Dinilai Belum Terbuka, Kemenpora Siap Teken MoU dengan KIP

Siswanto | Nikolaus Tolen | Suara.com

Selasa, 24 Maret 2015 | 18:54 WIB
Dinilai Belum Terbuka, Kemenpora Siap Teken MoU dengan KIP
Menpora Imam Nahrawi (kiri). [Antara/Regina Safri]

Suara.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga serta organisasi di bawahnya dinilai belum transparan dalam memberikan informasi kepada publik.

"Organisasi yang dinaungi oleh Kemenpora RI saat ini belum cukup terbuka kepada publik. Karena itu, MoU dapat mendorong Putusan Komisi Informasi Pusat yang memerintahkan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia memberikan informasi yang diminta Forum Diskusi Suporter Indonesia, 8 Desember 2014 lalu, sehingga diharapkan dapat menjadi trigger bagi organisasi-organisasi di bidang tersebut untuk melaksanakan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik," kata Staf Ahli Bidang Informasi dan Komunikasi Kementerian Pemuda dan Olahraga Amung Ma'mun dalam pernyataan tertulis yang diterima suara.com, Selasa (24/3/2015).

Itu sebabnya, kata Amung, pihaknya siap menandatangani nota kesepahaman bersama Komisi Informasi Pusat terkait keterbukaan informasi publik yang akan dilaksanakan Rabu (25/3/2015) di Menara Peninsula, Jakarta Barat.

Menurut Komisioner Bidang Kelembagaan KIP, Evy Trisulo, penandatanganan MoU yang akan dihadiri oleh Menpora Imam Nahrawi dan Ketua KIP Abdulhamid Dipopramono tersebut merupakan salah satu upaya KIP dalam mempercepat pelaksanaan keterbukaan informasi publik di kemenpora dan badan publik lainnya di bidang kepemudaan, keolahragaan, dan kepramukaan.

“Kami berharap melalui MoU ini badan-badan publik tersebut dapat segera mengimplementasikan perintah-perintah yang ada dalam UU KIP,” kata Evy.

KIP, lanjut Evy, sangat siap untuk membantu kemenpora dan badan publik yang terkait untuk mewujudkan lembaga yang terbuka, transparan, akuntabel, dan memenuhi hak masyarakat untuk memperoleh informasi publik. Pasalnya, keterbukaan informasi bukanlah sesuatu yang harus ditakuti karena dalam jangka panjang, justru hal tersebut dapat menguntungkan badan publik.

Hal itu, menurutnya, karena pengelolaan data dan informasi nanti akan semakin baik dan partisipasi masyarakat akan meningkat.

“Jika melaksanakan keterbukaan informasi, secara perlahan pengelolaan organisasi akan semakin profesional dan juga efektif dan efisien,” kata Evy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Soal Penyerahan Persyaratan, Menpora Ingatkan PT Liga

Soal Penyerahan Persyaratan, Menpora Ingatkan PT Liga

Bola | Sabtu, 14 Maret 2015 | 19:28 WIB

Kemenpora: KONI-KOI Tal Lagi Persoalkan Legalitas

Kemenpora: KONI-KOI Tal Lagi Persoalkan Legalitas

News | Kamis, 12 Maret 2015 | 04:04 WIB

Kemenpora Sepakati Tanggal "Kick Off" Dengan Syarat

Kemenpora Sepakati Tanggal "Kick Off" Dengan Syarat

Bola | Selasa, 24 Februari 2015 | 15:25 WIB

Persebaya Tak Terpengaruh Penundaan ISL

Persebaya Tak Terpengaruh Penundaan ISL

Bola | Jum'at, 20 Februari 2015 | 18:00 WIB

Terkini

Istri Eks Komut Indofarma Mengadu ke DPR, Sebut Vonis 13 Tahun Penjara Tanpa Bukti Aliran Dana

Istri Eks Komut Indofarma Mengadu ke DPR, Sebut Vonis 13 Tahun Penjara Tanpa Bukti Aliran Dana

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:04 WIB

MenpanRB: Isu Utama WFH ASN Adalah Digitalisasi, Bukan Sekadar Efisiensi

MenpanRB: Isu Utama WFH ASN Adalah Digitalisasi, Bukan Sekadar Efisiensi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:00 WIB

Detik-detik Gugurnya Praka Farizal di Lebanon, Terkena Serangan Mortir saat Salat Isya

Detik-detik Gugurnya Praka Farizal di Lebanon, Terkena Serangan Mortir saat Salat Isya

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:51 WIB

Prabowo Berduka Atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Prabowo Berduka Atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:45 WIB

Kawal Program Prioritas Nasional, Wamendagri: IPDN Konsisten Hasilkan Kader Pemerintahan Kompeten

Kawal Program Prioritas Nasional, Wamendagri: IPDN Konsisten Hasilkan Kader Pemerintahan Kompeten

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:44 WIB

Ratusan Elemen Sipil Teken Petisi, Desak Kasus Andrie Yunus Tak Diadili di Militer!

Ratusan Elemen Sipil Teken Petisi, Desak Kasus Andrie Yunus Tak Diadili di Militer!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:35 WIB

Minim Lahan dan Polusi Meningkat, Bisakah Atap Hijau Jadi Solusi Berbasis Alam?

Minim Lahan dan Polusi Meningkat, Bisakah Atap Hijau Jadi Solusi Berbasis Alam?

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:30 WIB

Danbrigif Siwah Ungkap Alur Pemulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Tanah Air

Danbrigif Siwah Ungkap Alur Pemulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Tanah Air

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:27 WIB

Tiga Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan dari Lebanon

Tiga Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan dari Lebanon

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:22 WIB

'Masih Mau Jamin Keamanan Israel?' Jurnalis Muhammad Husein Tagih Janji Prabowo Usai 3 TNI Gugur

'Masih Mau Jamin Keamanan Israel?' Jurnalis Muhammad Husein Tagih Janji Prabowo Usai 3 TNI Gugur

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:13 WIB