Kongres PAN Tak Boleh Diwarnai Politik Uang

Doddy Rosadi

Minggu, 01 Maret 2015 | 00:00 WIB
Kongres PAN Tak Boleh Diwarnai Politik Uang
Pembukaan Kongres PAN di Bali. (Antara/Rosa Panggabean)

Suara.com - Tim sukses Hatta Rajasa menegaskan bahwa di dalam konstitusi atau Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Amanat Nasional (PAN) maupun peraturan partai yang lain tidak ada aturan yang membatasi ketua umum PAN hanya satu periode.

"Selama ini dalam konstitusi (AD/ART) tidak tercantum secara khusus soal satu periode. Begitu juga dalam tata tertib PAN dan tidak pernah ada usulan tersebut," kata Tim Sukses Hatta Rajasa, Tjatur Sapto Edy di arena Kongres IV PAN di Hotel Westin, Nusa Dua, sekitar 40 km dari Denpasar, Bali, Sabtu, (28/2/2015).

Menurut Tjatur yang juga Ketua Fraksi PAN DPR RI itu, persoalan jabatan ketua umum PAN hanya satu periode cuma ada di pemberitaan media massa.

Sementara itu terkait peluang Hatta untuk terpilih kembali sebagai ketua umum PAN, Tjatur menyatakan cukup besar. Meski demikian ia tidak mau menyebut jumlah pemilik suara yang saat ini sudah berkomitmen mendukung Hatta.

"Soal dukungan, saya tidak akan klaim karena saya tidak suka klaim. Dukungan bisa dilihat dari survei," kata Tjatur.

Berdasar survei yang dilakukan Centre for Strategic and International Studies (CSIS) yang dirilis di Jakarta, Kamis (26/2), Hatta unggul dibandingkan pesaing terkuatnya, Zulkifli Hasan. Dukungan terhadap Hatta mencapai 42,77 persen, sedangkan Zulkifli 38,64 persen.

Ketika ditanya soal kemungkinan terjadinya politik uang dalam kongres PAN yang berlangsung pada 28 Februari sampai dengan 2 Maret, Tjatur berharap hal itu tidak terjadi. Kalau sampai betul-betul terjadi, kata dia, harus ada sanksi yang tegas.

"Saya mendukung penuh agar calon yang melakukan 'money politic' didiskualifikasi," kata Tjatur yang juga menjabat sebagai wakil ketua "steering committee" Kongres IV PAN.

Harapan kongres PAN bersih dari politik uang juga dikemukakan Zulkifli Hasan. Menurut dia, sebagai anak kandung reformasi, PAN tidak mungkin melakukan praktik tercela itu.

"PAN itu produk reformasi. Kalau ada yang aneh-aneh itu bukan dari PAN," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemilihan Belum Berlangsung,  Zulkifli Hasan Sudah Ngaku Kalah

Pemilihan Belum Berlangsung, Zulkifli Hasan Sudah Ngaku Kalah

News | Sabtu, 28 Februari 2015 | 18:02 WIB

Alvin: Hatta Berjasa, Tapi PAN Butuh Pembaruan Dipimpin Zulkifli

Alvin: Hatta Berjasa, Tapi PAN Butuh Pembaruan Dipimpin Zulkifli

News | Jum'at, 27 Februari 2015 | 09:44 WIB

Terkini

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Bogor | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield

Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan

Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:14 WIB

Frans Magnis-Suseno: Indonesia Emas 2045 Tak Akan Terwujud Jika Korupsi Tak Diatasi

Frans Magnis-Suseno: Indonesia Emas 2045 Tak Akan Terwujud Jika Korupsi Tak Diatasi

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:14 WIB

Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Tetap Diperiksa Propam Meski Damai Secara Adat

Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Tetap Diperiksa Propam Meski Damai Secara Adat

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:13 WIB

NGORBIT: Wavi Zihan & Ihsan Tarore Ungkap Kisah Mistis di Balik Layar Film Rambut Sewu

NGORBIT: Wavi Zihan & Ihsan Tarore Ungkap Kisah Mistis di Balik Layar Film Rambut Sewu

Video | Minggu, 01 November 2026 | 15:08 WIB

Tragedi Berdarah di Pringsewu: Anak Tebas Ayah Kandung Pakai Golok, Pelaku Dievakuasi ke RSJ

Tragedi Berdarah di Pringsewu: Anak Tebas Ayah Kandung Pakai Golok, Pelaku Dievakuasi ke RSJ

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 15:04 WIB

Soroti Rekam Jejak Terkait Israel, PKS Desak Pramono Tinjau Ulang Konser Andrea Bocelli di Jakarta

Soroti Rekam Jejak Terkait Israel, PKS Desak Pramono Tinjau Ulang Konser Andrea Bocelli di Jakarta

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:03 WIB

×