Otot-ototan Agung dan Aburizal Bisa Munculkan Partai Baru

Siswanto Suara.Com
Rabu, 11 Maret 2015 | 05:41 WIB
Otot-ototan Agung dan Aburizal Bisa Munculkan Partai Baru
Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (kiri) bersama Ketua Umum Agung Laksono. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Pengamat politik dari lembaga survei Populi Center, Usep S. Ahyar, mengatakan sangat memungkinan lahir partai politik baru sebagai buntut konflik internal Partai Golongan Karya antara kelompok Agung Laksono dan Aburizal Bakrie.

"Kemungkinan ada. Kan sekarang lagi musim," kata Usep kepada suara.com, Rabu (11/3/2015).

Pernyataan Usep untuk menanggapi keputusan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly yang mengesahkan kepengurusan Partai Golkar hasil Musyawarah Nasional di Jakarta yang dipimpin Agung Laksono.

Usep mengatakan lahirnya partai baru sangat mungkin bilamana upaya kubu Aburizal menggugat legitimasi Kemenkumham tak berhasil dan upaya rekonsiliasi dengan kubu Agung juga gagal.

Namun, menurut pengamatan Usep, untuk saat ini pembicaraan ke arah pembentukan partai baru masih jauh.

Aburizal, katanya, masih menempuh berbagai cara mencari celah untuk mementahkan pengesahan pemerintah terhadap kepengurusan Agung Laksono, seperti menggugat keputusan menteri ke Pengadilan Tata Usaha Negara. Selain itu, juga akan melaporkan kelompok Agung ke Bareskrim Polri terkait kasus dugaan pemalsuan tanda tangan surat kuasa.

"Karena memang kalau bisa rebut Partai Golkar, partai yang sudah stabil, akan lebih mudah dibandingkan bangun partai baru lagi," kata Usep.

Lebih jauh, Usep mengritik orientasi partai politik di Indonesia yang masih pada mencari kekuasaan, bukan bagaimana partai menjadi alat untuk kesejahteraan dan memperjuangkan rakyat.

"Jadi otot-ototan (seperti Aburizal dan Agung) itu sangat dimungkinkan. Tapi kan kita berharap bukan begitu. Masyarakat berharap partai sebagai salah satu pilar berbangsa bernegara di Indonesia," kata Usep.

Usep mengingatkan bahwa pemerintahan yang baik harus dimulai dari partai politik yang baik.

"Maka diharapkan, partai ini, bagaimana mereka contohkan bisa bikin islah atau rekonsiliasi. Jangan sibuk dengan urusan kekuasaan sendiri-sendiri," kata Usep. "Kalau begini terus, mana ada kesempatan untuk perjuangkan kepentingan rakyat."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI