Rupa-rupa Cara Cegah Begal

Pebriansyah Ariefana, Bagus Santosa

Selasa, 10 Maret 2015 | 06:20 WIB
Rupa-rupa Cara Cegah Begal
Begal. (Youtube)

Suara.com - Aksi begal kembali marak belakangan ini. Masyarakat, terutama yang sering pulang kerja malam hari, semakin resah. Peningkatan keamanan yang dilakukan aparat kepolisian ternyata tidak membuat mereka langsung merasa aman selama di perjalanan.

Itu sebabnya, mereka yang memiliki kendaraan memiliki cara untuk mempertahankan diri bila sewaktu-waktu disasar komplotan begal. Ini adalah cara-cara yang dilakukan untuk mencegah menjadi korban begal.

Bawa pompa sepeda

Dian Marani (25), seorang karyawati di bilangan Sudirman, Jakarta Selatan, memilih untuk selalu menyimpan pompa sepeda di dalam tas. Ia memang hobi naik sepeda. Secara tidak sengaja, ide membawa pompa ini terbersit di kepalanya sejak marak kasus begal di Jabodetabek.

"Pompa sepeda palingan ya, agak berat juga nih. Buat jaga diri kalau amit-amit dicegat orang-orang nggak bener kayak gitu. Lumayan enak nih pompa kalau kena di muka orang," ujar Dian setengah bercanda.

Nebeng

Salah satu anggota komunitas Nebengers Jakarta Timur, Andi Prayoga (24) harus melewati rute Cawang-Sudirman setiap hari. Yoga selalu aktif untuk memberi tebengan bersama anggota komunitas lain yang memiliki rute sama dengan dirinya.

"Kalau di komunitas kita selalu aktif bikin kopdar, jadi selalu punya temen pulang bareng. Ada yang nebeng ada juga yang sama-sama bawa motor. Kita usahakan untuk selalu bareng ke tempat tujuan. Saling waspada juga di jalan. Sisanya serahkan ke Tuhan," kata Yoga.

Bergabung dalam komunitas ini, menurut Yoga, sangat bermanfaat, terlebih dengan maraknya kasus kejahatan di jalan raya. Seraya promosi, Yoga mengajak masyarakat untuk tebeng-menebeng di komunitas Nebengers.

Konvoi

Ini dilakukan oleh Yahya (29), karyawan perusahaan di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Terutama sejak banyak begal, kalau pulang ke Pasar Rebo, Jakarta Timur, ia ikut rombongan atau konvoi sesama pengguna sepeda motor.

"Kalau pulang malam, biasanya saya kalau pulang bareng rombongan. Nah kalau dari Priok, biasanya banyak tuh rombongan dari Astra, saya biasanya ikut-ikutan aja. Mereka ngerti kok kalau kita juga pulang ke malaman, jadi biasanya dikasih ikut rombongan," kata Yahya.

Tapi kalau seandainya tidak ditinggal rombongan dan terpaksa sendirian, maka Yahya memakai ilmu waspada. "Nah, kalau sudah sendirian, biasanya saya ngawasin spion," tuturnya.

Ngebut

Lain lagi dengan Arbi (31), warga Bojong Gede, Depok. Kiat menghindari begal yang ia terapkan ialah naik sepeda motor dengan kecepatan tinggi supaya tak bisa dikejar begal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tim Angket DPRD: APBD yang Dikirim Ahok Sementara Bermasalah

Tim Angket DPRD: APBD yang Dikirim Ahok Sementara Bermasalah

News | Senin, 09 Maret 2015 | 16:29 WIB

Terkini

Kenapa Bendera Merah Putih Dikibarkan Setengah Tiang Sebelum Hari Kesaktian Pancasila?

Kenapa Bendera Merah Putih Dikibarkan Setengah Tiang Sebelum Hari Kesaktian Pancasila?

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Susunan Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 Sesuai Pedoman Kementerian Kebudayaan

Susunan Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 Sesuai Pedoman Kementerian Kebudayaan

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Bukan Sekadar Mandi Biasa, Ini 6 Fakta Unik Festival Air Terbesar di Bhutan

Bukan Sekadar Mandi Biasa, Ini 6 Fakta Unik Festival Air Terbesar di Bhutan

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Apindo Singgung RUU Perlindungan Ketenagakerjaan, Ancam Penciptaan Lapangan Kerja

Apindo Singgung RUU Perlindungan Ketenagakerjaan, Ancam Penciptaan Lapangan Kerja

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:35 WIB

6 Zodiak yang Bakal Kaya Raya di Bulan Oktober 2026 Menurut Ahli Tarot

6 Zodiak yang Bakal Kaya Raya di Bulan Oktober 2026 Menurut Ahli Tarot

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:35 WIB

Tema Hari Kesaktian Pancasila 2026, Lengkap dengan Pedoman Peringatannya

Tema Hari Kesaktian Pancasila 2026, Lengkap dengan Pedoman Peringatannya

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:35 WIB

1 Oktober Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah dan Makna Hari Kesaktian Pancasila

1 Oktober Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah dan Makna Hari Kesaktian Pancasila

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:25 WIB

7 Sepatu Lari Ortuseight Terbaru Murah dan Empuk

7 Sepatu Lari Ortuseight Terbaru Murah dan Empuk

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:15 WIB

Kebakaran Hebat Kembali Melanda TPA Jatibarang Semarang

Kebakaran Hebat Kembali Melanda TPA Jatibarang Semarang

Foto | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

×