Ini Buku Pelajaran Agama Islam yang Dinilai 'Radikal'

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Sabtu, 21 Maret 2015 | 06:00 WIB
Ini Buku Pelajaran Agama Islam yang Dinilai 'Radikal'
Buku pelajaran SMA kelas XI yang berikan ajaran radikal. (suara.com/Yovie Wicaksono)

Suara.com - Di Kabupaten Jombang, Jawa Timur ditemukan sebuah buku pelajaran agama Islam dengan isi materi pengajaran yang dinilai radikal. Dalam buku tertulis, umat Islam boleh membunuh penganut agama lain selain Islam.

Hal tersebut menghebohkan di tengah isu radikalisme ISIS. Buku Sebelumya Ikatan Sarjana Nadhlatul Ulama (ISNU) kabupaten Jombang menilai ajaran dalam buku itu menimbulkan sikap radikal terhadap siswa.

Ajaran radikal itu ditemukan pada halaman 78 buku pelajaran Agama Islam kelas XI SMA. Di sana disebutkan umat Islam boleh membunuh orang yang musyrik dan non Islam.

Sumber buku pelajaran Agama Islam, diperkirakan berasal dari buku sekolah elektronik (BSE) yang ada di situs resmi Kemendiknas. Artinya, buku pelajaran ini telah menjadi ajaran resmi secara nasional. Buku pelajaran Agama Islam untuk kelas XI SMA itu diterbitkan Musyawarah Guru Mata Pelajaran Agama Islam Jombang.

Berikut isi buku tersebut:

1. Sampul buku

2. Nama pengarang


3. Isi buku

(Yovie Wicaksono)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

"Lindt Cafe" Sydney Dibuka Kembali, Ratusan Pengunjung Mengantre

"Lindt Cafe" Sydney Dibuka Kembali, Ratusan Pengunjung Mengantre

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 14:24 WIB

Pemkab Jombang Tolak Tarik Buku Pelajaran Agama Radikal

Pemkab Jombang Tolak Tarik Buku Pelajaran Agama Radikal

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 13:48 WIB

ISNU Minta Buku Pelajaran Agama 'Radikal' di SMA Jombang Ditarik

ISNU Minta Buku Pelajaran Agama 'Radikal' di SMA Jombang Ditarik

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 13:40 WIB

Polri Buru Pengirim SMS ISIS Ancam Jokowi

Polri Buru Pengirim SMS ISIS Ancam Jokowi

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 12:09 WIB

Pemerintah Tak Perlu Keluarkan Perppu ISIS, Cukup dengan KUHP

Pemerintah Tak Perlu Keluarkan Perppu ISIS, Cukup dengan KUHP

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 12:03 WIB

Akhir Kisah Pentolan ISIS dari India

Akhir Kisah Pentolan ISIS dari India

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 10:25 WIB

Anggota ISIS Asal Australia Dilaporkan Tewas

Anggota ISIS Asal Australia Dilaporkan Tewas

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 09:47 WIB

ISIS Ancam Bunuh Presiden Jokowi?

ISIS Ancam Bunuh Presiden Jokowi?

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 09:41 WIB

10 Tahun Lagi, Indonesia Rasakan Teror ISIS

10 Tahun Lagi, Indonesia Rasakan Teror ISIS

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 13:40 WIB

'Cuci Otak', Cara ISIS Jaring Simpatisan di Indonesia

'Cuci Otak', Cara ISIS Jaring Simpatisan di Indonesia

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 06:43 WIB

Terkini

Polisi Ungkap Pemicu Kericuhan Wisatawan di Pantai Wedi Awu, 4 Tersangka Diamankan

Polisi Ungkap Pemicu Kericuhan Wisatawan di Pantai Wedi Awu, 4 Tersangka Diamankan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:24 WIB

Bareskrim Limpahkan Laporan Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Polda Metro Jaya

Bareskrim Limpahkan Laporan Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Polda Metro Jaya

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:13 WIB

Jangan Salahkan Dirimu! Ini Langkah yang Harus Dilakukan Penyintas Kekerasan Seksual

Jangan Salahkan Dirimu! Ini Langkah yang Harus Dilakukan Penyintas Kekerasan Seksual

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:10 WIB

Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'

Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:09 WIB

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:45 WIB

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:34 WIB

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:23 WIB

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:52 WIB