Luncurkan Buku, Sekjen Golkar Sarmuji Tegaskan Politik Harus Menolong Rakyat

Bella, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 20 April 2026 | 20:31 WIB
Luncurkan Buku, Sekjen Golkar Sarmuji Tegaskan Politik Harus Menolong Rakyat
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (20/4/2026). [Suara.com/Bagaskara Isdiansyah]
baca 10 detik
  • Sekjen DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji meluncurkan buku berjudul Kekuasaan Yang Menolong di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (20/4/2026).
  • Buku tersebut berisi refleksi filosofi politik Sarmuji yang memandang kekuasaan sebagai sarana pengabdian nyata untuk membantu kepentingan masyarakat luas.
  • Karya ini memuat pemikiran strategis Sarmuji dalam merespons berbagai isu kerakyatan serta harapannya meninggalkan warisan kebaikan bagi generasi mendatang.

Suara.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, Muhammad Sarmuji, meluncurkan karya literasi terbarunya berjudul “Kekuasaan Yang Menolong”.

Melalui buku ini, Sarmuji menegaskan garis politiknya yang memandang kekuasaan bukan sebagai tujuan akhir, melainkan sarana pengabdian untuk membantu masyarakat.

Ia mengungkapkan bahwa buku ini merupakan refleksi mendalam dari perjalanannya di dunia politik. Peluncuran karya ini dilakukan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (20/4/2026).

“Yaa saya menerbitkan dua buku plus satulah. Satu itu buku kenangan. Tapi dua buku itu yang pertama adalah ‘Kekuasaan Yang Menolong’,” ujar Sarmuji kepada wartawan.

Sarmuji menjelaskan, filosofi politik dalam buku tersebut memiliki kaitan erat dengan pesan spiritual dari nama putranya, Muhammad Sutojoyo atau Sulthanan Nashir.

Istilah Sulthanan Nashira yang menjadi judul buku tersebut ia maknai sebagai mandat bagi setiap pemegang kekuasaan untuk memberikan manfaat nyata bagi sesama.

“Kekuasaan Yang Menolong itu adalah sebenarnya terjemahan dari Sulthanan Nashira. Yaitu nama putra kami Muhammad Sutojoyo, Sulthanan Nashir,” tuturnya.

Bagi Sarmuji, nama tersebut adalah komitmen politik yang diprasastikan sejak ia memutuskan terjun ke dunia politik. Ia berharap setiap kebijakan dan langkah politik yang diambilnya senantiasa berpihak pada kepentingan rakyat.

“Dulu memang saya memberi nama Sulthanan Nashir itu untuk menjadi pengingat saya. Saya prastastikan menjadi nama anak saya. Karena waktu itu saya sudah masuk dalam dunia politik. Jadi saya berharap keberadaan saya dalam dunia politik itu menjadi Sulthanan Nashira, menjadi Kekuasaan Yang Menolong. Sebagaimana anak saya, saya namai,” jelas Sarmuji.

baca juga

Meski putranya telah wafat, Sarmuji menegaskan bahwa nilai tersebut kini menjadi ruh dalam aktivitas politiknya di parlemen maupun di internal Partai Golkar. Ia ingin menjadikan politik sebagai jalan yang mulia.

“Tapi ya ternyata Allah berkendak lain, putra kami dipanggil pulang karena leukemia. Tetapi namanya tetap tersimpan dalam hati dan tetap menjadi pengingat bagi saya. Untuk menjadikan politik menjadi Sulthanan Nashira, menjadi Kekuatan atau Kekuasaan Yang Menolong,” ungkapnya.

Dalam isi bukunya, Sarmuji membedah bagaimana praktik politik seharusnya diimplementasikan untuk merespons persoalan rakyat. Sebagai Sekjen Golkar, ia banyak menuangkan pandangannya terhadap berbagai isu strategis yang berkembang di DPR.

“Kalau bukunya, dari bab pertama itu saya menjelaskan tentang politik sebagai Kekuasaan Yang Menolong. Lalu bab-bab berikutnya tentang pernyataan-pernyataan saya menanggapi situasi yang berkembang. Isu-isu kerakyatan yang berkembang di DPR dan beberapa isu yang kami tanggapi sebagai sekretaris jenderal (DPP Partai Golkar),” katanya.

Lebih lanjut, Sarmuji menekankan bahwa ia ingin mengakhiri karier politiknya dengan meninggalkan warisan kebaikan (legacy), merujuk pada doa Nabi Ibrahim AS agar setiap langkah politiknya menjadi buah tutur yang baik bagi generasi masa depan.

“Penutupnya itu kami berharap kami ini secara paripurna menjadi politisi itu seperti doa Nabi Ibrahim. Doa Nabi Ibrahim itu, Ya Allah jadikanlah aku ‘waj'allii lisana shidqi fiil akhiriin’. Itu di bab penutupnya. ‘Jadikanlah aku menjadi buah tutur yang baik bagi generasi yang datang kemudian’,” katanya.

“Ini mudah-mudahan saya sebagai politisi mudah-mudahan menjadi buah tutur yang baik bagi generasi yang akan datang,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahlil Berduka Nus Kei Tewas Ditikam, Instruksikan Sekjen Golkar Kawal Kasus Hingga Tuntas

Bahlil Berduka Nus Kei Tewas Ditikam, Instruksikan Sekjen Golkar Kawal Kasus Hingga Tuntas

News | Senin, 20 April 2026 | 18:34 WIB

Apa yang Terjadi Jika Iran Menang Perang? Pengamat Sebut Peta Timur Tengah Akan Berubah

Apa yang Terjadi Jika Iran Menang Perang? Pengamat Sebut Peta Timur Tengah Akan Berubah

News | Senin, 20 April 2026 | 17:38 WIB

Nus Kei Tewas Ditusuk di Bandara, Wakil Ketua Golkar: Saya Berharap Tak Ada Kaitannya dengan Politik

Nus Kei Tewas Ditusuk di Bandara, Wakil Ketua Golkar: Saya Berharap Tak Ada Kaitannya dengan Politik

News | Senin, 20 April 2026 | 17:07 WIB

Profil Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, Ketua Golkar Maluku Tenggara yang Tewas Ditikam

Profil Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, Ketua Golkar Maluku Tenggara yang Tewas Ditikam

News | Senin, 20 April 2026 | 12:14 WIB

Remaja Apatis Politik atau Sistem yang Tidak Memberi Ruang Partisipasi?

Remaja Apatis Politik atau Sistem yang Tidak Memberi Ruang Partisipasi?

Your Say | Senin, 20 April 2026 | 11:15 WIB

Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara, Golkar Marah Besar dan Desak Polisi Bongkar Motif Pelaku!

Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara, Golkar Marah Besar dan Desak Polisi Bongkar Motif Pelaku!

News | Senin, 20 April 2026 | 10:45 WIB

Menjual Nama Halte ke Parpol: Terobosan PAD atau Politisasi Ruang Publik?

Menjual Nama Halte ke Parpol: Terobosan PAD atau Politisasi Ruang Publik?

News | Senin, 20 April 2026 | 08:17 WIB

Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah

Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:13 WIB

Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku

Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:19 WIB

Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun

Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:18 WIB

Terkini

Tanam 500 Pohon Buah di Candi Gedongsongo, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Lestarikan Alam

Tanam 500 Pohon Buah di Candi Gedongsongo, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Lestarikan Alam

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:38 WIB

Belajar Membatik Langsung di Trusmi, Cara Anak Muda Mengenal Warisan Budaya Cirebon

Belajar Membatik Langsung di Trusmi, Cara Anak Muda Mengenal Warisan Budaya Cirebon

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:33 WIB

5 Perbedaan Lipstik Maybelline Superstay Matte dan Vinyl, Kenali Formula hingga Ketahanannya

5 Perbedaan Lipstik Maybelline Superstay Matte dan Vinyl, Kenali Formula hingga Ketahanannya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:32 WIB

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:30 WIB

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:29 WIB

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:28 WIB

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 12:23 WIB

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:20 WIB

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:15 WIB

Konser 30 Tahun Ungu: Tennis Indoor Jadi Panggung Karaoke Massal

Konser 30 Tahun Ungu: Tennis Indoor Jadi Panggung Karaoke Massal

Entertainment | Minggu, 01 November 2026 | 12:11 WIB

×