UNESCO: Serangan ISIS ke Museum Irak Sebuah Tragedi Budaya

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Sabtu, 28 Februari 2015 | 00:55 WIB
UNESCO: Serangan ISIS ke Museum Irak Sebuah Tragedi Budaya
Video anggota ISIS yang menghancurkan benda bersejarah di museum. (YouTube)

Suara.com - Badan Organiasai Kebudayaan Dunia (UNESCO) mengutuk aksi kelompok radikal ISIS yang merusak museum bersejarah di Kota Mosul, Irak. UNESCO menyebut itu sebuah tragedi budaya.

Direktur Jenderal UNESCO bidang kebudayaan, Irina Bokova mengatakan serangan itu sebuah hasutan untuk memecah masyarakat di Irak. ISIS dianggap makin nyata meyebar kebencian.

"Saya mengutuk ini sebagai serangan yang disengaja terhadap sejarah dan budaya Irak. Ini sebagai hasutan inflamasi terhadap kekerasan dan kebencian," kata Irin seperti dilansr CNN, Jumat (28/2/2015).

"Serangan ini lebih dari sekadar sebuah tragedi budaya. Ini juga merupakan masalah keamanan karena akan menimbulkan sektarianisme, ekstremisme kekerasan dan menambah konflik di Irak," lanjutnya.

Sementara Dirjen Museum Irak Qais Hussain Rashid mengatakan ratusan situs bersejarah di museum itu rusak. Jumlahnya mencapai 173 situs.

"Museum Mosul memiliki 173 buah situs asli. Sementara Mosul memiliki lebih dari 1.700 situs sejarah yang harus dijaga karena berpotensi diserang lagi," jelasnya.

Sebelumnya Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) menghancurkan patung bersejarah dan karya seni lainnya berusia ribuan tahun. Anggota kelompok radikal itu menggunakan palu dan bor untuk menghancurkan benda seni yang berada di sebuah museum di kota Mosul, Irak.

Dalam sebuah video yang beredar di dunia maya, sejumlah laki-laki berjanggut terlihat memasuki Museum Nineveh sambil membawa palu dan merusak patung berusia 3.000 tahun yang ada di depannya. Salah satu benda seni yang dihancurkan adalah patung dewa pelindung Assyrian yang dibuat pada abad 9 sebelum Masehi.

Salah satu laki-laki yang ada di video mengungkapkan, benda-benda itu dihancurkan karena dianggap sebagai berhala. Salah satu petugas museum mengatakan, ISIS sudah menguasai museum itu sejak Juni lalu. Ini bukan kali pertama kelompok militan itu menghancurkan benda-benda bersejarah.

Namun, ISIS diyakini tidak menghancurkan semua benda bersejarah di museum. Mereka diduga menjual sejumlah benda bersejarah di pasar gelap guna membiayai operasi berdarah mereka di wilayah itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Remaja Jepang Diduga Bunuh Bocah dengan Meniru Gaya ISIS

Remaja Jepang Diduga Bunuh Bocah dengan Meniru Gaya ISIS

News | Jum'at, 27 Februari 2015 | 15:34 WIB

Dianggap Berhala, ISIS Hancurkan Benda Seni Berusia 3.000 Tahun

Dianggap Berhala, ISIS Hancurkan Benda Seni Berusia 3.000 Tahun

News | Jum'at, 27 Februari 2015 | 07:04 WIB

Identitas Tukang Jagal ISIS Akhirnya Terungkap

Identitas Tukang Jagal ISIS Akhirnya Terungkap

News | Kamis, 26 Februari 2015 | 18:05 WIB

Inilah 3 Lelaki Calon Anggota ISIS yang Ingin Membunuh Obama

Inilah 3 Lelaki Calon Anggota ISIS yang Ingin Membunuh Obama

News | Kamis, 26 Februari 2015 | 14:32 WIB

Ini Dia Pejuang ISIS yang Tampan dan 'Macho'

Ini Dia Pejuang ISIS yang Tampan dan 'Macho'

News | Kamis, 26 Februari 2015 | 13:29 WIB

Warga Australia Ini Gugur Kala Bertempur Melawan ISIS

Warga Australia Ini Gugur Kala Bertempur Melawan ISIS

News | Kamis, 26 Februari 2015 | 09:47 WIB

AS Ciduk Orang yang Bersedia Membunuh Presiden atas Perintah ISIS

AS Ciduk Orang yang Bersedia Membunuh Presiden atas Perintah ISIS

News | Kamis, 26 Februari 2015 | 07:05 WIB

Daya Pikat Pejuang ISIS Bagi Perempuan Inggris

Daya Pikat Pejuang ISIS Bagi Perempuan Inggris

News | Rabu, 25 Februari 2015 | 17:20 WIB

Seperti Ini Kehidupan di Raqqa, Ibu Kota ISIS di Suriah

Seperti Ini Kehidupan di Raqqa, Ibu Kota ISIS di Suriah

News | Rabu, 25 Februari 2015 | 12:42 WIB

ISIS Culik 90 Warga Desa Kristen di Suriah

ISIS Culik 90 Warga Desa Kristen di Suriah

News | Selasa, 24 Februari 2015 | 20:14 WIB

Terkini

Arus Balik Lebaran Mulai Padati Terminal Terpadu Pulo Gebang

Arus Balik Lebaran Mulai Padati Terminal Terpadu Pulo Gebang

News | Senin, 23 Maret 2026 | 15:22 WIB

Arus Balik Mulai Padat, Tol JogjaSolo Ruas PrambananPurwomartani Diserbu Kendaraan

Arus Balik Mulai Padat, Tol JogjaSolo Ruas PrambananPurwomartani Diserbu Kendaraan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:59 WIB

Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari

Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:50 WIB

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Pastikan Tetap Akan Kooperatif

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Pastikan Tetap Akan Kooperatif

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:42 WIB

Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026

Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:25 WIB

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:38 WIB

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:25 WIB

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:17 WIB

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:13 WIB

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:04 WIB