Konsul Singapura: Lee Kuan Yew Selalu Pikirkan Indonesia

Arsito Hidayatullah

Selasa, 24 Maret 2015 | 07:42 WIB
Konsul Singapura: Lee Kuan Yew Selalu Pikirkan Indonesia
Wapres Jusuf Kalla saat datang ke Kedubes Singapura di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (23/2/2015], menyampaikan dukacita atas wafatnya Lee Kuan Yew. [Setwapres/Muclish]

Suara.com - Mendiang mantan Perdana Menteri (PM) Singapura, Lee Kuan Yew, disebut selalu memikirkan Indonesia dan Malaysia sebagai negara terdekat Singapura. Hal itu antara lain seperti dikatakan oleh Konsul Singapura Gavin Chay, di Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (23/3/2015).

"Lee Kuan Yew tidak hanya ingin melihat Singapura maju, tetapi tetangga juga, (yaitu) Indonesia dan Malaysia," ungkap Gavin, mengenang pemimpin Singapura yang telah meninggal dunia itu.

Karena keinginan yang kuat itulah makanya, menurut Gavin, bersama Presiden RI Soeharto, Lee Kuan Yew mendirikan ASEAN. Mereka bersama membangun ASEAN hingga perhimpunan negara-negara Asia Tenggara itu dikenal dan memiliki pengaruh di kawasan ini.

Bersama Soeharto dan Mahathir Muhammad pula, Lee Kuan Yew lantas mencanangkan pembangunan kawasan Sijori atau Singapura, Johor dan Riau. Kesepakatan ketiga kepala negara itu hingga kini bisa dikenang di Bundaran Otorita Batam, di mana di sana ada tiga pohon beringin yang ditanam Soeharto, Lee Kuan Yew, serta Mahathir Muhammad.

Gavin sendiri tampaknya tidak mudah melupakan kenangan dan jasa Lee Kuan Yew. Di depan wartawan, dia memerlukan waktu sejenak untuk meluapkan emosi dengan menangis.

"Maaf...," kata Gavin, sebelum kemudian terdiam dan mengeluarkan air mata sambil terisak-isak.

"Semua warga Singapura tengah berduka. Dia adalah the Founding Father," kata Gavin lagi.

Dikatakan Gavin, Lee Kuan Yew membangun Singapura dari nol, hingga negara kecil itu menjadi maju seperti sekarang.

"Orang Singapura sekarang bisa begini (karena jasanya). Dia memperbaiki kehidupan kami semua," kata Gavin lagi.

"Lee Kuan Yew menghabiskan seluruh hidupnya untuk memikirkan kemajuan Singapura. Singapura sangat berutang padanya," sambungnya.

Konsulat Jenderal Singapura di Batam sendiri sengaja membuat ruang berduka, yang khusus disiapkan untuk masyarakat dari seluruh dunia yang tinggal di Batam, agar dapat menumpahkan rasa duka cita atas meninggalnya mantan PM Singapura tersebut. Di ruang itu pula telah disiapkan meja khusus dengan buku duka cita di atasnya.

Di tengah meja, terdapat foto Lee Kuan Yew, dengan di bagian kiri-kanannya terdapat karangan bunga mawar putih. Sementara rak-rak buku ditutup sejenis terpal berwarna putih. Sedari pagi kemarin, sudah banyak warga Singapura dan Batam yang datang khusus ke Konsulat tersebut, untuk menyampaikan rasa dukacita. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mega Punya Kenangan Tak Terlupakan Bersama Lee Kuan Yew

Mega Punya Kenangan Tak Terlupakan Bersama Lee Kuan Yew

News | Senin, 23 Maret 2015 | 14:46 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×