TNI Dirikan Honai Buat 23 Anggota OPM yang Menyerahkan Diri

Laban Laisila | Suara.com

Kamis, 26 Maret 2015 | 04:06 WIB
TNI Dirikan Honai Buat 23 Anggota OPM yang Menyerahkan Diri
Ilustrasi bendera Bintang Kejora. [Shutterstock]

Suara.com - Markas Besar TNI AD melalui Kodam XVII/Cenderawasih akan membangun sekitar 10 honai atau sebutan bagi rumah Papua bagi 23 anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) pimpinan Goliat Tabuni yang akhirnya menyerahkan diri.

"Keinginan mereka untuk bergabung dengan NKRI, dikemukakan saat mereka bertatap muka dengan Kasdam di Tinggi Nambut beberapa waktu lalu. Mereka juga meminta kepada kami, agar membangun honai sebagai tempat tinggal mereka," kata Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Fransen Siahaan di Jayapura, Papua Rabu (25/3/2015).

Rencana pembangunan honai bagi puluhan punggawa OPM di Distrik Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya itu, kata Fransen, akan dimulai awal Mei mendatang.

Menurut dia, untuk membangun satu honai dibutuhkan anggaran sebesar Rp 75 juta dan pembangunan  honai tersebut akan bekerjasama dengan Pemda setempat.

"Bukan karena bahan bangunan yang mahal, tapi karena biaya pengangkutan barang ke Tingginambut yang mahal dan beliau memahaminya bahkan KSAD akan memberikan bantuan juga,"ungkapnya.

Jenderal bintang dua ini sekaligus membantah, bahwa keinginan 23 anggota OPM tersebut memilih kembali ke pangkuan NKRI karena iming-iming uang oleh pihak TNI di Papua.

"Saya tidak punya suatu syarat-syarat tertentu yang memberatkan mereka, kalau mereka mau turun dan bergabung dengan kita, silahkan. Kami menyambut dengan positif," tegasnya.

Selanjutnya Kodam XVII Cenderawasih juga berjanji akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Provinsi Papua, untuk memekarkan Distrik Tingginambut menjadi kabupaten baru di Papua.

Masih kata Fransen, tidak menutup kemungkinan, jika Goliat Tabuni ingin bergabung dengan NKRI, maka Goliat bisa dipromosikan sebagai kepala daerahnya (bupati).

"Kalau memang keinginan kembali sebagai warga NKRI dikatakan oleh dia (Goliat Tabuni), ya silakhan. Kami aka  menyambut dengan baik. Saya bahkan akan berkoordinasi dengan Pemda, apakah wilayahnya akan dijadikan kabupaten baru atau mungkinkah Goliat diberikan pekerjaan dan sebagainya, itu nanti dikoordinasikan,"pungkasnya.

Sebelumnya, Minggi 22 Maret lalu Kasdam 17 Cenderawasih Brigjen TNI Tatang Sulaiman,melakukan tatap muka dengan 23 anggota OPM yang eksis di Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya, Papua.

Dalam pertemuan itu, perwakilan anggota OPM menyampaikan akan turun gunung dan siap bergabung dengan NKRI.

Namun mereka juga meminta agar dibangunkan honai sebagai tempat tinggal dan pembangunan pos Koramil di wilayah setempat. (Lidya Salmah)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komisi Pertahanan: Isu Separatis Lebih Berbahaya Dibanding ISIS

Komisi Pertahanan: Isu Separatis Lebih Berbahaya Dibanding ISIS

News | Rabu, 25 Maret 2015 | 11:43 WIB

Komandan OPM Belum Dipastikan Kapan Akan Serahkan Diri

Komandan OPM Belum Dipastikan Kapan Akan Serahkan Diri

News | Selasa, 24 Maret 2015 | 21:03 WIB

TNI AD: 23 Pengikut Goliat Tabuni sudah Menyerahkan Diri

TNI AD: 23 Pengikut Goliat Tabuni sudah Menyerahkan Diri

News | Selasa, 24 Maret 2015 | 20:01 WIB

Terkini

Evaluasi Pengentasan & Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, Menteri Rini: Akselerasi Dukungan PANRB

Evaluasi Pengentasan & Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, Menteri Rini: Akselerasi Dukungan PANRB

News | Senin, 27 April 2026 | 21:18 WIB

Jerit Orang Tua Korban Daycare Little Aresha: Anak Diikat, Stunting, hingga Dugaan Kekerasan Seksual

Jerit Orang Tua Korban Daycare Little Aresha: Anak Diikat, Stunting, hingga Dugaan Kekerasan Seksual

News | Senin, 27 April 2026 | 21:12 WIB

Pastikan Hunian Layak, Mendagri Bersama Menteri PKP Tinjau Perumahan di Sorong

Pastikan Hunian Layak, Mendagri Bersama Menteri PKP Tinjau Perumahan di Sorong

News | Senin, 27 April 2026 | 21:02 WIB

Kasus Andrie Yunus: Komnas HAM Temukan 14 Orang Saling Terhubung di Sekitar YLBHI

Kasus Andrie Yunus: Komnas HAM Temukan 14 Orang Saling Terhubung di Sekitar YLBHI

News | Senin, 27 April 2026 | 20:52 WIB

Guru Ngaji di Tangerang Cabuli 4 Santriwati Saat Pengajian, Modus Bersihkan Jin

Guru Ngaji di Tangerang Cabuli 4 Santriwati Saat Pengajian, Modus Bersihkan Jin

News | Senin, 27 April 2026 | 20:36 WIB

Panggil Menaker Yassierli, Prabowo Terima Laporan Capaian Program Magang Nasional

Panggil Menaker Yassierli, Prabowo Terima Laporan Capaian Program Magang Nasional

News | Senin, 27 April 2026 | 20:23 WIB

Omzet Rp3,5 M, Setoran Parkir Blok M Square ke Kas Jakarta Cuma Rp711 Juta, Ada Apa?

Omzet Rp3,5 M, Setoran Parkir Blok M Square ke Kas Jakarta Cuma Rp711 Juta, Ada Apa?

News | Senin, 27 April 2026 | 20:19 WIB

Resmi Dilantik Jadi KSP, Dudung Masih Rangkap Jabatan Penasihat Khusus Presiden

Resmi Dilantik Jadi KSP, Dudung Masih Rangkap Jabatan Penasihat Khusus Presiden

News | Senin, 27 April 2026 | 19:59 WIB

Soroti Laporan Terhadap JK, KAHMI Khawatir Sudah Jadi 'Mainan Politik'

Soroti Laporan Terhadap JK, KAHMI Khawatir Sudah Jadi 'Mainan Politik'

News | Senin, 27 April 2026 | 19:58 WIB

Sambut May Day 2026, Megawati Tegaskan Kesejahteraan Buruh Syarat Mutlak Keadilan Sosial

Sambut May Day 2026, Megawati Tegaskan Kesejahteraan Buruh Syarat Mutlak Keadilan Sosial

News | Senin, 27 April 2026 | 19:53 WIB