Sekjen PBB Desak AS-Israel Hentikan Serangan ke Iran, Risiko Perang Regional Sangat Nyata

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:35 WIB
Sekjen PBB Desak AS-Israel Hentikan Serangan ke Iran, Risiko Perang Regional Sangat Nyata
Sekjen PBB Antonio Guterres. [AFP]
Baca 10 detik
  • Sekjen PBB desak AS, Israel, dan Iran hentikan permusuhan militer segera.
  • António Guterres peringatkan risiko konflik regional luas akibat eskalasi di Timur Tengah.
  • PBB kutuk aksi militer di Timur Tengah dan ajak kembali jalur diplomasi.

Suara.com - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres, secara tegas mendesak penghentian segera permusuhan militer antara Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Langkah ini menyusul gelombang serangan yang mengguncang kawasan Timur Tengah pada akhir pekan lalu.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis Sabtu (28/2/2026), Guterres tidak hanya mengecam aksi militer yang dilancarkan Washington dan Tel Aviv, tetapi juga menyoroti risiko meluasnya konflik akibat aksi saling serang antarpihak di kawasan tersebut.

Pernyataan ini disampaikan dalam pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB di New York, di mana para anggota tengah mengevaluasi eskalasi terbaru.

“Saya menyerukan penghentian segera permusuhan (cessation) dan deeskalasi. Kegagalan untuk melakukan hal tersebut berisiko memicu konflik regional yang lebih luas dengan dampak serius bagi warga sipil," ujar Guterres.

Ia menegaskan bahwa PBB mengutuk keras eskalasi militer yang terjadi di Timur Tengah saat ini.

“Saya mengutuk eskalasi militer hari ini. Penggunaan kekuatan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, serta tindakan balasan Iran di seluruh kawasan, merusak perdamaian dan keamanan internasional,” tambahnya.

Guterres mengingatkan seluruh negara anggota akan kewajiban untuk mematuhi hukum internasional dan ketentuan PBB. Ia secara spesifik merujuk pada Piagam PBB yang melarang ancaman maupun penggunaan kekerasan terhadap integritas wilayah dan kemerdekaan politik suatu negara.

“Piagam tersebut secara tegas melarang ancaman atau penggunaan kekerasan terhadap integritas wilayah atau kemerdekaan politik suatu negara, atau dengan cara apa pun yang tidak sejalan dengan tujuan-tujuan Perserikatan Bangsa-Bangsa," jelasnya.

Guterres pun mendesak Amerika Serikat, Israel, maupun Iran untuk kembali ke jalur diplomasi. Menurutnya, tidak ada alternatif lain yang layak selain penyelesaian sengketa internasional secara damai, sesuai dengan hukum internasional dan Piagam PBB.

Baca Juga: RESMI! Liga Champions Asia Ditunda Buntut Perang AS-Iran

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI