Terkait Penembakan di Kopenhagen, Polisi Tewaskan Seorang Lelaki

Arsito Hidayatullah

Minggu, 15 Februari 2015 | 12:49 WIB
Terkait Penembakan di Kopenhagen, Polisi Tewaskan Seorang Lelaki
Aparat dan kendaraan polisi tampak ditempatkan di sepanjang jalan di pusat kota Kopenhagen, Denmark, usai kejadian penembakan yang diduga aksi teror, Sabtu (14/2/2015). [Reuters/Martin Sylvest]

Suara.com - Aparat kepolisian Denmark dilaporkan baru saja menembak mati seorang lelaki di Kopenhagen, Minggu (15/2/2015) dini hari waktu setempat, di sekitar lokasi penyerangan bersenjata yang menewaskan dua orang dan melukai lima polisi. Hal itu sebagaimana informasi yang dikutip Reuters dari akun Twitter kepolisian setempat, Minggu (15/2).

"Lelaki itu dihentikan. Dia melepaskan tembakan ke arah polisi, dan lantas ditembak mati. Lelaki itu tewas. Tidak ada anggota polisi yang tertembak," ungkap pihak kepolisian menyampaikan soal baku tembak di kawasan Norrebro itu.

Sebelumnya diketahui, beberapa jam lalu baru saja terjadi dua peristiwa penyerangan bersenjata di Kopenhagen, yang salah satunya oleh saksi mata digambarkan mirip kejadian Charlie Hebdo. Dalam kejadian pertama di sebuah kafe yang tengah menggelar diskusi dengan pembicara seniman kontroversial yang pernah menggambar kartun Nabi Muhammad SAW, satu orang dilaporkan tewas dan beberapa polisi terluka. Beberapa jam kemudian, terjadi pula penembakan bersenjata di sebuah tempat ibadah kaum Yahudi, dengan satu korban sejauh ini disebutkan tewas.

Pada kejadian di kafe yang berlangsung Sabtu (14/2) siang waktu setempat, disebutkan bahwa saat itu tengah hadir kartunis asal Swedia, Lars Vilks, yang sebelumnya sudah pernah menerima ancaman mati terkait kartun Nabi Muhammad SAW yang dibuatnya. Selain sang kartunis, saat itu juga disebutkan hadir Dubes Prancis untuk Denmark, Francois Zimeray.

Menurut keterangan saksi, belum juga selesai bagian perkenalan dan pembukaan acara itu, tiba-tiba terdengar puluhan tembakan. Tembakan yang berasal dari luar itu mengarah ke dalam kafe. Polisi sejauh ini menduga Vilks yang saat itu berbicara menjadi target utama tembakan tersebut. Namun korban tewas di kejadian itu justru seorang lelaki berusia 55 tahun.

"Kami merasa pasti saat ini bahwa itu adalah sebuah serangan bermotif politik, dan karenanya itu merupakan sebuah serangan teroris," ungkap Perdana Menteri (PM) Denmark, Helle Thorning-Schmidt, beberapa saat kemudian kepada wartawan.

Menurut polisi pula, penembak di kafe itu lantas kabur dengan menaiki sebuah mobil Volkswagen Polo. Perburuan besar-besaran oleh aparat pun kemudian  berlangsung, dengan jalanan Kopenhagen segera dipenuhi kendaraan lapis baja dan aparat, serta helikopter yang beterbangan di udara.

Namun justru beberapa jam setelah itu, saat malam tiba, giliran penembakan kedua terjadi di sebuah tempat peribadatan kaum Yahudi, di lokasi yang tak begitu jauh dari kejadian pertama. Seorang lelaki dilaporkan ditembak di bagian kepala dalam peristiwa ini dan belakangan dipastikan tewas, sementara dua petugas polisi juga terluka. [Reuters]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penolong Sandera dalam Pembantaian Paris Dapat Hadiah Istimewa

Penolong Sandera dalam Pembantaian Paris Dapat Hadiah Istimewa

News | Rabu, 21 Januari 2015 | 03:15 WIB

Terkini

Ironi Korupsi Haji: Bos Maktour Absen Diperiksa KPK Karena Sedang Ibadah di Arab Saudi

Ironi Korupsi Haji: Bos Maktour Absen Diperiksa KPK Karena Sedang Ibadah di Arab Saudi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:32 WIB

Tak Sesuai Fakta, Seskab Teddy Dinilai Overclaim Soal Nilai Investasi Buah Diplomasi Prabowo

Tak Sesuai Fakta, Seskab Teddy Dinilai Overclaim Soal Nilai Investasi Buah Diplomasi Prabowo

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:32 WIB

Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal

Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:20 WIB

Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba

Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:13 WIB

Berkas Lengkap! Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Berkas Lengkap! Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:11 WIB

Kritik Rencana MBG untuk Anak Sekolah Indonesia di Arab, DPR: Urus Dulu yang di Dalam Negeri

Kritik Rencana MBG untuk Anak Sekolah Indonesia di Arab, DPR: Urus Dulu yang di Dalam Negeri

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:06 WIB

Kasus Riset Palsu di Denmark, Mendiktisaintek Temukan Dugaan Pencatutan Nama Kampus

Kasus Riset Palsu di Denmark, Mendiktisaintek Temukan Dugaan Pencatutan Nama Kampus

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:03 WIB

Nadiem Makarim: Jadi Menteri Umur 35 Tanpa Pengalaman, Banyak yang Tersinggung

Nadiem Makarim: Jadi Menteri Umur 35 Tanpa Pengalaman, Banyak yang Tersinggung

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:48 WIB

Balita Meninggal Usai Tindakan Sedasi di RSUD Prambanan, Keluarga Laporkan Dugaan Malapraktik

Balita Meninggal Usai Tindakan Sedasi di RSUD Prambanan, Keluarga Laporkan Dugaan Malapraktik

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:48 WIB

Viral 'Pulau Sampah' di Muara Angke: Bagaimana Berakhir di Sana dan Apa Bahaya Tersembunyinya?

Viral 'Pulau Sampah' di Muara Angke: Bagaimana Berakhir di Sana dan Apa Bahaya Tersembunyinya?

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:48 WIB