Pensiunan Hakim India Tuduh Mahatma Gandhi Mata-mata Inggris

Ruben Setiawan

Kamis, 12 Maret 2015 | 14:53 WIB
Pensiunan Hakim India Tuduh Mahatma Gandhi Mata-mata Inggris
Mahatma Gandhi. (Shutterstock)

Suara.com - Tokoh pergerakan kemerdekaan dan membela hak asasi manusia India, Mahatma Gandhi, ternyata adalah seorang agen rahasia alias spion Inggris, demikian diklaim oleh seorang mantan hakim India.

Si mantan hakim, Markandey Katju, (68), menyebut Gandhi memecah belah warga Muslim dan Hindu serta membuka jalan terbentuknya negara Pakistan.

"Gandhi jelas-jelas seorang agen Inggris yang membahayakan," kata Katju.

Komentar si mantan hakim cukup kontroversial. Pasalnya, selama ini Gandhi dipuja-puji sebagai tokoh yang memimpin India menuju kemerdekaan. Ia bahkan amat menentang permusuhan yang terjadi antara masyarakat Hindu dan Muslim serta memimpikan perdamaian.

Pernyataan Katju muncul menyusul rencana peresmian sebuah patung Gandhi di Parliament Square, London, hari Sabtu mendatang. Acara tersebut akan dihadiri Menteri Keuangan India Arun Jaitley.

"Dengan cara memasukkan agama ke dalam politik secara terus-menerus selama beberapa dekade, Gandhi meneruskan kebijakan adu domba dan kekuasaan Inggris," kata Katju lewat blog pribadinya.

"Apakah seseorang, yang memasukkan agama ke dalam politik, dan melanjutkan kebijakan adu domba dan kekuasaan Inggris, pantas dipanggil Bapak Bangsa?" tulis Katju di tulisan lainnya.

Katju lalu mencantumkan kutipan pidato dan tulisan Gandhi sebelum kemudian menambahkan: "Ini hanya sedikit dari beberapa ide bodoh dan feudal yang dimiliki 'Si Bapak Bangsa'".

Ia dikenal sebagai tokoh perlawanan yang memimpin India menentang pajak garam yang dikenakan Inggris pada masyarakat negeri tersebut. Gandhi memimpin perlawanan dengan aksi Mars Dandi Salt tahun 1930. Pada tahun 1942, Gandhi juga mendesak Inggris angkat kaki dari India.

Gandhi tewas ditembak oleh Nathuram Godse pada tanggal 30 Januari 1948. Tiga peluru yang ditembakkan Godse pada jarak dekat bersarang di dada Gandhi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Media Barat Curigai Benda Mirip Torpedo di Selat Lombok 'Mata-mata China', Apa Fungsinya?

Media Barat Curigai Benda Mirip Torpedo di Selat Lombok 'Mata-mata China', Apa Fungsinya?

Tekno | Selasa, 21 April 2026 | 14:46 WIB

Bos Ford Curigai Kamera Mobil China Jadi Alat Spionase Penghancur Negara

Bos Ford Curigai Kamera Mobil China Jadi Alat Spionase Penghancur Negara

Otomotif | Rabu, 15 April 2026 | 15:15 WIB

Situasi Memanas, Iran Gunakan Hukum Darurat Perang untuk 'Habisi' Mata-mata AS-Israel

Situasi Memanas, Iran Gunakan Hukum Darurat Perang untuk 'Habisi' Mata-mata AS-Israel

News | Selasa, 14 April 2026 | 08:57 WIB

Review Film Humint: Sinema Spionase Korea yang Brutal dengan Nuansa Noir!

Review Film Humint: Sinema Spionase Korea yang Brutal dengan Nuansa Noir!

Your Say | Senin, 13 April 2026 | 15:35 WIB

Iran Ledakan Pesawat Mata-Mata Milik AS E-3 AWACS di Pangkalan Al Kharj

Iran Ledakan Pesawat Mata-Mata Milik AS E-3 AWACS di Pangkalan Al Kharj

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:01 WIB

Operasi Senyap Intelijen Iran: 14 Mata-mata AS-Israel Ditangkap di 4 Provinsi

Operasi Senyap Intelijen Iran: 14 Mata-mata AS-Israel Ditangkap di 4 Provinsi

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:27 WIB

Iran Ringkus 500 Mata-mata Musuh, Terlibat Bocorkan Data Serangan Pasca Gugurnya Khamenei

Iran Ringkus 500 Mata-mata Musuh, Terlibat Bocorkan Data Serangan Pasca Gugurnya Khamenei

News | Senin, 16 Maret 2026 | 13:37 WIB

Siapa 'Indonesian CIA' dan Konglomerat di Epstein Files? Dibahas Bersama Mata-Mata Israel

Siapa 'Indonesian CIA' dan Konglomerat di Epstein Files? Dibahas Bersama Mata-Mata Israel

Tekno | Minggu, 08 Februari 2026 | 15:18 WIB

Kenapa Jeffrey Epstein Disebut Mata-Mata Israel? Diduga Punya Koneksi dengan Sosok Ini

Kenapa Jeffrey Epstein Disebut Mata-Mata Israel? Diduga Punya Koneksi dengan Sosok Ini

Lifestyle | Kamis, 05 Februari 2026 | 16:38 WIB

Sinopsis dan Fakta Menarik The Spy di Netflix: Kisah Nyata Eli Cohen, Agen Mossad Paling Legendaris

Sinopsis dan Fakta Menarik The Spy di Netflix: Kisah Nyata Eli Cohen, Agen Mossad Paling Legendaris

Entertainment | Senin, 05 Januari 2026 | 20:45 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB