Teheran Tak Lagi Aman, Warga Iran Panik Usai Serangan ASIsrael: Kami Akan Mati di Sini

Erick Tanjung, Lilis Varwati

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:47 WIB
Teheran Tak Lagi Aman, Warga Iran Panik Usai Serangan ASIsrael: Kami Akan Mati di Sini
Asap terlihat di Teheran Iran, setelah Israel dan AS memulai perang, Sabtu 28 Februari 2026 (kiri). Stasiun TV Iran menyiarkan lagu perang dan bersumpah akan membalas serangan tersebut (kanan). [Suara.com]
baca 10 detik
  • Serangan AS-Israel picu kepanikan massal dan gelombang pengungsian warga sipil Iran.
  • Warga Teheran mulai menimbun makanan dan mengungsi usai serangan rudal mendadak.
  • Sikap warga Iran terbelah antara keinginan ganti rezim dan penolakan agresi asing.

Suara.com - Serangan militer yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Teheran menyebarkan ketakutan serta kepanikan di seluruh Iran. Warga sipil kini berupaya melakukan berbagai langkah pertahanan mandiri demi mengamankan diri dari ancaman ledakan.

Gelombang pengungsian mulai terlihat saat warga meninggalkan pusat kota menuju daerah yang dianggap lebih aman. Sebagian lainnya memilih untuk menimbun bahan pangan serta mengantre panjang di SPBU guna mengamankan stok bahan bakar.

Kepulan asap tebal terlihat membubung tinggi sesaat setelah rudal pertama menghantam pada Sabtu (28/2/2026) pagi waktu setempat. Situasi semakin kacau ketika para orang tua bergegas menjemput anak-anak mereka dari sekolah dan segera bersiap meninggalkan kediaman masing-masing.

"Kami akan mengungsi ke Yazd karena Teheran sudah tidak aman lagi. Saya meninggalkan seluruh harta benda saya di kota ini," ujar Gholamreza, seorang warga sipil Iran, sebagaimana dikutip dari Reuters.

Badan keamanan tertinggi Iran memprediksi serangan akan terus berlanjut di Teheran serta beberapa kota strategis lainnya. Mereka mendesak masyarakat untuk segera mencari tempat perlindungan yang lebih aman guna menghindari dampak agresi.

Ketakutan serupa dirasakan oleh Minou, seorang ibu di kota Tabriz. Sambil menangis, ia menceritakan keputusasaan yang dialami keluarganya.

"Anak-anak saya gemetar ketakutan. Kami tidak tahu harus pergi ke mana lagi," ucapnya pilu.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa operasi militer ini bertujuan untuk mengakhiri ancaman keamanan bagi Amerika Serikat, sekaligus memberikan peluang bagi rakyat Iran untuk menggulingkan rezim Ali Khamenei.

Tanggapan warga Iran terhadap serangan ini pun terbelah. Seorang warga asal Yazd mengaku mendukung aksi tersebut dengan harapan rezim ulama yang berkuasa sejak 1979 dapat segera jatuh.

baca juga

"Biarkan saja mereka membom," cetusnya.

Sebaliknya, Samira Mohebbi, warga kota Rasht, menyatakan penolakannya meskipun ia tidak sejalan dengan rezim pemerintahannya. Ia khawatir agresi militer asing hanya akan membawa kehancuran jangka panjang bagi negaranya.

"Saya menentang rezim ini, tetapi saya tidak ingin negara saya diserang pasukan asing. Saya tidak ingin Iran berubah menjadi seperti Irak," tegasnya, merujuk pada konflik berkepanjangan pasca-invasi AS yang menggulingkan Saddam Hussein.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Legenda Liverpool Terjebak di Abu Dhabi, Penerbangan Dibatalkan saat Ledakan Terdengar

Legenda Liverpool Terjebak di Abu Dhabi, Penerbangan Dibatalkan saat Ledakan Terdengar

Bola | Minggu, 01 Maret 2026 | 10:37 WIB

Sekjen PBB Desak AS-Israel Hentikan Serangan ke Iran, Risiko Perang Regional Sangat Nyata

Sekjen PBB Desak AS-Israel Hentikan Serangan ke Iran, Risiko Perang Regional Sangat Nyata

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 10:35 WIB

RESMI! Liga Champions Asia Ditunda Buntut Perang AS-Iran

RESMI! Liga Champions Asia Ditunda Buntut Perang AS-Iran

Bola | Minggu, 01 Maret 2026 | 10:23 WIB

Terkini

GoTo Raup Laba Rp441 Miliar, Bisnis GoPay Tumbuh 304 Persen

GoTo Raup Laba Rp441 Miliar, Bisnis GoPay Tumbuh 304 Persen

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:56 WIB

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, PN Jakarta Timur Koordinasi Pengamanan

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, PN Jakarta Timur Koordinasi Pengamanan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:54 WIB

5 Benda Pembawa Hoki yang Wajib Ada di Dompet Shio Babi agar Rezeki Tidak Seret

5 Benda Pembawa Hoki yang Wajib Ada di Dompet Shio Babi agar Rezeki Tidak Seret

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:51 WIB

Tampil Pede! 5 Plump Lip Gloss untuk Bibir Penuh dan Berkilau

Tampil Pede! 5 Plump Lip Gloss untuk Bibir Penuh dan Berkilau

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Ciri-ciri Odometer Mobil Bekas Diakali dan Diputar Mundur, Cek Sebelum Beli!

Ciri-ciri Odometer Mobil Bekas Diakali dan Diputar Mundur, Cek Sebelum Beli!

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Anak-anak di Muara Angke Harus Digendong Terobos Banjir Rob saat Berangkat Sekolah

Anak-anak di Muara Angke Harus Digendong Terobos Banjir Rob saat Berangkat Sekolah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Tanggal Lahir Ungkap Peran Rahasia dan Pelajaran Hidup yang Harus Anda Bawa ke Keluarga

Tanggal Lahir Ungkap Peran Rahasia dan Pelajaran Hidup yang Harus Anda Bawa ke Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:48 WIB

Bahasa Indonesia Mendunia, tapi Gagal di Pasar Kerja? Ini PR Besarnya!

Bahasa Indonesia Mendunia, tapi Gagal di Pasar Kerja? Ini PR Besarnya!

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Pembalut Kena Pajak, di Mana Letak Keadilan bagi Perempuan?

Pembalut Kena Pajak, di Mana Letak Keadilan bagi Perempuan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Ada Perbaikan Lapangan, Persija Jakarta Dipastikan Tak Bisa Pakai SUGBK Sampai April 2027

Ada Perbaikan Lapangan, Persija Jakarta Dipastikan Tak Bisa Pakai SUGBK Sampai April 2027

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:43 WIB

×