Agung Akan Telepon Ical, Ini Isi Pembicaraannya

Pebriansyah Ariefana | Bagus Santosa | Suara.com

Rabu, 11 Maret 2015 | 17:23 WIB
Agung Akan Telepon Ical, Ini Isi Pembicaraannya
Agung Laksono kunjungi Nasdem. (Antara)

Suara.com - Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Jakarta Agung Laksono mengklaim sudah mengirim surat ke Golkar versi Munas Bali pimpinan Aburizal Bakrie (Ical). Surat yang dimaksud adalah surat untuk meminta perubahan kepengurusan Partai Golkar yang baru.

"Kami, hari ini, mengirim surat ke Aburizal Bakrie mudah-mudahan ada respon. Karena amanat Mahkamah Partai meminta untuk melakukan perubahan dan menampung, terkait pengurus pusat dan instrumennya. Instrumen Partai itu kan fraksi DPR dan Fraksi MPR," kata Agung di Kantor DPP Nasdem, Menteng, Jakarta, Rabu (11/3/2015).

Namun, dia menegaskan, tidak ada kader yang dipecat untuk pembenahan kepengurusan Partai Golkar ini. Hanya saja, ada yang akan dimutasi.

"Kami buat surat dan kami akan bicara lewat telepon, siapa saja pengurusnya, boleh (diterima) tapi harus memenuhi kriteria, integritas loyalitas tidak tercela terutama segi hukum, dan moralitas," kata mantan Menteri Kordinator Kesejahteraan Rakyat era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.

Selain itu kata dia, tidak perlu ada upaya kriminalisasi lagi atas keabsahan Golkar versinya setelah diputuskan pemerintah lewat Menteri Hukum dan HAM (MenkumHAM) Yasona H Laoly. Ini menyusul adanya laporan dari kubu Ical soal pemalsuan dokumen mandat di Munas Ancol ke Bareskrim Polri.

"Ya saya juga tidak maulah ada kriminalisasi lagi. Sekarang di mana-mana kriminalisasi," kata Agung.

Anggota DPD tingkat I dan DPD tingkat II yang datang ke Munas Bali, jelas dia, merupakan warga negara yang patuh pada aturan. "Sama sekali tidak ada pemalsuan, terutama teman-teman dari daerah. Mereka datang sungguh-sungguh dengan niat yang baik untuk membangun partai," kata Agung.

Dia meminta internal Golkar baik kubunya dan kubu Ical tidak terpovokasi. "Jangan terpancing dan jangan terprovokasi. Karena track yang benar adalah Mahkamah Partai, pemerintah kan tinggal ikuti itu. Buat apa ada laporan ke Bareskrim, buat apa kasasi. Kita akhiri pertikaian ini kita bersatu. The show must go on," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Golkar Agung Laksono Mulai Sowan ke Pimpinan KIH

Golkar Agung Laksono Mulai Sowan ke Pimpinan KIH

News | Rabu, 11 Maret 2015 | 15:33 WIB

Apa Persamaan dan Perbedaan Agung Laksono dan Aburizal?

Apa Persamaan dan Perbedaan Agung Laksono dan Aburizal?

News | Rabu, 11 Maret 2015 | 11:21 WIB

Terkini

Peneliti Ungkap Hubungan Penyusutan Danau Turkana dengan Aktivitas Gempa Bumi

Peneliti Ungkap Hubungan Penyusutan Danau Turkana dengan Aktivitas Gempa Bumi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:19 WIB

JPPI Kritik Keras SE Mendikdasmen, Guru Honorer Terancam Tersingkir dari Sekolah Negeri

JPPI Kritik Keras SE Mendikdasmen, Guru Honorer Terancam Tersingkir dari Sekolah Negeri

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:19 WIB

Jadi Peternak Kambing tapi Berizin Direktur, WNA Myanmar Terancam Deportasi dari Yogyakarta

Jadi Peternak Kambing tapi Berizin Direktur, WNA Myanmar Terancam Deportasi dari Yogyakarta

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:13 WIB

8 Fakta Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk BBM di Muratara, 16 Orang Tewas Terbakar

8 Fakta Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk BBM di Muratara, 16 Orang Tewas Terbakar

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:10 WIB

6 Fakta Kebakaran Rumah di Tanjung Barat yang Tewaskan Anggota BPK Haerul Saleh

6 Fakta Kebakaran Rumah di Tanjung Barat yang Tewaskan Anggota BPK Haerul Saleh

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:48 WIB

Dapat Salam dari Gus Yaqut yang Ditahan KPK, Begini Respons Mensos Gus Ipul

Dapat Salam dari Gus Yaqut yang Ditahan KPK, Begini Respons Mensos Gus Ipul

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:35 WIB

DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu

DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:53 WIB

Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?

Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Persija Mengungsi ke Samarinda saat Lawan Persib, Milad GRIB Jaya di Senayan Dihadiri 20 Ribu Orang

Persija Mengungsi ke Samarinda saat Lawan Persib, Milad GRIB Jaya di Senayan Dihadiri 20 Ribu Orang

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:44 WIB

Jaga Wilayah Kelola Adat, UNDP Gandeng GEF-SGP Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2

Jaga Wilayah Kelola Adat, UNDP Gandeng GEF-SGP Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:37 WIB