terjangkit

Argentina Darurat Wabah Hantavirus, Puluhan Orang Terjangkit

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:53 WIB

Rektor UI Tegaskan Kampus Tak Boleh Asal Jalankan Program Makan Bergizi Gratis

Rektor UI Tegaskan Kampus Tak Boleh Asal Jalankan Program Makan Bergizi Gratis

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:53 WIB

9 Fakta Maut Erupsi Gunung Dukono: Pendakian Terlarang Berujung Tragedi

9 Fakta Maut Erupsi Gunung Dukono: Pendakian Terlarang Berujung Tragedi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:50 WIB

Di KTT ASEAN, Prabowo Sebut Diversifikasi Energi Kini Jadi Kebutuhan Mendesak

Di KTT ASEAN, Prabowo Sebut Diversifikasi Energi Kini Jadi Kebutuhan Mendesak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:46 WIB

Respons Kejagung Soal Vonis Bebas Tiga Terdakwa Kredit Sritex

Respons Kejagung Soal Vonis Bebas Tiga Terdakwa Kredit Sritex

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:43 WIB

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Penipuan Investasi Daring di Batam

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Penipuan Investasi Daring di Batam

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:39 WIB

Lebih Ganas dari PMK! Ancaman Penyakit BEF Hantui Sapi Kurban di Bekasi: Telat Sehari Bisa Mati

Lebih Ganas dari PMK! Ancaman Penyakit BEF Hantui Sapi Kurban di Bekasi: Telat Sehari Bisa Mati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:16 WIB