Puluhan Ton Apel Impor Berbakteri Dimusnahkan di Karawang

Ririn Indriani

Sabtu, 07 Maret 2015 | 02:07 WIB
Puluhan Ton Apel Impor Berbakteri Dimusnahkan di Karawang
Ilustrasi apel impor. (Foto: suara.com)

Suara.com - Kepala Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian Banun Harpini mengatakan pemusnahan 36,3 ton apel impor asal Amerika Serikat (AS) yang mengandung bakteri di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, diawasi selama 24 jam.

Ia memperkirakan proses pemusnahan puluhan ton apel berbakteri berlangsung selama tiga hari.

Hal itu dilakukan untuk memastikan seluruh apel impor dari Amerika yang dikirim ke PT Tenang Jaya Sejahtera, Karawang, itu dimusnahkan secara total.

PT Tenang Jaya Sejahtera, sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan dan pemanfaatan limbah B3 di Karawang, dipilih sebagai tempat memusnahkan apel, karena perusahaan itu sanggup memusnahkan seluruhnya.

"Sudah dihitung, proses pemusnahan diperkirakan selama tiga hari dan akan diawasi 'non stop' 24 jam," jelas Banun pada Jumat (6/3/2015).

Ia mengaku menurunkan tim untuk mengawasi proses pemusnahan apel impor yang positif terkontaminasi bakteri "listeria monocytogenes" sesuai dengan hasil uji laboratorium Karantina Pertanian Tanjung Priok, 1 Februari 2015.


Hal tersebut dilakukan untuk memastikan kalau seluruh apel tersebut yang mencapai 36,3 ton dimusnahkan dengan cara dibakar menggunakan mesin incenarator bersuhu 1.000 derajat celcius.

Selain itu, lanjut dia, juga untuk mengantisipasi dan mencegah kemungkinan adanya pihak tertentu yang memanfaatkan apel impor yang kondisinya masih segar, sampai ada apel yang masih ada tangkainya.

"Apel itu berbahaya dan tidak layak dikonsumsi. Jadi pemusnahannya akan diawasi, untuk menyaksikan kalau seluruhnya benar-benar dimusnahkan," kata Banun. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Cara Melawan Apel Impor Berbakteri dari Menteri Marwan

Ini Cara Melawan Apel Impor Berbakteri dari Menteri Marwan

News | Minggu, 01 Februari 2015 | 08:05 WIB

BPOM: Tak Semua Apel AS Berbakteri

BPOM: Tak Semua Apel AS Berbakteri

Health | Sabtu, 31 Januari 2015 | 14:51 WIB

Ketimbang Impor, Buah Lokal Lebih Aman

Ketimbang Impor, Buah Lokal Lebih Aman

Lifestyle | Selasa, 27 Januari 2015 | 10:40 WIB

Waspadai Apel Impor yang Tercemar Bakteri Berbahaya

Waspadai Apel Impor yang Tercemar Bakteri Berbahaya

Health | Senin, 26 Januari 2015 | 18:36 WIB

Terkini

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Sport | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×