Ini Dia Pejuang ISIS yang Tampan dan 'Macho'

Doddy Rosadi | Suara.com

Kamis, 26 Februari 2015 | 13:29 WIB
Ini Dia Pejuang ISIS yang Tampan dan 'Macho'
Islam Yaken. (Twitter)

Suara.com - Perkenalkan Islam Yaken, anggota kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang mendapat julukan “hipster jihadi.”

Yaken dikabarkan meninggalkan kehidupannya yang glamor di Kairo, Mesir demi bergabung dengan kelompok radikal tersebut. Yaken adalah lelaki keturunan Afrika-Arab yang dikenal trendy.

Dia mulai naik daun ketika foto-fotonya beredar di dunia maya. Tidak ada yang menyangka ketika cerita tentang Yaken yang meninggalkan keluarganya di Kairo untuk menjadi pejuang ISIS.

“Kisah tentang Islam Yaken sangat mengerikan. Dia adalah teman sekolah saya,” kata salah satu teman sekolah Yaken.

Yaken sekolah di French Lycee di Heliopolis, salah satu sekolah terbama di Kairo. Dia bisa bahasa Inggris, Prancis dan Arab. Lulus dari sekolah itu, Yaken masuk ke Universitas Ain Shams dan lulus dengan gelar sarjana hukum, tahun lalu.

Yaken mengunggah foto tentang kehidupannya di VK.com, jaringan media sosial di Eropa. Dia mengunggah fotonya yang tidak mengenakan baju di Balance Gym sambil memperlihatkan otot-ototnya. Bukan itu saja, Yaken juga mengunggah video dirinya yang tengah berolahraga.

Dalam kicauannya pada 2011, Yaken memperlihatkan kehidupannya yang sekuler.

“Ciuman bisa membakar 6,4 kalori per menit,” katanya.

Salah satu temannya mengaku telah kehilangan kontak dengan Yaken.

“Dia orang yang sangat dihormati. Yaken adalah laki-laki yang humoris, dia selalu membuat guyonan dan membuat orang tersenyum,” kata salah satu temannya.

Karena itu, sahabatnya tersebut mengaku terkejut ketika tahu Yaken bergabung dengan ISIS sebagai jihadis. Kini, Yaken menggunakan akun media sosialnya dalam menggambarkan taktik kekerasan yang dilakukan ISIS.

Di akun Twitter-nya, Yaken bisa dilihat tengah menenteng senjata api di bahunya. Tidak jarang Yaken mengunggah foto bersama jenazah. Salah satu fotonya yang sadis adalah ketika menampilkan dua kepala manusia di dalam keranjang.

Yaken juga berusaha meyakinkan keluarganya agar mau bergabung dengan dirinya di kota Raqqa.

“Saya berbicara dengan ibu saya dan meminta dia untuk bergabung di sini. Dia bisa makan dan minum serta belajar di sini, dengan keluarga dan semuanya,” kata Yaken.

Yaken juga tidak peduli dengan kritik yang ditujukan kepada dirinya.

“Beberapa orang menghina saya, itu hal yang normal. Tetapi, ada dua orang yang menghina agama kami dan saya sarankan kepada mereka bahwa ketika Tuhan membukakan Mesir kepada kami, apabila mereka masih hidup, maka kami akan menekan tombol hapus untuk mereka,” ujar Yaken.

Lelaki modis itu kini sudah berubah menjadi pejuang ISIS tampan yang macho dan tidak segan-segan untuk membunuh siapa pun yan berbeda aliran dengannya. (NYDailynews/Telegraph/Al Arabiya)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Netanyahu Sebut Donald Trump Sepakat Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir

Netanyahu Sebut Donald Trump Sepakat Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir

News | Senin, 25 Mei 2026 | 07:30 WIB

Buntut Penjemputan Paksa Putri Ahmad Bahar, Komisi III Desak Usut Dugaan Intimidasi di Markas GRIB

Buntut Penjemputan Paksa Putri Ahmad Bahar, Komisi III Desak Usut Dugaan Intimidasi di Markas GRIB

News | Senin, 25 Mei 2026 | 07:26 WIB

Lukman Hakim Singgung Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi': Balas dengan Karya, Bukan Represif

Lukman Hakim Singgung Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi': Balas dengan Karya, Bukan Represif

News | Senin, 25 Mei 2026 | 07:10 WIB

Bongkar Horor Penjara Israel, Maimon Herawati: Relawan Disiksa, Dokter Tewas Diperkosa

Bongkar Horor Penjara Israel, Maimon Herawati: Relawan Disiksa, Dokter Tewas Diperkosa

News | Senin, 25 Mei 2026 | 06:45 WIB

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:56 WIB

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:47 WIB

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:22 WIB

Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur

Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:42 WIB

Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres

Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:39 WIB

'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel

'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:12 WIB