Perwira Polri Dianiaya TNI AL, Kadispenal: Oknum Acungkan Pistol

Laban Laisila | Suara.com

Minggu, 08 Februari 2015 | 23:57 WIB
Perwira Polri Dianiaya TNI AL, Kadispenal: Oknum Acungkan Pistol
Ilustrasi pistol. [Shutterstock]

Suara.com - Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Manahan Simorangkir menjelaskan kasus dugaan kasus penganiayaan dua perwira Polri saat ada razia gabungan antara POM TNI AL dan Propam Polri di salah satu Cafe di SCBD, Jakarta Selatan, dimana salah satu oknum polisi mengacungkan pistol.

"Karena membela diri, anggota tim patroli melakukan pemukulan kepada anggota Polri yang tidak mengeluarkan identitas dirinya," kata Manahan ketika dikonfirmasi, di Jakarta, Minggu (8/2/2016).

Dia menjelaskan operasi gabungan penegakan ketertiban sesuai dengan perintah Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko, dimana razia tersebut oleh Puspomal, yang diikuti oleh personel gabungan berjumlah 48 orang terdiri dari Pomal, Pomau, Pomad dan Propam Polri, untuk melakukan razia ke tempat-tempat hiburan malam.

Pada saat kejadian, kata dia, di salah satu tempat hiburan dalam ruangan terdapat lima orang dan beberapa perempuan yang oleh tim dimintai identitasnya, namun tidak mau memberikan.

"Bahkan, salah seorang mengacungkan pistol. Setelah ditangkap, baru mereka mengaku anggota Polri. Kita sempat ajukan saran untuk tes urine tapi mereka nggak mau. Kita ada kok bukti-bukti, foto lengkap," jelas Manahan.

Dia menduga orang tersebut menggunakan obat karena tidak mau di tes urine. Kemudian Dir PMJ Polda Metro Jaya datang ke Puspomal untuk menjemput orang tersebut dan meminta agar foto-foto yang ada untuk dihapus dan dilakukan perdamaian dengan tidak saling menuntut.

Sebelumnya, sejumlah personel TNI AL diadukan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penganiayaan terhadap tiga perwira polisi di salah satu kafe kawasan SCBD, Jakarta Selatan.

"Kami sesalkan tindakan oknum anggota TNI AL padahal anggota kami dalam rangka dinas," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Heru Pranoto, di Jakarta Minggu (8/2/2015).

Walau begitu, Pranoto mengungkapkan bahwa personel TNI AL yang diduga terlibat penganiayaan telah menyampaikan permohonan maaf saat pejabat Polda Metro Jaya mengunjungi PM AL.

Sebelumnya, tiga perwira kepolisian yaitu Khadafi, Komisaris Polisi Budi Hermanto, dan Inspektur Satu Polisi Rovan (anggota Subdit Jatanras Ditrekrimum Polda Metro Jaya) menjadi korban penganiayaan di salah satu kafe kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Jumat dini hari (6/2/2015).

Mereka ada di kafe saat tim gabungan TNI dan Provost Kepolisian Indonesia merazia kafe itu. Personel TNI dan Kepolisian Indonesia, secara aturan resmi, dilarang nongkrong di kafe, bar, atau tempat hiburan malam.

Penganiayaan terjadi saat Khadafi menanyakan pimpinan anggota gabungan yang merazia. Bahkan surat perintah tugas ketiga anggota itu diperlihatkan juga.

Karena dianggap melawan, sejumlah anggota yang merazia menganiaya Khadafi hingga luka serius. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anggotanya Dihajar Oknum TNI, Polda Metro Tempuh Jalur Hukum

Anggotanya Dihajar Oknum TNI, Polda Metro Tempuh Jalur Hukum

News | Minggu, 08 Februari 2015 | 18:13 WIB

Anggota Polisi Pembakar Lelaki Hidup-hidup Telah Ditangkap

Anggota Polisi Pembakar Lelaki Hidup-hidup Telah Ditangkap

News | Sabtu, 17 Januari 2015 | 23:49 WIB

Eksekusi Lahan TNI AL

Eksekusi Lahan TNI AL

Foto | Rabu, 14 Januari 2015 | 15:24 WIB

Balon Pengangkat AirAsia QZ8501

Balon Pengangkat AirAsia QZ8501

Foto | Jum'at, 09 Januari 2015 | 05:50 WIB

Pengakuan Buruh Pabrik yang Disiksa Polisi

Pengakuan Buruh Pabrik yang Disiksa Polisi

News | Minggu, 06 Juli 2014 | 15:30 WIB

Terkini

Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray

Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:34 WIB

Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel

Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:24 WIB

Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku

Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:20 WIB

Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah

Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:05 WIB

Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan

Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 21:34 WIB

Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya

Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 21:26 WIB

"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres

"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 21:10 WIB

Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar

Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:40 WIB

Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW

Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:12 WIB

Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan

Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:06 WIB