Terduga ISIS Diketahui Pernah Tinggal di Bukittinggi

Arsito Hidayatullah

Selasa, 24 Maret 2015 | 09:05 WIB
Terduga ISIS Diketahui Pernah Tinggal di Bukittinggi
Densus 88 Antiteror Mabes Polri mengawal petugas yang membawa barang bukti dari rumah Tuah Febriwansyah yang diduga terlibat dalam jaringan ISIS di Tangerang Selatan, Banten, Minggu (22/3). (Antara)

Suara.com - Aprimul Hendri alias Mul (41) yang ditangkap Densus 88 pada Sabtu (21/3/2015) sekitar pukul 16.00 WIB, di kawasan Petukangan Selatan, Pesanggerahan, Jakarta Selatan, karena diduga terlibat pergerakan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), diketahui pernah tinggal Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar).

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kota Bukittinggi, AKBP Amirjan di Bukittinggi, Selasa (24/3), mengatakan bahwa terduga Mul adalah sumando (menantu) orang Bukittinggi, dan juga pernah tinggal di Kota Bukittinggi. Amirjan menambahkan, Mul sudah lama menjadi incaran polisi. Dia diketahui merupakan warga asal Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, dan menikah dengan FT alias BT, warga Bukittinggi.

Menurut Amirjan lagi, sebelum mengontrak rumah di kawasan Jakarta pada awal 2015, Mul diketahui tinggal di Kota Bukittinggi, persisnya di kawasan Tangah Jua, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB). Di Bukittinggi menurutnya, Mul dikenal sebagai pedagang pakaian di kawasan Pasar Atas, bahkan juga dikenal sebagai salah seorang pemasok pakaian di sana. Tak hanya itu, dia juga diketahui memiliki toko yang menjual perlengkapan anak dan bayi di kawasan Tarok, Bukittinggi.

Amirjan menuturkan, Mul menjadi incaran polisi karena terlibat dalam organisasi ormas Islam MMI dan pernah menjadi pengurus Masjid Jihad Tangah Jua, Kelurahan Aur Kuning, Kecamatan ABTB, Bukittinggi. Masjid itu, menurut Amirjan, diduga merupakan masjid tempat berdakwah Ustadz Abu Bakar Baasyir dan Ustadz Abu Jibril setiap datang ke Bukittinggi.

"Saat ini, karena kasusnya sudah ditangani pusat, Polres Bukittinggi masih menunggu perkembangan selanjutnya," ungkap sang Kapolres.

Sementara itu, saat wartawan mendatangi rumah kediaman mertua Mul di RT 03/RW 01 Bukit Apit Puhun, Kecamatan Guguak Panjang, Kota Bukittinggi, Senin (23/3), sang mertua bernama HB (68) mengaku sudah mendengar kabar tentang penangkapan menantunya itu melalui televisi. Dia mengaku hanya pasrah dan menyerahkan proses hukum Mul kepada aparat. Dia pun berharap kasus yang menimpa menantunya itu tidak berimbas kepada istri dan anak Mul.

HB menceritakan, semenjak Mul menikah dengan anaknya yang nomor dua pada 2006, Mul tidak mau tinggal di rumahnya. Setelah menikah, Mul lebih memilih mengontrak rumah di kawasan Tangah Jua, Bukittinggi.

"Menantu saya ada tiga, dan Mul adalah menantu yang paling tua. Terus terang, di antara semua menantu saya, hanya Mul yang sulit diajak berkomunikasi. Saya sering menasehati, tapi jarang didengarkan," ungkap HB yang mengaku lantaran kepribadian Mul itu, dirinya jadi kurang peduli terhadap segala permasalahan Mul dan keluarganya.

Terkait sosok Mul pula, Ketua RT di Kelurahan Bukit Apit Puhun, Febrina, mengakui secara pribadi dirinya tidak mengenal Mul, meski mertuanya tinggal di wilayahnya. Menurut Febrina, Mul jarang pulang ke rumah mertuanya, sehingga dia pun tidak mengenal Mul.

"Untuk memastikannya, saya akan cek data dulu, apakah Mul ini sudah pindah KK (Kartu Keluarga) atau tidak. Yang saya tahu, di rumah mertuanya itu hanya ada mertua laki-laki dan mertua perempuan, serta beberapa anak kos. Memang rumah mertua Mul juga menampung anak kos," jelas Febrina. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

ISIS Ancam Bom Pesawat Tujuan Sampit

ISIS Ancam Bom Pesawat Tujuan Sampit

News | Selasa, 24 Maret 2015 | 00:12 WIB

Terkini

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

×